UNIGRESUNIGRES
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas GresikJurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas GresikKeberadaan perusahaan penyedia jasa tenaga kerja atau dalam istilah lain disebut outsourcing bagi sebagian orang dinilai seperti perbudakan gaya modern. Dinilai demikian karena perusahaan tersebut seolah‑olah memperdagangkan tenaga kerja sebagai pemenuhan terhadap kebutuhan pelaku usaha. Namun bagi sebagian orang lainnya pendapat demikian tak sepenuhnya benar. Perlindungan pekerja/buruh outsourcing diatur dalam Pasal 65 dan Pasal 66 Undang‑Undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan. Namun setelah adanya uji materi pada putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU-IX/2011 menganulir ketentuan dalam Pasal 65 ayat (7) dan Pasal 66 ayat (2) huruf b Undang‑Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, sepanjang dalam perjanjian kerja tersebut tidak disyaratkan adanya pengalihan perlindungan hak‑hak bagi pekerja/buruh yang objek kerjanya tetap ada, walaupun terjadi pergantian perusahaan yang melaksanakan sebagian pekerjaan borongan dari perusahaan lain atau perusahaan penyedia jasa pekerja/buruh.
Undang‑Undang Nomor 13 Tahun 2003 mengatur perlindungan pekerja outsourcing melalui ketentuan preventif pada Pasal 65 dan 66 serta mekanisme reaktif dalam penyelesaian sengketa industrial.Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 27/PUU‑IX/2011 menghapus klausul kerja berjangka tertentu, sehingga memperkuat jaminan konstitusional bagi pekerja outsourcing, yang selanjutnya diimplementasikan melalui Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.Dengan demikian, kombinasi antara regulasi substantif dan regulasi pelaksana memberikan kerangka hukum yang lebih menyeluruh untuk melindungi hak‑hak pekerja outsourcing di Indonesia.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki secara empiris sejauh mana ketentuan perlindungan pekerja outsourcing yang diatur dalam Undang‑Undang No. 13 Tahun 2003 dan Peraturan Menteri No. 19 Tahun 2012 diterapkan di lapangan, khususnya dengan mengumpulkan data tentang tingkat kepatuhan perusahaan, kualitas perlindungan upah, dan akses terhadap jaminan sosial. Selanjutnya, perbandingan komparatif antara kerangka hukum outsourcing Indonesia dengan sistem perlindungan serupa di negara‑negara ASEAN atau Uni Eropa dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dan potensi reformasi kebijakan yang lebih efektif. Evaluasi terhadap mekanisme pengawasan, termasuk peran inspeksi ketenagakerjaan dan keterlibatan serikat pekerja, diperlukan untuk menilai efektivitas penegakan hak‑hak pekerja outsourcing serta mengidentifikasi hambatan struktural yang menghalangi realisasi perlindungan hukum secara optimal. Penelitian juga dapat mengkaji dampak partisipasi serikat pekerja dalam proses mediasi dan perundingan bersama perusahaan outsourcing untuk meningkatkan perlindungan kolektif. Analisis kritis terhadap kemungkinan revisi Undang‑Undang No. 13 Tahun 2003 dapat menyoroti area‑area yang masih rawan penyalahgunaan dan memberikan rekomendasi perbaikan regulasi yang lebih responsif terhadap dinamika pasar kerja. Akhirnya, studi kebijakan yang mengintegrasikan temuan empiris, perbandingan internasional, dan rekomendasi reformasi dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dalam merancang kerangka hukum yang lebih kuat dan berkeadilan bagi pekerja outsourcing.
| File size | 476.16 KB |
| Pages | 17 |
| Short Link | https://juris.id/p-125 |
| Lookup Links | Google ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard |
| DMCA | Report |
Related /
STIM LPISTIM LPI Pendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel 100 guru SD di Kecamatan Malunda, Sulawesi Barat. Hasil uji T dan F menunjukkan bahwa Motivasi Kerja, BudayaPendekatan kuantitatif digunakan dengan sampel 100 guru SD di Kecamatan Malunda, Sulawesi Barat. Hasil uji T dan F menunjukkan bahwa Motivasi Kerja, Budaya
STIM LPISTIM LPI Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh bauran pemasaran (X) yang terdiri dari tiga variabel, yaitu produk, harga, dan distribusi, terhadapPenelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh bauran pemasaran (X) yang terdiri dari tiga variabel, yaitu produk, harga, dan distribusi, terhadap
STIM LPISTIM LPI Penelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, motivasi, dan pelatihan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerjaPenelitian ini menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah, motivasi, dan pelatihan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja
STIM LPISTIM LPI Metode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Sampel sebanyak 72 orang pegawai diambil berdasarkan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkanMetode analisis yang digunakan adalah regresi berganda. Sampel sebanyak 72 orang pegawai diambil berdasarkan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukkan
ITKAITKA Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment. HasilTeknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan tes. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan rumus korelasi product moment. Hasil
ITKAITKA Indikator fisiologis, psikologis, dan sikap masing-masing pada kategori yang berbeda-beda. Penelitian ini menyarankan perlu adanya pendampingan dari guruIndikator fisiologis, psikologis, dan sikap masing-masing pada kategori yang berbeda-beda. Penelitian ini menyarankan perlu adanya pendampingan dari guru
PROVISIPROVISI Koefisien determinasi R² sebesar 0,121 mengindikasikan bahwa variabel‑variabel tersebut menjelaskan 12,1 % keputusan pembelian, sementara 87,9 %Koefisien determinasi R² sebesar 0,121 mengindikasikan bahwa variabel‑variabel tersebut menjelaskan 12,1 % keputusan pembelian, sementara 87,9 %
UNIGRESUNIGRES Untuk dapat mengakomodir kelemahan dalam rumusan pasal 284 KUHP tersebut, dengan berdasarkan pada UU Kekuasaan Kehakiman maka Hakim diberi kewenangan untukUntuk dapat mengakomodir kelemahan dalam rumusan pasal 284 KUHP tersebut, dengan berdasarkan pada UU Kekuasaan Kehakiman maka Hakim diberi kewenangan untuk
Useful /
STIM LPISTIM LPI Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Alfamidi wonomulyo, KualitasHasil analisis regresi linier berganda menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian di Alfamidi wonomulyo, Kualitas
USNIUSNI Hasil yang didapat dengan menggunakan metode tersebut adalah data yang terintegrasi. Sehingga dalam proses pengolahan data akan semakin terorganisir denganHasil yang didapat dengan menggunakan metode tersebut adalah data yang terintegrasi. Sehingga dalam proses pengolahan data akan semakin terorganisir dengan
AIRAAIRA Namun, penilaian dosen seringkali menghadapi kendala dalam pemrosesan hasil kuesioner/data penilaian yang memakan waktu lama dan subjektif, sehingga mengakibatkanNamun, penilaian dosen seringkali menghadapi kendala dalam pemrosesan hasil kuesioner/data penilaian yang memakan waktu lama dan subjektif, sehingga mengakibatkan
STIM LPISTIM LPI Hasil uji statistik menunjukkan kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan pada tingkat 5%, sehingga hipotesis penelitian diterima. KedisiplinanHasil uji statistik menunjukkan kedua variabel memiliki hubungan yang signifikan pada tingkat 5%, sehingga hipotesis penelitian diterima. Kedisiplinan