UNSURUNSUR

AGROSCIENCEAGROSCIENCE

Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam rangka meningkatkan pendapatan petani yaitu dengan memanfaatkan sampah sayuran. Selain mengurangi masalah-masalah yang disebabkan oleh sampah, petani juga akan merasakan keuntungan dari kegiatan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui potensi dan pemanfaatan sampah sayuran, mengetahui biaya dan pendapatan usaha pemanfaatan sampah sayuran, mengetahui efisiensi biaya pupuk yang diperoleh dari pemanfaatan sampah sayuran dan mengetahui peningkatan pendapatan dari penjualan pupuk organik di Kelompok Tani Agro Segar Kecamatan Pacet Kabupaten Cianjur. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif (descriptive research), dengan teknik pengambilan data menggunakan wawancara, observasi dan kajian pustaka. Responden yang terlibat sebanyak 30 orang yang diperoleh dengan metode sensus. Hasil penelitian diperoleh bahwa potensi sampah sayuran di kelompok tani Agro Segar sangat melimpah pada tahun 2011 mencapai 564.593 kg. Hasil pengolahan sampah sebanyak 564.593 kg/tahun diperoleh penerimaan sebesar Rp. 1.475.394.593 dan dikeluarkan biaya produksi mencapai Rp.797.092.232. Sehingga hasil perhitungan B/C rasio diperoleh sebesar 2.

Potensi sampah sayuran di Kelompok Tani Agro Segar sangat melimpah pada tahun 2011 mencapai 564.Pemanfaatan sampah sayuran di Kelompok Tani Agro Segar dimanfaatkan untuk pupuk kompos dan pupuk bokhasi, yang hasilnya dipakai di kebun sendiri dan dijual ke PT.232 maka diperoleh pendapatan sebesar Rp 678.Hasil perhitungan rasio B/C diperoleh nilai sebesar 2.Artinya usaha pemanfaatan sampah sayuran sangat menguntungkan.Penerimaan dari penjualan pupuk kompos mencapai Rp.820/tahun, sedangkan penerimaan dari bokhasi hanya mencapai Rp.Setelah memakai pupuk organic buatan sendiri, petani anggota kelompok tani Agro Segar hanya mengeluarkan biaya pupuk sebesar Rp.Selain itu, pemanfaatan pupuk organik dari sampah sayuran dapat meningkatkan produksi sebesar 1.000 kg sehingga penerimaan meningkat sebesar Rp.

Untuk meningkatkan manfaat pemanfaatan sampah sayuran bagi petani, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai potensi pengolahan sampah sayuran untuk dibuat pupuk organic. Penelitian ini dapat dilakukan dengan mengembangkan dan menerapkan metode pengolahan sampah sayuran menjadi pupuk organik di kelompok-kelompok tani lainnya. Selain itu, penting juga untuk terus meningkatkan pembinaan dan penyuluhan bagi petani agar mereka dapat memanfaatkan sampah sayuran secara optimal dan meningkatkan penghasilan mereka. Dengan demikian, pemanfaatan sampah sayuran dapat menjadi solusi yang berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi masalah sampah sayuran.

Read online
File size480.6 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test