STTMCILEUNGSISTTMCILEUNGSI

TEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan InformatikaTEKNOSAINS : Jurnal Sains, Teknologi dan Informatika

Semua makhluk hidup, termasuk manusia, membutuhkan makanan untuk mempertahankan kehidupan. Makanan yang tidak aman menyebabkan masalah kesehatan. Oleh karena itu, penelitian ini mengevaluasi parameter kimia dari makanan yang umum dikonsumsi. Penelitian dilakukan di laboratorium menggunakan pendekatan observasional deskriptif untuk menganalisis komponen kimia dalam sampel makanan terpilih. Metode pengambilan sampel purposif digunakan untuk pemilihan sampel. Pengujian boraks menggunakan metode etanol, sedangkan pengujian formalin, rhodamine B, dan methyl yellow menggunakan kit uji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua sampel makanan yang diuji bebas dari zat aditif kimia berbahaya. Secara khusus, ikan asin dan mie basah dinyatakan negatif untuk formalin; bakso dan cilok bebas dari boraks; saus mie ayam dan sosis merah tidak mengandung rhodamine B; kerupuk kuning dan tahu kuning dinyatakan negatif untuk methyl yellow. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa semua sampel makanan yang diuji aman untuk dikonsumsi.

Penelitian ini menunjukkan bahwa semua sampel makanan yang diuji tidak mengandung boraks, formalin, rhodamine B, dan methyl yellow.Hasil ini mengindikasikan bahwa makanan-makanan tersebut aman dikonsumsi dan memenuhi standar keamanan kimia.Studi ini memberikan bukti bahwa pengawasan dan pengendalian kualitas makanan dapat efektif dalam melindungi kesehatan masyarakat.

Penelitian lebih lanjut perlu dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengukur kadar zat aditif kimia berbahaya lainnya yang mungkin terdapat dalam makanan jalanan. Studi komparatif antara makanan yang diproduksi secara tradisional dan makanan yang diproduksi secara industri perlu dilakukan untuk mengevaluasi perbedaan risiko kontaminasi kimia. Pengembangan metode deteksi cepat dan mudah digunakan untuk zat aditif kimia berbahaya, yang dapat diterapkan oleh pedagang makanan dan masyarakat umum, sangat diperlukan. Selain itu, penelitian tentang dampak jangka panjang paparan zat aditif kimia dalam dosis rendah terhadap kesehatan manusia perlu dilakukan untuk memberikan informasi yang lebih komprehensif tentang risiko yang terkait dengan konsumsi makanan yang terkontaminasi. Penelitian ini dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keamanan pangan dan mendorong praktik produksi dan konsumsi makanan yang lebih sehat.

  1. IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN PADA BAKSO DAN MIE KUNING YANG BEREDAR DI JALAN SOEBRANTAS KOTA PEKANBARU... ojs.unhaj.ac.id/index.php/fj/article/view/449IDENTIFIKASI KANDUNGAN FORMALIN PADA BAKSO DAN MIE KUNING YANG BEREDAR DI JALAN SOEBRANTAS KOTA PEKANBARU ojs unhaj ac index php fj article view 449
  2. A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance | TEKNOSAINS : Jurnal... jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/tekno/article/view/1539A completely randomized experimental design with 3 factors on tempe resistance TEKNOSAINS Jurnal jurnal sttmcileungsi ac index php tekno article view 1539
  3. Metode Identifikasi Rhodamine B pada Makanan dan Kosmetik | Bima Nursing Journal. metode identifikasi... jkp.poltekkes-mataram.ac.id/index.php/bnj/article/view/712Metode Identifikasi Rhodamine B pada Makanan dan Kosmetik Bima Nursing Journal metode identifikasi jkp poltekkes mataram ac index php bnj article view 712
  4. UJI BORAKS DAN FORMALIN PADA JAJANAN DISEKITAR UNIVERSITAS YUDHARTA PASURUAN | Teknologi Pangan : Media... jurnal.yudharta.ac.id/v2/index.php/Teknologi-Pangan/article/view/933UJI BORAKS DAN FORMALIN PADA JAJANAN DISEKITAR UNIVERSITAS YUDHARTA PASURUAN Teknologi Pangan Media jurnal yudharta ac v2 index php Teknologi Pangan article view 933
Read online
File size223.45 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test