STIKESEUBSTIKESEUB

Jurnal Estu Utomo Health ScienceJurnal Estu Utomo Health Science

Daun Sukun (Artocarpus altilis) mengandung senyawa flavonoid yang digunakan sebagai obat tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi metode ekstraksi yang tepat senyawa flavonoid daun sukun (Artocarpus altilis) dan untuk mengidentifikasi golongan flavonoid apakah yang terdapat di dalam daun sukun (Artocarpus altilis) dengan berbagai studi literatur. Studi literatur kandungan senyawa flavonoid pada daun sukun menggunakan 11 literatur maksimal 10 tahun ke belakang yang terdiri dari 8 literatur nasional dan 3 literatur internasional. Golongan flavonoid berupa khalkon, auron, flavanon, flavonol, atau antosianidin yang memiliki aktivitas sebagai antioksidan dari hasil studi literatur.

Daun Sukun (Artocarpus altilis) mengandung senyawa metabolik sekunder diantaranya senyawa flavonoid.Senyawa flavonoid dalam pengekstrakan tidak tahan terhadap pemanasan atau suhu tinggi yang bisa merusak komponen.Dari 11 Studi Literatur menunjukan senyawa flavonoid pada Daun Sukun (Artocarpus altilis) menggunakan metode ekstraksi dengan cara dingin yaitu maserasi untuk mengidentifikasi flavonoid karena lebih tepat atau frekuensi lebih.

Berdasarkan hasil penelitian, saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan adalah: 1. Mempelajari lebih lanjut tentang aktivitas antioksidan dari berbagai golongan flavonoid yang terdapat dalam daun sukun, seperti khalkon, auron, flavanon, flavonol, dan antosianidin. 2. Meneliti potensi daun sukun sebagai sumber obat tradisional dengan mengidentifikasi senyawa-senyawa bioaktif lainnya yang mungkin terdapat dalam daun sukun, selain flavonoid. 3. Mengembangkan metode ekstraksi yang lebih efisien dan efektif untuk mengekstraksi senyawa flavonoid dari daun sukun, dengan mempertimbangkan stabilitas dan aktivitas senyawa tersebut.

Read online
File size850.14 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test