UNIGRESUNIGRES
Jurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas GresikJurnal Pro Hukum : Jurnal Penelitian Bidang Hukum Universitas GresikDalam klausul kontrak pemain sepakbola profesional dengan klub sepakbola secara eksplisit mencantumkan bahwa kontrak pemain sepakbola bersifat khusus dan tidak tunduk pada Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan serta atlet sepakbola profesional mempunyai hukum yang khusus yaitu Lex Sportiva. Kontrak kerja pemain sepakbola profesional tunduk pada Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, yang merupakan Lex Specialis dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Dalam ketentuan FIFA, penyelesaian sengketa antara atlet sepakbola profesional dengan klub dapat diselesaikan melalui arbitrase yang disediakan oleh induk organisasi sepakbola.
Kontrak kerja pemain sepakbola profesional di Indonesia diatur oleh Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional yang merupakan Lex Specialis dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, serta tunduk pada ketentuan FIFA.Meskipun terdapat potensi konflik antara regulasi nasional dan Lex Sportiva, perlindungan hak pemain telah tercakup dalam peraturan FIFA dan PSSI, sehingga sengketa dapat diselesaikan melalui mekanisme arbitrase yang ditetapkan.Dengan demikian, sistem hukum olahraga menyediakan kerangka hukum yang khusus untuk mengatur hubungan kerja antara atlet dan klub, mengatasi kekosongan regulasi pada undang‑undang ketenagakerjaan.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi dampak keputusan arbitrase terhadap besaran gaji dan tunjangan pemain sepakbola profesional di Indonesia, sehingga dapat mengukur efektivitas mekanisme penyelesaian sengketa dalam meningkatkan kesejahteraan atlet. Selanjutnya, sebuah studi perbandingan antara penerapan Lex Sportiva di federasi sepakbola ASEAN dapat mengidentifikasi perbedaan regulasi dan praktik penyelesaian sengketa, memberikan insight tentang harmonisasi standar regional. Terakhir, analisis komparatif efektivitas arbitrase yang dilakukan oleh PSSI dibandingkan dengan Court of Arbitration for Sport (CAS) dapat menilai kecepatan, biaya, dan kepuasan pihak terkait, sehingga membantu reformasi kebijakan penyelesaian sengketa dalam olahraga nasional.
| File size | 465.31 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIGRESUNIGRES Dengan demikian, kombinasi antara regulasi substantif dan regulasi pelaksana memberikan kerangka hukum yang lebih menyeluruh untuk melindungi hak‑hakDengan demikian, kombinasi antara regulasi substantif dan regulasi pelaksana memberikan kerangka hukum yang lebih menyeluruh untuk melindungi hak‑hak
STHBSTHB Uji yudisial terhadap hukum darurat memperlihatkan tensi lebih besar antara kekuasaan eksekutif dan pengawasan yudisial dibanding uji yudisial terhadapUji yudisial terhadap hukum darurat memperlihatkan tensi lebih besar antara kekuasaan eksekutif dan pengawasan yudisial dibanding uji yudisial terhadap
MKRIMKRI Metode penelitian disusun secara doktrinal dengan pendekatan konsep dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perkembangan pemikiran dalamMetode penelitian disusun secara doktrinal dengan pendekatan konsep dan kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perkembangan pemikiran dalam
POLTEKKES JAYAPURAPOLTEKKES JAYAPURA Hasil penelitian didapatkan bahwa dengan penambahan karbon kulit singkong, karbon ampas tebu dan karbon kulit pisang kepok didapatkan presentase penurunanHasil penelitian didapatkan bahwa dengan penambahan karbon kulit singkong, karbon ampas tebu dan karbon kulit pisang kepok didapatkan presentase penurunan
UNISAPUNISAP Parameter penyumbang pencemaran utama adalah oksigen terlarut dan BOD, yang dipengaruhi oleh kegiatan domestik di bantaran sungai. Tingginya konsentrasiParameter penyumbang pencemaran utama adalah oksigen terlarut dan BOD, yang dipengaruhi oleh kegiatan domestik di bantaran sungai. Tingginya konsentrasi
DINASTIREVDINASTIREV Hasil penelitian menunjukkan adanya proses yang dilakukan Ormas dalam menggugat Undang-Undang yang dianggap merugikan, membatasi, dan menindas Ormas. PenyebabHasil penelitian menunjukkan adanya proses yang dilakukan Ormas dalam menggugat Undang-Undang yang dianggap merugikan, membatasi, dan menindas Ormas. Penyebab
ITENASITENAS Salah satu pencemar di Waduk Saguling adalah logam berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi Pb di perairan Waduk Saguling pada musim yangSalah satu pencemar di Waduk Saguling adalah logam berat. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsentrasi Pb di perairan Waduk Saguling pada musim yang
ITENASITENAS Berdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu penelitian untuk mengetahui kualitas air menggunakan metode indeks pencemaran dengan indikator planktonBerdasarkan hal tersebut maka diperlukan suatu penelitian untuk mengetahui kualitas air menggunakan metode indeks pencemaran dengan indikator plankton
Useful /
UNISSULAUNISSULA Variabel dalam penelitian terdiri dari: Disiplin (X1), Etos Kerja (X2), Iklim Organisasi (X3), dan Kinerja Karyawan (Y). Metode yang digunakan adalah penelitianVariabel dalam penelitian terdiri dari: Disiplin (X1), Etos Kerja (X2), Iklim Organisasi (X3), dan Kinerja Karyawan (Y). Metode yang digunakan adalah penelitian
SAMUDRAJURNALSAMUDRAJURNAL Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses, tantangan, serta efektivitas sosialisasi kebijakan pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah danPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses, tantangan, serta efektivitas sosialisasi kebijakan pendidikan antikorupsi di lingkungan sekolah dan
UMPPUMPP Pembaharuan teknologi dan derau arus informasi menggiring perubahan pada pola hidup masyarakat. Hal ini menjadi penyebab utama munculnya tuntutan padaPembaharuan teknologi dan derau arus informasi menggiring perubahan pada pola hidup masyarakat. Hal ini menjadi penyebab utama munculnya tuntutan pada
ISI YogyakartaISI Yogyakarta Ide pokok strategi musikal dalam proses ritual adalah suatu metode dan rekayasa musikal tertentu yang dapat memberikan kontribusi terhadap proses ritual.Ide pokok strategi musikal dalam proses ritual adalah suatu metode dan rekayasa musikal tertentu yang dapat memberikan kontribusi terhadap proses ritual.