LMULMU

Buletin Profesi InsinyurBuletin Profesi Insinyur

Pemanfaatan bonggol jagung dalam bidang konstruksi terus dikembangkan, bonggol jagung sebagai agregat ringan organik, yang dapat diterapkan sebagai material konstruksi non struktural ramah lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sejauh mana pengaruh penambahan bonggol jagung terhadap kuat tekan dan ketahanan aus batako. Perlakuan pembuatan batako menggunakan bahan subtitusi bonggol jagung yang dihaluskan hingga mencapai ukuran butir lolos ayakan 0,3 cm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas batako dengan subtitusi bonggol jagung 5 % didapatkan hasil kuat tekan rata-rata sebesar 77.463 kg/cm², penambahan 10 % bonggol jagung mendapatkan hasil kuat tekan rata-rata sebesar 50.396 kg/cm² serta 20 % penambahan bonggol jagung diperoleh hasil kuat tekan rata-rata sebesar 42.85 kg/cm². Hasil uji ketahanan aus terendah dengan statistik nilai diperoleh dengan analisa SPSS, hasil signifikansi output uji t kuat tekan lebih besar dari α (0,084 > 0,05) dan hasil signifikansi ( uji t) ketahanan aus sebesar 0,838 > 0,05. Mengindikasikan ada pengaruh yang signifikan antara penambahan bonggol jagung terhadap kuat tekan dan ketahanan aus.

Secara statistik hasil dari uji normalitas pada kuat tekan dan ketahanan aus dikatakan berdistribusi normal, karena hasil siginifikan dari kuat tekan dan ketahanan aus lebih besar dari nilai 0.Dan hasil kuat tekan pada uji T dengan nilai signifikansi (p value) lebih besar dari α (0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa bonggol jagung memiliki pengaruh terhadap hasil uji kuat tekan dengan semakin tinggi nilai kuat tekan yang dihasilkan maka semakin optimal mutu yang diperoleh.Serta nilai signifikansi pada ketahanan aus lebih besar dari α (0.05), dimana penambahan bonggol jagung juga berpengaruh pada hasil ketahanan aus.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk mengembangkan pemanfaatan bonggol jagung dalam industri konstruksi. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengoptimalkan persentase penambahan bonggol jagung dalam campuran batako, dengan mempertimbangkan tidak hanya kuat tekan dan ketahanan aus, tetapi juga aspek lain seperti durabilitas, biaya produksi, dan dampak lingkungan. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada modifikasi bonggol jagung sebelum digunakan sebagai bahan campuran, misalnya melalui proses pengeringan, perlakuan kimia, atau kombinasi keduanya, untuk meningkatkan sifat-sifatnya dan mengurangi potensi penurunan kualitas batako. Ketiga, perlu dilakukan studi komparatif antara batako yang menggunakan bonggol jagung dengan batako konvensional, dengan mempertimbangkan aspek kinerja jangka panjang, biaya perawatan, dan potensi kontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan.

  1. DOI Name 10.1088 Values. name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace... doi.org/10.1088DOI Name 10 1088 Values name values index type timestamp data serv crossref email doiadmin namespace doi 10 1088
Read online
File size368.69 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test