IPBIPB

Jurnal Akuakultur IndonesiaJurnal Akuakultur Indonesia

Vitamin C tidak dapat disintesis oleh udang, zat ini dapat diperoleh dari pakan namun pasokannya masih belum mencukupi. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji kinerja pertumbuhan dan respon oksidatif juvenil udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan suplementasi vitamin C dalam pakan. Juvenil udang vaname PL 25, yang telah diadaptasikan di salinitas 20 ppt ditebar pada 16 wadah pemeliharaan yang diisi dengan air laut volume 40 L dari volume total bak fiber 250 L dengan jumlah total juvenil 20 ekor dan rata-rata berat awal juvenile 0,001 g/ekor; waktu pemeliharaan udang;selama 60 hari dengan pemberian pakan tiga kali perhari dan jumlah pakan ditentukan dengan FR 11% dan setelah pemeliharaan 30 hari FR diturunkan menjadi 7%. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat taraf perlakuan dan empat ulangan dengan komposisi perlakuan; A (dosis 0 mg/kg), B (dosis 150 mg/kg). C (dosis 300 mg/kg) D (dosis 450 mg/kg). Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi vitamin C dosis 300 mg/kg pakan menghasilkan kinerja pertumbuhan (LPR, REP, RKP) dan TKH terbaik dan berkorelasi dengan aktivitas enzim SOD. Hasil uji respons oksidatif (IHS dan MDA) menunjukan hasil terendah pada perlakuan terbaik di penelitian ini. Kinerja pertumbuhan optimal diperoleh dari trreatment 300 mg vitamin C/kg sebesar 4.358.6% dengan nilai MDA terendah 3,58 ± 0,37 nmol/L dan aktivitas SOD tertinggi 88,35 ± 2,22 Unit/mL enzim.

Suplementasi vitamin C pada dosis 300 mg/kg pakan direkomendasikan untuk kinerja pertumbuhan optimal udang putih Pasifik.Pada dosis ini, udang menunjukkan laju pertumbuhan relatif tertinggi (4.358,6%), bersama dengan peningkatan pertahanan oksidatif, seperti yang ditunjukkan oleh kadar malondialdehid (MDA) terendah (3,58 ± 0,37 nmol/L) dan aktivitas superoksida dismutase (SOD) tertinggi (88,35 ± 2,22 U/mL).Temuan ini menekankan peran penting vitamin C dalam mempromosikan pertumbuhan, meningkatkan kapasitas antioksidan, dan mendukung kesehatan keseluruhan Litopenaeus vannamei.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi lebih lanjut efek dosis vitamin C yang berbeda pada berbagai spesies udang dan kondisi lingkungan. Selain itu, studi komparatif antara vitamin C dan antioksidan lainnya dalam pakan udang dapat memberikan wawasan tentang strategi nutrisi yang optimal untuk meningkatkan kesehatan dan produktivitas udang. Selain itu, penelitian lebih lanjut dapat fokus pada interaksi antara vitamin C dan protein dalam pakan, serta pengaruhnya pada pertumbuhan dan respons imun udang. Dengan memahami interaksi ini, para peneliti dapat mengembangkan formulasi pakan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk budidaya udang.

  1. Evaluation of dietary vitamin C supplementation on growth performance and oxidative responses of pacific... doi.org/10.19027/jai.25.1.92-104Evaluation of dietary vitamin C supplementation on growth performance and oxidative responses of pacific doi 10 19027 jai 25 1 92 104
Read online
File size416.17 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test