MALAHAYATIMALAHAYATI
Jurnal Dunia KesmasJurnal Dunia KesmasPuskesmas Metro mengalami kekurangan tenaga kesehatan terkait dengan cakupan penduduk dan tambahan program kerja puskesmas yang semakin banyak. Tujuan penelitian diketahuinya hasil analisis penataan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan berdasarkan hasil analisis beban kerja. Jenis penelitian kualitatif dengan teknik observasi, studi dokumen dan wawancara mendalam. Informan terdiri dari 9 (sembilan) tenaga kesehatan dan informan kunci dari Ketua Tim Kerja Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kepala Puskesmas, dan Kepala Subbagian Tata Usaha Puskesmas Metro. Instrumen menggunakan pedoman wawancara dan lembar analisis beban kerja. Analisis data dengan analisis beban kerja serta analisis kualitatif dengan triangulasi sumber, metode dan teori. Hasil analisis rasio ketersediaan SDM Kesehatan belum ideal. Terdapat Kesenjangan ketersediaan SDMK dengan kesenjangan tertinggi pada tenaga bidan sebanyak 8 orang, perawat 5 orang, dokter 3 orang sedangkan SDMK lainnya seperti dokter gigi, promkes, sanitasi lingkungan, nutrisionis, apoteker dan ATLM masing-masing sebanyak 1 orang. Rekomendasi perlu diajukan kembali usulan pengadaan tenaga kesehatan terkait urgensinya serta menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan kesehatan untuk memfasilitasi Praktek Kerja Lapangan dan penempatan tenaga kesehatan untuk menambah kapasitas kerja tenaga kesehatan yang sudah ada.
Hasil analisis menunjukkan bahwa rasio ketersediaan SDM Kesehatan di Puskesmas Metro belum ideal jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di wilayah kerja.Terdapat kesenjangan antara ketersediaan dan kebutuhan tenaga kesehatan, dengan kesenjangan tertinggi pada tenaga bidan, perawat, dan dokter.Berdasarkan hasil wawancara, pelaksanaan analisis beban kerja belum sepenuhnya optimal dan terdapat hambatan dalam pengajuan usulan penambahan tenaga kesehatan.
Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan evaluasi mendalam terhadap efektivitas metode analisis beban kerja yang digunakan saat ini, termasuk mempertimbangkan faktor-faktor kontekstual seperti kompleksitas tugas dan beban kerja ganda yang dialami oleh tenaga kesehatan. Kedua, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi inovatif dalam meningkatkan retensi tenaga kesehatan di Puskesmas Metro, seperti program pengembangan karir, peningkatan kesejahteraan, dan lingkungan kerja yang suportif. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan Puskesmas lain yang berhasil mengatasi masalah kekurangan tenaga kesehatan untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Puskesmas Metro dan wilayah sekitarnya. Dengan demikian, diharapkan Puskesmas Metro dapat memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal dan merata kepada masyarakat.
| File size | 246.42 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Namun, terlepas dari manfaat operasionalnya, TER menghadirkan risiko potensi pembayaran kurang bayar pajak bagi karyawan PKWT, terutama bagi mereka yangNamun, terlepas dari manfaat operasionalnya, TER menghadirkan risiko potensi pembayaran kurang bayar pajak bagi karyawan PKWT, terutama bagi mereka yang
IAIN BONEIAIN BONE Implementasi strategi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, kesenjangan literasi teknologi antargenerasi guru, dan minimnyaImplementasi strategi ini menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur digital, kesenjangan literasi teknologi antargenerasi guru, dan minimnya
MALAHAYATIMALAHAYATI Produk dari pelaksanaan program menunjukkaan hasil yang masih jauh dari target yang telah ditetapkan sebesar 90%. Rekomendasi yang diberikan dengan meningkatkanProduk dari pelaksanaan program menunjukkaan hasil yang masih jauh dari target yang telah ditetapkan sebesar 90%. Rekomendasi yang diberikan dengan meningkatkan
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Penelitian ini menegaskan relevansi nilai-nilai sufisme dalam pendidikan karakter, terutama dalam menghadapi tantangan moral dan sosial masa kini. NilaiPenelitian ini menegaskan relevansi nilai-nilai sufisme dalam pendidikan karakter, terutama dalam menghadapi tantangan moral dan sosial masa kini. Nilai
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip OBE diterapkan dalam pendidikan tinggi dan bagaimanaPendekatan kualitatif digunakan untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang bagaimana prinsip-prinsip OBE diterapkan dalam pendidikan tinggi dan bagaimana
STIEBALIKPAPANSTIEBALIKPAPAN Dengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 63 responden dari divisi teknis dan operasional. Metode purposive sampling diterapkan dalam pengambilanDengan pendekatan kuantitatif, penelitian ini melibatkan 63 responden dari divisi teknis dan operasional. Metode purposive sampling diterapkan dalam pengambilan
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja guru, dengan fokus pada pengembanganPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi yang terbukti efektif dalam meningkatkan kinerja guru, dengan fokus pada pengembangan
UNDIPUNDIP Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup tentang profil demografis, gaya kepemimpinan, dan kepuasan kerja; analisis deskriptif menghitung statistikData dikumpulkan melalui kuesioner tertutup tentang profil demografis, gaya kepemimpinan, dan kepuasan kerja; analisis deskriptif menghitung statistik
Useful /
MALAHAYATIMALAHAYATI Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbinduJenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbindu
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Di sisi lain, perkembangan global menuntut pesantren untuk mengadopsi inovasi pendidikan, seperti penggunaan teknologi, peningkatan literasi digital, sertaDi sisi lain, perkembangan global menuntut pesantren untuk mengadopsi inovasi pendidikan, seperti penggunaan teknologi, peningkatan literasi digital, serta
ITKAITKA Kurt Lewin menawarkan pendekatan klasik tiga langkah: unfreezing, movement, dan refreezing. Manajemen perubahan organisasi pendidikan sukses jika mengikutiKurt Lewin menawarkan pendekatan klasik tiga langkah: unfreezing, movement, dan refreezing. Manajemen perubahan organisasi pendidikan sukses jika mengikuti
ITKAITKA Regenerasi petani pun menurun drastis. LPPSLH, sebagai lembaga nirlaba yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat, mengadvokasi masalah ini melalui pendataanRegenerasi petani pun menurun drastis. LPPSLH, sebagai lembaga nirlaba yang bergerak dalam pemberdayaan masyarakat, mengadvokasi masalah ini melalui pendataan