JCEHJCEH
Journal of Community Engagement in HealthJournal of Community Engagement in HealthKehamilan risiko tinggi masih menjadi salah satu kontributor utama morbiditas dan mortalitas maternal dan neonatal. Deteksi dini melalui layanan perawatan antenatal (ANC) yang komprehensif sangat penting untuk mencegah komplikasi kehamilan. Salah satu standar layanan antenatal terpadu yang diterapkan di Indonesia adalah pemeriksaan antenatal 14T, yang meliputi penilaian fisik, pemeriksaan laboratorium, intervensi pencegahan, dan edukasi kesehatan bagi ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendeteksi kehamilan risiko tinggi secara dini melalui implementasi pemeriksaan antenatal 14T dan meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang pentingnya perawatan antenatal rutin. Kegiatan ini dilaksanakan pada Februari 2023 di Puskesmas Ponorogo Utara, melibatkan 15 ibu hamil yang mengikuti kunjungan antenatal. Implementasi meliputi pemeriksaan kehamilan berdasarkan standar 14T dan edukasi kesehatan mengenai perawatan kehamilan serta tanda bahaya selama kehamilan. Penilaian pengetahuan dilakukan menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil memiliki kondisi kehamilan normal; namun, beberapa faktor risiko teridentifikasi, termasuk kadar hemoglobin rendah, tekanan darah tinggi, dan status gizi buruk berdasarkan pengukuran lingkar lengan atas. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah sesi edukasi. Proporsi partisipan dengan pengetahuan baik meningkat dari 20% sebelum edukasi menjadi 73,3% setelah edukasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa pemeriksaan antenatal 14T yang dikombinasikan dengan edukasi kesehatan secara efektif mendukung deteksi dini kehamilan risiko tinggi dan meningkatkan kesadaran ibu hamil tentang pentingnya perawatan antenatal rutin untuk menjaga kesehatan ibu dan janin.
Kegiatan pengabdian masyarakat melalui implementasi pemeriksaan antenatal 14T pada 15 ibu hamil di Puskesmas Ponorogo Utara berhasil mengidentifikasi kondisi kehamilan normal dan beberapa faktor risiko, seperti anemia, status gizi buruk, dan tekanan darah tinggi.Edukasi kesehatan mengenai pemeriksaan antenatal 14T secara signifikan meningkatkan pengetahuan ibu hamil, dengan proporsi pengetahuan baik meningkat dari 20% menjadi 73,3%.Oleh karena itu, direkomendasikan pemantauan berkelanjutan, konseling gizi, dan program edukasi rutin untuk meningkatkan kesadaran serta mendorong kunjungan antenatal, diiringi evaluasi program lanjutan guna meningkatkan efektivitas promosi kesehatan ibu.
Penelitian lanjutan dapat memperluas cakupan dan kedalaman studi saat ini untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang deteksi dini kehamilan risiko tinggi. Salah satu arah penelitian yang prospektif adalah melakukan studi kohort jangka panjang yang melibatkan sampel ibu hamil yang lebih besar dan beragam, tidak hanya di satu puskesmas tetapi juga di beberapa fasilitas kesehatan di wilayah yang berbeda. Penelitian ini dapat memantau efektivitas program pemeriksaan antenatal 14T dan intervensi edukasi kesehatan secara berkelanjutan, menelusuri dampaknya terhadap kepatuhan kunjungan antenatal, perubahan perilaku kesehatan ibu, serta penurunan insiden komplikasi kehamilan yang terdeteksi hingga luaran maternal dan neonatal yang lebih baik dalam jangka waktu setidaknya satu tahun. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi secara kualitatif faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan ibu hamil terhadap pemeriksaan 14T dan rekomendasi kesehatan. Studi ini bisa menggunakan wawancara mendalam atau diskusi kelompok terarah dengan ibu hamil, keluarga, dan tenaga kesehatan untuk mengidentifikasi hambatan (seperti kendala geografis, sosioekonomi, atau kepercayaan budaya) dan pendorong (misalnya dukungan keluarga atau inovasi layanan) dalam pemanfaatan layanan ANC secara optimal. Pemahaman mendalam ini krusial untuk merancang strategi intervensi yang lebih adaptif dan efektif. Terakhir, penelitian komparatif dapat dirancang untuk mengevaluasi efektivitas berbagai modalitas edukasi kesehatan, seperti penggunaan aplikasi digital, media sosial, atau program pendampingan oleh kader kesehatan, dibandingkan dengan edukasi tatap muka konvensional. Tujuannya adalah untuk mengetahui metode edukasi mana yang paling efektif dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perubahan perilaku positif ibu hamil terkait perawatan antenatal dan penanganan faktor risiko, sehingga rekomendasi dapat disesuaikan untuk penyebaran informasi kesehatan yang lebih luas dan efisien.
- Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Kehamilan Risiko Tinggi | HIGEIA (Journal of Public Health Research... journal.unnes.ac.id/sju/higeia/article/view/64147Karakteristik Ibu Hamil dengan Kejadian Kehamilan Risiko Tinggi HIGEIA Journal of Public Health Research journal unnes ac sju higeia article view 64147
- ANALISIS EMPAT TERLALU TERHADAP RISIKO TINGGI KEHAMILAN | Damayanti | Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan.... doi.org/10.26751/jikk.v16i2.3040ANALISIS EMPAT TERLALU TERHADAP RISIKO TINGGI KEHAMILAN Damayanti Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan doi 10 26751 jikk v16i2 3040
- Balloon labour induction and the price of elegance - Hofmeyr - 2020 - BJOG: An International Journal... obgyn.onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/1471-0528.16382Balloon labour induction and the price of elegance Hofmeyr 2020 BJOG An International Journal obgyn onlinelibrary wiley doi 10 1111 1471 0528 16382
- High Risk Pregnancy Overview And Regularity Antenatal Care (Anc) | Widyawati | JKM (Jurnal Kebidanan... ejurnalmalahayati.ac.id/index.php/kebidanan/article/view/21355High Risk Pregnancy Overview And Regularity Antenatal Care Anc Widyawati JKM Jurnal Kebidanan ejurnalmalahayati ac index php kebidanan article view 21355
| File size | 184.11 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF Seorang pasien pria berusia 24 tahun didiagnosis dengan tuberkulosis paru monoresisten rifampisin berdasarkan hasil TCM dan gejala klinis yang khas. SetelahSeorang pasien pria berusia 24 tahun didiagnosis dengan tuberkulosis paru monoresisten rifampisin berdasarkan hasil TCM dan gejala klinis yang khas. Setelah
UNWUNW This study aims to analyze the relationship between parity and gestational age with the incidence of anemia in pregnant women. This study used an analyticalThis study aims to analyze the relationship between parity and gestational age with the incidence of anemia in pregnant women. This study used an analytical
UMSUMS Pendidikan di era saat ini mengalami perubahan yang signifikan seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang pesat. Dalam upaya untuk menyamakanPendidikan di era saat ini mengalami perubahan yang signifikan seiring dengan perkembangan teknologi dan informasi yang pesat. Dalam upaya untuk menyamakan
UMSUMS Kata kunci pencarian artikel termasuk NMT, Latihan, dan Diabetes Mellitus. Para peneliti menggunakan AND sebagai operator Boolean. Temuan tinjauan pustakaKata kunci pencarian artikel termasuk NMT, Latihan, dan Diabetes Mellitus. Para peneliti menggunakan AND sebagai operator Boolean. Temuan tinjauan pustaka
JQWHJQWH Children under the age of five are particularly vulnerable to nutritional issues, especially in coastal areas where social, cultural, economic, educational,Children under the age of five are particularly vulnerable to nutritional issues, especially in coastal areas where social, cultural, economic, educational,
POLTEKKES SMGPOLTEKKES SMG Pengetahuan juga dapat membantu dalam mengubah perilaku sehat dan meningkatkan kepatuhan pasien tentang program pengelolaan penyakit. Artikel ini bertujuanPengetahuan juga dapat membantu dalam mengubah perilaku sehat dan meningkatkan kepatuhan pasien tentang program pengelolaan penyakit. Artikel ini bertujuan
JQWHJQWH Trauma pasca melahirkan dapat memengaruhi hubungan ibu-anak, hubungan dengan suami, bahkan cara mereka memperlakukan anak-anaknya. Berdasarkan data tahunTrauma pasca melahirkan dapat memengaruhi hubungan ibu-anak, hubungan dengan suami, bahkan cara mereka memperlakukan anak-anaknya. Berdasarkan data tahun
JQWHJQWH Implementasi perawatan berkelanjutan (Continuity of Care/COC) dapat membantu menilai ibu dalam memberikan perawatan kepada ibu mulai dari kehamilan hinggaImplementasi perawatan berkelanjutan (Continuity of Care/COC) dapat membantu menilai ibu dalam memberikan perawatan kepada ibu mulai dari kehamilan hingga
Useful /
JCEHJCEH Warga secara aktif dilibatkan dalam setiap tahapan, mulai dari identifikasi dan pengolahan tanaman hingga pengembangan produk akhir seperti teh celup herbalWarga secara aktif dilibatkan dalam setiap tahapan, mulai dari identifikasi dan pengolahan tanaman hingga pengembangan produk akhir seperti teh celup herbal
JCEHJCEH Kegiatan konseling dilakukan di rumah masing-masing peserta. Simpulan: Kegiatan edukasi tuberkulosis anak dapat meningkatkan pengetahuan orang tua di PuskesmasKegiatan konseling dilakukan di rumah masing-masing peserta. Simpulan: Kegiatan edukasi tuberkulosis anak dapat meningkatkan pengetahuan orang tua di Puskesmas
JCEHJCEH Kegiatan dilaksanakan di Desa Rejomulyo melibatkan remaja melalui sesi konseling, diskusi interaktif, kegiatan skrining, dan media pembelajaran digital.Kegiatan dilaksanakan di Desa Rejomulyo melibatkan remaja melalui sesi konseling, diskusi interaktif, kegiatan skrining, dan media pembelajaran digital.
USIUSI Menggunakan pendekatan hukum normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, teori hukum, praktik perbandingan, dan putusan Mahkamah Konstitusi,Menggunakan pendekatan hukum normatif dengan analisis terhadap peraturan perundang-undangan, teori hukum, praktik perbandingan, dan putusan Mahkamah Konstitusi,