UWIKAUWIKA

Seminar Nasional Ilmu TerapanSeminar Nasional Ilmu Terapan

Industri konstruksi dikenal karena sifat kompleks dan dinamisnya, sehingga manajemen proyek menjadi aspek yang sangat penting untuk menjamin waktu dan biaya yang efektif. Meskipun manajemen proyek sangat penting, banyak proyek konstruksi di Indonesia masih mengalami keterlambatan, yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan dan kerusakan nama baik perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen proyek konstruksi di Indonesia, dengan fokus pada identifikasi estimasi jadwal dan biaya pada Universitas X di Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara dengan pihak konstruksi yang terlibat langsung di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan yang kurang baik, sumber daya yang tidak cukup, dan komunikasi yang tidak efektif adalah faktor-faktor yang berkontribusi terhadap keterlambatan proyek konstruksi. Penelitian juga menemukan bahwa jadwal dan biaya efektif dengan menghilangkan faktor-faktor keterlambatan adalah 32 minggu dan Rp 33,566,78,158. Penelitian ini memberikan kontribusi dengan memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi dan mengusulkan strategi praktis untuk mempercepat jadwal.

Dari penelitian yang dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa durasi proyek optimum pada pembangunan proyek Gedung 5 Lantai Universitas X di Surabaya adalah 32 minggu, dengan optimasi 2 minggu dari total durasi realisasi di lapangan yang mencapai 34 minggu.Biaya proyek setelah optimasi jadwal adalah Rp 33,566,78,158, dengan metode dan alternatif yang dapat diterapkan adalah mempercepat pekerjaan yang berada pada lintasan kritis.Penelitian ini memberikan kontribusi dengan memberikan pemahaman mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi dan mengusulkan strategi praktis untuk mempercepat jadwal.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan analisis lebih mendalam tentang faktor-faktor yang menyebabkan keterlambatan proyek konstruksi di Indonesia, dengan mempertimbangkan berbagai aspek seperti perencanaan, sumber daya, dan komunikasi. Selain itu, dapat juga dilakukan studi kasus pada proyek-proyek konstruksi lainnya untuk membandingkan hasil dan menemukan strategi yang lebih efektif dalam mempercepat jadwal proyek. Penelitian juga dapat fokus pada pengembangan metode-metode alternatif untuk mempercepat pekerjaan pada lintasan kritis, serta mengeksplorasi cara-cara untuk meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara pihak-pihak terkait dalam proyek konstruksi.

Read online
File size440.12 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test