UADUAD

Indonesian Review of Physics (IRiP)Indonesian Review of Physics (IRiP)

Penelitian ini menggunakan pendekatan bibliometrik kuantitatif untuk memetakan tren, kolaborasi, dan arah penelitian di bidang remediasi miskonsepsi berbasis teknologi dalam pendidikan IPA. Data diekstrak dari basis data Scopus menggunakan pencarian kata kait terkait miskonsepsi, teknologi pendidikan, dan pembelajaran IPA dari tahun 2000 hingga 2024. Setelah penyaringan, 280 dokumen dianalisis menggunakan VOSviewer untuk mengeksplorasi pola publikasi, jaringan kolaborasi penulis, dan koneksi konseptual melalui analisis ko-penulis, ko-kata, dan ko-sitasi. Visualisasi peta jaringan memberikan gambaran tentang aktor kunci, topik populer, dan kluster tematik yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam publikasi dan kolaborasi internasional, sekaligus mengidentifikasi potensi celah penelitian. Temuan ini diharapkan dapat menjadi referensi strategis bagi para peneliti dan pembuat kebijakan dalam mengarahkan penelitian dan inovasi pedagogi berbasis teknologi untuk mengatasi miskonsepsi dalam pendidikan IPA.

Penggunaan pendekatan bibliometrik dalam penelitian ini telah memetakan lanskap penelitian remediasi miskonsepsi berbasis teknologi dalam pendidikan IPA secara komprehensif.Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan publikasi selama dua dekade terakhir, dengan Amerika Serikat, Turki, dan Eropa sebagai pemimpin publikasi, sementara Indonesia mulai menunjukkan partisipasi yang menjanjikan.Temuan ini menyorankan pentingnya pendekatan interdisipliner dan teknologi canggih, serta membentuk landasan pengembangan penelitian yang lebih terarah, kolaboratif, dan kontekstual.

Penelitian berikutnya perlu menyelidiki penggunaan teknologi canggih seperti AI dan VR dalam remediasi miskonsepsi melalui studi kualitatif mendalam. Perlu juga dilakukan penelitian longitudinal untuk mengetahui dampak jangka panjang terhadap pemahaman konseptual peserta didik. Kolaborasi lintas negara dan disiplin ilmu dapat menghasilkan solusi teknologi yang kontekstual. Pengembangan metode bibliometrik yang mengintegrasikan analisis kualitatif akan memberikan wawasan lebih komprehensif. Pelatihan guru yang memadukan teknologi dan pembelajaran konseptual menjadi fokus penting. Integrasi teknologi seperti metaverse dan pembelajaran adaptif menjanjikan untuk eksplorasi lebih lanjut. Kolaborasi internasional perlu diperkuat untuk memperkaya perspektif penelitian. Penelitian juga harus mengembangkan model diagnostik teknologi yang lebih presisi dalam mendeteksi miskonsepsi. Arah studi selanjutnya adalah menggabungkan kecerdasan buatan untuk personalisasi remediasi miskonsepsi. Kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif akan menghasilkan pemahaman holistik dan solusi inovatif.

  1. Effectiveness of Microscopic Virtual Simulation (MVS) for Concept...: Ingenta Connect. microscopic virtual... ingentaconnect.com/content/asp/asl/2017/00000023/00000002/art00033;jsessionid=1kodb7ici1kcd.x-ic-live-03Effectiveness of Microscopic Virtual Simulation MVS for Concept Ingenta Connect microscopic virtual ingentaconnect content asp asl 2017 00000023 00000002 art00033 jsessionid 1kodb7ici1kcd x ic live 03
Read online
File size462.47 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test