UWIKAUWIKA

Seminar Nasional Ilmu TerapanSeminar Nasional Ilmu Terapan

Jembatan adalah suatu prasarana transportasi darat yang dapat dilalui oleh kendaraan atau pejalan kaki untuk melintasi medan yang sulit seperti sungai, danau, jalan raya, jalan kereta api, dan sebagainya. Proyek pembangunan jembatan ini merupakan pekerjaan yang sangat penting dalam arus transportasi masyarakat Kecamatan Balikpapan Barat khususnya. Hal ini tentu berpengaruh pada pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Kegiatan ini dapat berjalan dengan baik jika infrastruktur yang ada juga dalam kondisi baik. Dalam perencanaan struktur atas jembatan ini dilakukan analisis terhadap kekuatan struktur atas jembatan beton bertulang terhadap beban berdasarkan SNI 1725-2016 tentang pembebanan untuk jembatan, dan beban gempa sesuai SNI 1726-2019 yang mengatur tentang tata cara perencanaan ketahanan gempa untuk struktur bangunan gedung dan non gedung. Setelah dilakukan perhitungan dan evaluasi pada perencanaan tiang sandaran digunakan tulangan lentur 4Ø8 dan tulangan geser digunakan Ø8 - 100 mm. Pada perencanaan plat kantilever lantai jembatan, dengan panjang lengan 85 cm dan tebal plat 20 cm dipakai tulangan D13 - 100 mm. pada perencanaan plat bagian dalam (Inner Slab) dipalai tulangan lentur arah x digunakan D29-150 mm. Tulangan lentur arah y digunakan D29 - 150 mm. Pada perencanaan girder, tinggi girder (h) 80 cm, lebar (b) 40 cm, lebar sayap T-Girder (beff) 2300 mm, tinggi efektif T-Girder 650 mm. Tulangan lentur digunakan 10D32 dengan tulangan tekan digunakan 3D32. Tulangan geser D12-150 mm. Ditambah tulangan susut untuk memperkuat struktur, digunakan 3D12. Pada perencanaan diafragma, dimensi direncanakan 40 x 40 cm, digunakan tulangan lentur 6D16. Diberi tulangan geser D12-150 mm sebagai pengikat.

Berdasarkan hasil perhitungan, perencanaan tiang sandaran menggunakan tulangan lentur 4Ø8 dan tulangan geser Ø8-150 mm.Perencanaan plat kantilever lantai jembatan menggunakan tulangan D13 - 100 mm, sementara plat bagian dalam (Inner Slab) menggunakan tulangan lentur arah X dan Y sebesar D29 - 150 mm.Untuk perencanaan girder, digunakan tulangan lentur 10D32, tulangan tekan 3D32, tulangan geser D12 - 150 mm, dan tulangan susut 3D12.Terakhir, perencanaan diafragma menggunakan tulangan lentur 6D16 dan tulangan geser D12 - 150 mm.

Penelitian selanjutnya dapat difokuskan pada analisis perilaku jembatan terhadap berbagai kondisi gempa yang lebih kompleks, termasuk mempertimbangkan efek tanah likuifaksi di sekitar pondasi jembatan. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara metode perencanaan struktur jembatan yang digunakan saat ini dengan metode alternatif yang lebih efisien dan ramah lingkungan, seperti penggunaan material komposit atau teknik konstruksi precast. Pengembangan model numerik yang akurat untuk mensimulasikan respons dinamis jembatan terhadap beban gempa juga menjadi arah penelitian yang menjanjikan, sehingga dapat memberikan informasi yang lebih detail mengenai distribusi tegangan dan deformasi pada struktur jembatan.

Read online
File size293.9 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test