UMJ PremiumUMJ Premium
KonstruksiaKonstruksiaSalah satu kelemahan dari balok beton yaitu lemah pada gaya tarik tetapi dengan menggunakan baja tulangan kelemahan tersebut dapat diatasi dan dinamakan balok beton bertulang. Namun, balok beton bertulang juga mempunyai kelemahan, salah satunya adalah lemah terhadap pengaruh lingkungan yaitu korosi dan saat pembebanan terjadi retakan (retak lentur dan retak geser). Untuk mengatasi retak tersebut, salah satu solusi adalah menggunakan Fiber Reinforced Polymer (FRP). Beton yang sudah mengeras akan dilaminasi menggunakan lembaran polymer untuk menambah kekuatan beton tanpa merusak struktur utama beton. Oleh karena itu, penelitian menganalisa pengaruh FRP pada kekuatan beton akan dilakukan pada penelitan ini menggunakan metode elemen hingga. Pada penelitian ini menggunakan software GiD 15.0.1 untuk pemodelan balok secara geometris dan pembagian menjadi elemen-elemen dan ATENA Studio v5 untuk analisis balok secara komputasi dengan metode elemen hingga. Parameter penelitian yang digunakan adalah variasi dari tulangan utama (10 mm, 12 mm dan 16 mm) dan variasi kuat tekan (20 MPa dan 30 MPa). Dari analisis ATENA peningkatan secara umum terjadi pada nilai defleksi dan kapasitas beban maksimum di kedua jenis kuat tekan. Sedangkan tulangan utama dengan diameter 16 mm pada kuat tekan 20 MPa kekakuan sebesar 4,62 kN/mm dan daktalitas sebesar 2,09 adapun pada kuat tekan 30 MPa kekakuan sebesar 2,02 kN/mm dan daktalitas sebesar 10,06. Tulangan utama dengan diameter 16 mm menunjukkan hasil optimal dibandingkan variasi diameter 10 mm dan 12 mm. Retak yang terjadi pada beton dengan perkuatan fiber reinforced polymer lebih sedikit dibandingkan tanpa perkuatan fiber reinforced polymer.
Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa perkuatan dengan fiber reinforced polymer (FRP) dapat meningkatkan kekuatan dan ketahanan beton bertulang terhadap retak.Penggunaan tulangan utama dengan diameter 16 mm memberikan hasil optimal dibandingkan dengan diameter 10 mm dan 12 mm.Peningkatan nilai defleksi dan kapasitas beban maksimum terjadi pada kuat tekan 20 MPa dan 30 MPa, menunjukkan bahwa FRP efektif dalam meningkatkan kinerja struktural beton bertulang.Pola retakan pada beton yang diperkuat FRP lebih sedikit dibandingkan tanpa perkuatan, mengindikasikan bahwa FRP mampu mengurangi kerentanan terhadap retak.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi pengaruh jenis FRP yang berbeda (misalnya, karbon, gelas, atau aramid) terhadap kinerja beton bertulang. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis perilaku balok beton bertulang yang diperkuat FRP dalam kondisi lingkungan yang agresif, seperti paparan terhadap air laut atau bahan kimia korosif. Ketiga, pengembangan model numerik yang lebih akurat untuk memprediksi perilaku beton bertulang yang diperkuat FRP, dengan mempertimbangkan interaksi antara beton, tulangan baja, dan FRP, akan sangat bermanfaat untuk desain struktur yang lebih efisien dan aman.
| File size | 613.81 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
YWNRYWNR Penelitian ini menyoroti sinergi antara manajemen biaya dan optimalisasi pendapatan sebagai penentu kunci profitabilitas. Kebaruan penelitian ini terletakPenelitian ini menyoroti sinergi antara manajemen biaya dan optimalisasi pendapatan sebagai penentu kunci profitabilitas. Kebaruan penelitian ini terletak
ITNITN Sedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan tidak tercapainya target mutu adalah Faktor Target Waktu, Faktor Keuangan, SDM dan lingkunganSedangkan faktor-faktor yang mempengaruhi secara signifikan tidak tercapainya target mutu adalah Faktor Target Waktu, Faktor Keuangan, SDM dan lingkungan
UNILAKUNILAK 35.145.093,36, sedangkan biaya BIM atau Revit terhadap aktual -3,15% atau -Rp43.683.037,32. Revit berhasil menghasilkan daftar kuantitas volume untuk berbagai35.145.093,36, sedangkan biaya BIM atau Revit terhadap aktual -3,15% atau -Rp43.683.037,32. Revit berhasil menghasilkan daftar kuantitas volume untuk berbagai
UMSBUMSB Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulkan data. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yangPenelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kuesioner untuk pengumpulkan data. Hasil penelitian yang dilakukan terdapat 6 faktor yang
FTUNCENFTUNCEN 639.306 dan AHSP 2021 Rp. 782.517 dengan selisih sebesar Rp.143.211. Total biaya pekerja pada pekerjaan pondasi menggunakan work study method yaitu sebesar639.306 dan AHSP 2021 Rp. 782.517 dengan selisih sebesar Rp.143.211. Total biaya pekerja pada pekerjaan pondasi menggunakan work study method yaitu sebesar
UMJ PremiumUMJ Premium Banyak variabel penyebab cost overrun, diantaranya pada tahap pra pelaksanaan: desain, estimasi, dan pada tahap pelaksanaan: rework. Penelitian ini mempelajariBanyak variabel penyebab cost overrun, diantaranya pada tahap pra pelaksanaan: desain, estimasi, dan pada tahap pelaksanaan: rework. Penelitian ini mempelajari
UMJ PremiumUMJ Premium faktor manusia, faktor kendaraan, dan faktor jalan serta lingkungan. Mayoritas untuk kecelakaan lalu lintas tunggal dominan yang terjadi adalah kecelakaanfaktor manusia, faktor kendaraan, dan faktor jalan serta lingkungan. Mayoritas untuk kecelakaan lalu lintas tunggal dominan yang terjadi adalah kecelakaan
UNTAG SMDUNTAG SMD Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran perhitungan biaya pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan, dengan menggunakan metode Earned Value sebagaiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran perhitungan biaya pada akhir waktu pelaksanaan pekerjaan, dengan menggunakan metode Earned Value sebagai
Useful /
STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI A key issue in current practice is the design of control and monitoring frameworks that rely solely on prior models, without adequate testing and validation.A key issue in current practice is the design of control and monitoring frameworks that rely solely on prior models, without adequate testing and validation.
ITNITN Oleh katena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi pembengkakan biaya pelaksanaan proyek-proyek pembangunan/pemeliharaanOleh katena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui apa saja yang mempengaruhi pembengkakan biaya pelaksanaan proyek-proyek pembangunan/pemeliharaan
UMJ PremiumUMJ Premium Saat ini Indonesia berada pada peringkat ke 125 dalam masalah penanganan sanitasi dan air minum. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan UmumSaat ini Indonesia berada pada peringkat ke 125 dalam masalah penanganan sanitasi dan air minum. Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum
UMJ PremiumUMJ Premium Hasil penelitian menunjukkan bahwa, akibat temperatur tinggi 4000C, menyebabkan penurunan tegangan lekat tulangan baja dalam beton dengan kuat tekan (fc)Hasil penelitian menunjukkan bahwa, akibat temperatur tinggi 4000C, menyebabkan penurunan tegangan lekat tulangan baja dalam beton dengan kuat tekan (fc)