UNWIRUNWIR

Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra IndonesiaBahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia

Peran bahasa sebagai media komunikasi dalam pembelajaran menjadi bagian penting yang perlu dikuasai oleh pemelajar dan pengajar. Melalui hal tersebut, tujuan komunikasi akan lebih mudah tercapai karena saling memahami maksud masing-masing, termasuk memahami makna implikatur. Keberadaan implikatur dalam situasi pembelajaran sering kali digunakan baik secara sadar maupun tidak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menginterpretasikan makna . Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni kualitatif bersifat deskriptif dengan sumber data berupa rekaman tuturan serta hasil pengamatan langsung dalam pembelajaran BIPA level 3. Data penelitian ini merupakan tuturan pemelajar dan pengajar BIPA level 3 yang mengandung implikatur percakapan. Data dikumpulkan melalui kegiatan observasi partisipan dan wawancara dengan melibatkan teknik rekam, simak, dan catat. Data yang dihasilkan kemudian dianalisis melalui lima tahap analisis penelitian kualitatif meliputi penguraian, penafsiran, perangkuman, penyimpulan, dan perekomendasian. Analisis data juga mengacu pada metode agih guna menemukan bentuk kebahasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teridentifikasi memuat implikatur percakapan umum, implikatur percakapan khusus, serta implikatur percakapan berskala.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa percakapan dalam pembelajaran BIPA berbasis plurikultural di Universitas Negeri Surabaya memuat implikatur percakapan.Implikasi tersebut dapat diklasifikasikan menjadi implikatur percakapan umum, implikatur percakapan berskala, dan implikatur percakapan khusus.Temuan ini menunjukkan adanya penggunaan implikatur dalam interaksi antara pengajar dan pemelajar di kelas yang berbeda, memberikan kontribusi pada pemahaman makna implisit dalam pembelajaran BIPA.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengkaji pengaruh pemahaman implikatur percakapan terhadap peningkatan kemampuan komunikasi pemelajar BIPA dalam berbagai konteks sosial dan budaya. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran BIPA yang secara eksplisit mengintegrasikan materi tentang implikatur percakapan, termasuk strategi untuk mengidentifikasi dan menginterpretasikan makna implisit dalam percakapan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan dengan melibatkan pemelajar BIPA dari berbagai latar belakang budaya untuk mengidentifikasi perbedaan persepsi dan interpretasi terhadap implikatur percakapan, serta bagaimana perbedaan tersebut dapat diatasi dalam proses pembelajaran. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran BIPA dan mempersiapkan pemelajar untuk berkomunikasi secara efektif dan tepat dalam lingkungan berbahasa Indonesia yang beragam.

  1. Vol 14, No 2 (2022). vol deiksis doi http dx v14i2 published table contents artikel implikatur percakapan... doi.org/10.30998/deiksis.v14i2Vol 14 No 2 2022 vol deiksis doi http dx v14i2 published table contents artikel implikatur percakapan doi 10 30998 deiksis v14i2
  2. IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM PEMBELAJARAN BIPA BERBASIS PLURIKULTURAL DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA |... doi.org/10.31943/bi.v10i1.913IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM PEMBELAJARAN BIPA BERBASIS PLURIKULTURAL DI UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA doi 10 31943 bi v10i1 913
  3. IMPLIKATUR PERCAKAPAN SISWA TUNAGRAHITA DAN GURU DI SEKOLAH LUAR BIASA | Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian... doi.org/10.31943/bi.v7i1.177IMPLIKATUR PERCAKAPAN SISWA TUNAGRAHITA DAN GURU DI SEKOLAH LUAR BIASA Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian doi 10 31943 bi v7i1 177
Read online
File size458.6 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test