BAJANGJOURNALBAJANGJOURNAL
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatJ-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatSetiap penegakan hukum Pemilu ditangani oleh lembaga negara tergantung dari jenis pelanggaran yang dilakukan. Bawaslu adalah salah satu lembaga yang memperoleh atribusi kewenangan untuk menegakan hukum Pemilu terkait dengan sengketa proses Pemilu. Pada pelaksanaan kewenangannya tersebut Bawaslu dinilai seringkali melakukan tindakan yang melampaui yang seharusnya dilakukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan memiliki arti ilmiah untuk mendapatkan data yang valid, dan dengan tujuan dapat ditemukan, dikembangkan, atau dibuktikan, sehingga dapat digunakan atau dipahami untuk memecahkan, dan mengantisipasi masalah dalam bidang atau objek tertentu. Dengan ulasan bawaslu sebagai peran yang sangat penting dalam rangka sebagai pengawalan pemilihan umum sesuai dengan yang diamanatkan di dalam Undang-Undang yang disebutkan bahwa fungsi pengawasan pada pemilihan umum yang di jabarkan atau dijelaskan dalam tugas, wewenang, kewajiban pengawas pemilu, dan penyelesaian permasalahan atau sengketa yang ada di dalamnya yang meliputi pemilihan umum.
Penyelesaian sengketa Pemilu merupakan bagian dari penegakan hukum Pemilu.Undang - Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 telah memberi peran kepada Bawaslu dan jajarannya sebagai mediator dan adjudikator demi legitimasi dalam menyelesaikan konflik hukum sepanjang proses Pemilu.Tujuan akhir yang hendak dicapai dari penambahan kewenangan penyelesaian sengketa ini adalah menjadikan Bawaslu sebagai cikal bakal Pengadilan Pemilu.Bawaslu juga mempunyai peran yang sangat penting dalam rangka sebagai pengawalan pemilihan umum sesuai dengan yang diamanatkan di dalam Undang - Undang tentang Penyelenggaraan Pemilu, yang disebutkan bahwa fungsi pengawasan pada pemilihan umum yang di jabarkan atau dijelaskan dalam tugas, wewenang dan kewajiban pengawas pemilu.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu adanya studi komparatif mengenai efektivitas model penyelesaian sengketa Pemilu yang diterapkan oleh Bawaslu dengan model yang diterapkan di negara lain yang memiliki sistem demokrasi yang lebih mapan. Hal ini dapat memberikan wawasan baru mengenai praktik terbaik dalam penyelesaian sengketa Pemilu. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi masyarakat terhadap independensi dan imparsialitas Bawaslu dalam menangani sengketa Pemilu. Pemahaman yang lebih mendalam mengenai faktor-faktor ini dapat membantu Bawaslu dalam meningkatkan kepercayaan publik. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi proses penyelesaian sengketa Pemilu, misalnya melalui pengembangan platform digital untuk pengajuan dan pemantauan sengketa secara online. Dengan demikian, diharapkan proses penyelesaian sengketa Pemilu dapat menjadi lebih cepat, mudah diakses, dan akuntabel.
| File size | 241.69 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
SEANINSTITUTESEANINSTITUTE Situasi ini menciptakan urgensi untuk implementasi tata kelola kolaboratif lintas sektoral sebagai prasyarat untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutanSituasi ini menciptakan urgensi untuk implementasi tata kelola kolaboratif lintas sektoral sebagai prasyarat untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan
GOODWOODPUBGOODWOODPUB The findings indicate that business capital, financial management, and marketing technology positively and significantly influence MSME performance, bothThe findings indicate that business capital, financial management, and marketing technology positively and significantly influence MSME performance, both
PUBMEDIAPUBMEDIA Sistem perlindungan hukum bagi whistleblower korupsi di Indonesia secara sistemik gagal memberikan rasa aman, bukan karena tidak adanya peraturan, melainkanSistem perlindungan hukum bagi whistleblower korupsi di Indonesia secara sistemik gagal memberikan rasa aman, bukan karena tidak adanya peraturan, melainkan
LAMINTANGLAMINTANG 6), visual design (4. 7), and recommendation likelihood (4. 8), confirming its intuitive interface and appeal. Slightly lower scores in user confidence6), visual design (4. 7), and recommendation likelihood (4. 8), confirming its intuitive interface and appeal. Slightly lower scores in user confidence
ENSIKLOPEDIAKUENSIKLOPEDIAKU 2/2002 dan KUHAP, yang menekankan penggunaan senjata api berdasarkan diskresi, kode etik, dan pelaporan administratif. Penegakan sanksi yang tegas serta2/2002 dan KUHAP, yang menekankan penggunaan senjata api berdasarkan diskresi, kode etik, dan pelaporan administratif. Penegakan sanksi yang tegas serta
USUUSU Perkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, memberikan banyak manfaat bagi kegiatan sosial. Penggunaan teknologi informasi dalam komunikasiPerkembangan teknologi informasi, khususnya media sosial, memberikan banyak manfaat bagi kegiatan sosial. Penggunaan teknologi informasi dalam komunikasi
ITKAITKA Hasil penelitian menunjukkan bahwa amandemen UUD 1945 telah berhasil mengurangi konsentrasi kekuasaan pada eksekutif dan memperkuat peran lembaga legislatifHasil penelitian menunjukkan bahwa amandemen UUD 1945 telah berhasil mengurangi konsentrasi kekuasaan pada eksekutif dan memperkuat peran lembaga legislatif
UNSADAUNSADA Tulisan ini menjelaskan hubungan konstitusi pasifisme Jepang menggunakan Japan Maritime Self Defence Force (JMSDF) sebagai alat diplomasi maritim denganTulisan ini menjelaskan hubungan konstitusi pasifisme Jepang menggunakan Japan Maritime Self Defence Force (JMSDF) sebagai alat diplomasi maritim dengan
Useful /
LAMINTANGLAMINTANG Tokenisasi berbasis MeCab terbukti meningkatkan akurasi prediksi. Namun, model masih menunjukkan kelemahan dalam menangani struktur sintaksis yang kompleks.Tokenisasi berbasis MeCab terbukti meningkatkan akurasi prediksi. Namun, model masih menunjukkan kelemahan dalam menangani struktur sintaksis yang kompleks.
LAMINTANGLAMINTANG Di Asia Tenggara, integrasi Computer-Aided Design (CAD) ke dalam pengembangan robotik menjadi semakin penting untuk memenuhi tuntutan meningkat akan otomasiDi Asia Tenggara, integrasi Computer-Aided Design (CAD) ke dalam pengembangan robotik menjadi semakin penting untuk memenuhi tuntutan meningkat akan otomasi
UBUB Kedua, melihat proses akumulasi kapital beserta implikasi sosialnya, melalui ekspropriasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa ekspansi perusahaan platformKedua, melihat proses akumulasi kapital beserta implikasi sosialnya, melalui ekspropriasi. Penelitian ini mengungkapkan bahwa ekspansi perusahaan platform
UADUAD 047 citra, yang kemudian dibagi menjadi 2.meskipun akurasi tinggi, masih terdapat kesalahan klasifikasi akibat algoritma augmentasi yang menyebabkan kemiripan047 citra, yang kemudian dibagi menjadi 2.meskipun akurasi tinggi, masih terdapat kesalahan klasifikasi akibat algoritma augmentasi yang menyebabkan kemiripan