STAIALHIKMAHPARIANGANSTAIALHIKMAHPARIANGAN

Journal International Inspire Education TechnologyJournal International Inspire Education Technology

Penelitian ini menyelidiki bagaimana praktik Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) membentuk keamanan dan kenyamanan belajar siswa kelas XII Teknik Kendaraan Ringan di SMK Pancasila 1 Kutoarjo. Menggunakan desain ex-post facto, data dikumpulkan dari 22 siswa melalui kuesioner terstruktur. Hasil deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa sangat nyaman selama kegiatan praktis, didukung oleh jumlah kecelakaan kecil yang lebih sedikit dan kesadaran yang lebih kuat tentang prosedur K3. Namun, analisis inferensial tidak mengonfirmasi hubungan linier yang signifikan antara implementasi K3 dan kenyamanan atau keamanan siswa (Fcount = 1,760 < Ftable = 1,846; α = 0,05). Oleh karena itu, penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun siswa menganggap lingkungan bengkel sebagai aman dan mendukung, persepsi ini tidak terbukti secara statistik dipengaruhi oleh implementasi K3.

Penelitian menemukan bahwa skor kenyamanan belajar rata-rata untuk kelompok kelas non-industri adalah 62,86, sedangkan kelompok kelas industri mencapai skor rata-rata yang lebih tinggi yaitu 67,14.Hal ini menunjukkan perbedaan statistik dalam kenyamanan belajar siswa antara kedua kelompok, yang mendukung hipotesis bahwa implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) berdampak positif pada keamanan kegiatan praktis dan kenyamanan belajar siswa dalam Program Teknik Kendaraan Ringan Kelas XII di SMK Pancasila 1 Kutoarjo.Berdasarkan temuan ini, disarankan agar sekolah lebih meningkatkan implementasi K3 melalui program yang bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama pembelajaran praktis.Siswa juga didorong untuk secara aktif menerapkan prinsip-prinsip K3 agar memperoleh pengetahuan yang lebih dalam, memaksimalkan manfaatnya, dan mempersiapkan diri untuk lingkungan industri di mana kesadaran akan keselamatan sangat penting.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar sekolah lebih meningkatkan implementasi K3 melalui program-program yang bertujuan meningkatkan keamanan dan kenyamanan selama pembelajaran praktis. Selain itu, penting untuk mengembangkan modul digital K3 yang dapat diakses oleh siswa dan staf, serta menyediakan pelatihan keselamatan yang efektif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang K3. Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi dampak implementasi K3 yang lebih komprehensif, termasuk analisis terhadap faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan siswa terhadap standar K3 dan strategi-strategi yang dapat meningkatkan budaya keselamatan di lingkungan pendidikan vokasi.

  1. The Impact of Using Collaborative Online International Learning during the Design of Maker Educational... mdpi.com/2071-1050/16/3/1222The Impact of Using Collaborative Online International Learning during the Design of Maker Educational mdpi 2071 1050 16 3 1222
  2. Qualitative Evaluation of Scaffolded Teaching Materials in Business Analysis Classes: How to Support... doi.org/10.3390/educsci13030311Qualitative Evaluation of Scaffolded Teaching Materials in Business Analysis Classes How to Support doi 10 3390 educsci13030311
Read online
File size158.99 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test