YARSIYARSI

Bibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan InformasiBibliotech : Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi

Teknologi informasi dapat dimaksudkan sebagai kegiatan pengumpulan, pengolahan, pengelolaan, penyimpanan, penyebaran, dan pemanfaatan suatu informasi (Nuryanto, 2012). Pesatnya perkembangan teknologi informasi di Indonesia tentu membawa dampak positif dan negatif. Imbas positifnya diantaranya yaitu membuat informasi semakin transparan dan akurat, serta membuat proses komunikasi menjadi semakin cepat dan efisien. Kabar buruknya adalah potensi terjadinya cyber crime dan budaya hate speech semakin besar. Karena itu, pemerintah memutuskan untuk menciptakan payung hukum untuk mencegah dan menanggulangi hal tersebut dalam bentuk Undang Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Namun, UU ITE itu sendiri mendapatkan stigma yang cukup buruk dalam perspektif publik. Hal ini terjadi dikarenakan adanya pasal-pasal karet atau multitafsir, yang sering menjerat pihak yang mengkritisi pemerintah atau pihak yang lebih berkuasa. Lebih jauh, pasal ini dapat mempidanakan berbagai bentuk hate speech tanpa acuan yang jelas, sehingga banyak pula pihak atau instansi yang menggunakan pasal ini untuk membungkam pihak-pihak yang mengkritik pihak atau instansi tersebut. Salah satu penyebab terjadinya fenomena ini adalah kurangnya pemahaman masyarakat terhadap UU ITE itu sendiri. Atas dasar hal tersebut, disusun jurnal untuk menganalisis pemahaman masyarakat, khususnya mahasiswa ITB (Institut Teknologi Bandung) terhadap UU ITE.

Diperoleh kesimpulan bahwa pemahaman mahasiswa ITB terhadap isu penghapusan/perubahan UU ITE masih kurang.Hal ini ditandai dengan setengah atau 12 dari 24 orang tidak mengetahui mengenai isu tersebut.Dapat ditarik kesimpulan juga bahwa langkah terbaik dalam menghadapi permasalahan pasal-pasal karet dalam UU ITE menurut mahasiswa ITB adalah melalui perevisian pasal-pasal tersebut.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak revisi UU ITE terhadap hak digital warga negara, khususnya dalam konteks kebebasan berekspresi. Selain itu, penelitian bisa mengeksplorasi kerangka hukum internasional yang relevan untuk membandingkan pendekatan penegakan hukum di Indonesia. Terakhir, studi tentang peran pendidikan dan sosialisasi UU ITE kepada masyarakat luas, termasuk mahasiswa, dapat menjadi arah penting untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan internet yang lebih bertanggung jawab.

Read online
File size242.3 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test