UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry
Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiCyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola teknologi informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kota Sabang menggunakan framework COBIT 2019. Tata kelola teknologi informasi yang efektif diperlukan untuk mendukung pelayanan publik yang optimal dan meningkatkan kualitas sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE). Metode yang digunakan adalah deskriptif analitis, dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur kapabilitas tata kelola. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses inti yang penting bagi DISKOMINFO Kota Sabang termasuk dalam kategori kapabilitas level 3 dan 4, seperti EDM03 (Ensured Risk Optimization), APO12 (Managed Risk), APO13 (Managed Security), dan BAI10 (Managed Configuration), DSS02 (Managed Service Requests and Incidents), DSS03 (Managed Problems), DSS04 (Managed Continuity), DSS05 (Managed Security), MEA03 (Managed Compliance with External Requirements) dan MEA04 (Managed Assurance). Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi DISKOMINFO Kota Sabang untuk meningkatkan kapabilitas tata kelola teknologi informasi dalam mendukung tujuan bisnis dan operasional, serta memastikan bahwa risiko teknologi informasi dikelola dengan baik. Implementasi hasil analisis ini diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja dan kualitas layanan publik yang diberikan oleh DISKOMINFO Kota Sabang.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa analisis tata kelola dilakukan secara bertahap, dimulai dari perencanaan hingga pengumpulan dan analisis data.Hasil analisis menunjukkan bahwa proses-proses utama di DISKOMINFO Kota Sabang memiliki kapabilitas level 3 dan 4, yang menunjukkan kinerja yang cukup baik.Dengan demikian, disarankan agar DISKOMINFO Kota Sabang terus mengembangkan kapabilitas tata kelola TI, terutama pada area yang memiliki skor rendah, untuk meningkatkan kinerja instansi dan pelayanan publik.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman mengenai tata kelola teknologi informasi di DISKOMINFO Kota Sabang. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada analisis lebih mendalam mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi COBIT 2019, termasuk peran kepemimpinan, budaya organisasi, dan ketersediaan sumber daya. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi penerapan framework tata kelola TI lainnya, seperti ITIL atau ISO 27001, untuk melihat potensi sinergi dan peningkatan efisiensi. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi dampak implementasi tata kelola TI terhadap kepuasan masyarakat terhadap layanan publik yang disediakan oleh DISKOMINFO Kota Sabang, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti kemudahan akses, kecepatan respon, dan akurasi informasi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih komprehensif dan berkontribusi pada peningkatan tata kelola TI di sektor publik.
- Assessing Information Security Using COBIT 2019 and ISO 27001:2013 for Developing a Mitigation Plan.... ijettjournal.org/archive/ijett-v71i10p221Assessing Information Security Using COBIT 2019 and ISO 27001 2013 for Developing a Mitigation Plan ijettjournal archive ijett v71i10p221
- Utilization of the COBIT 2019 framework to identify the level of governance in internet services | JURNAL... ejournal.ittelkom-pwt.ac.id/index.php/infotel/article/view/791Utilization of the COBIT 2019 framework to identify the level of governance in internet services JURNAL ejournal ittelkom pwt ac index php infotel article view 791
- Analisis Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Cobit 2019 pada Sistem Sawit Rakyat Online (SRO) Studi... doi.org/10.32493/jtsi.v7i3.39650Analisis Keamanan Sistem Informasi Menggunakan Cobit 2019 pada Sistem Sawit Rakyat Online SRO Studi doi 10 32493 jtsi v7i3 39650
- Evaluation of Governance in Information Systems Security to Minimize Information Technology Risks | INTENSIF:... doi.org/10.29407/intensif.v8i1.21221Evaluation of Governance in Information Systems Security to Minimize Information Technology Risks INTENSIF doi 10 29407 intensif v8i1 21221
| File size | 625.96 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas produk pendidikan sehingga mencapai hasil yang sesuai dengan standar mutu. Indikator yang diharapkan dalamTujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas produk pendidikan sehingga mencapai hasil yang sesuai dengan standar mutu. Indikator yang diharapkan dalam
PELITABANGSAPELITABANGSA Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem PerpusPinjam.id mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan, meminimalkan kesalahan pencatatan,Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sistem PerpusPinjam.id mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan perpustakaan, meminimalkan kesalahan pencatatan,
UMGUMG Nilai FCR yang rendah, terutama pada Kolam 3 (1,19), menunjukkan efisiensi pemanfaatan pakan yang baik, didukung oleh keberadaan bioflok sebagai pakanNilai FCR yang rendah, terutama pada Kolam 3 (1,19), menunjukkan efisiensi pemanfaatan pakan yang baik, didukung oleh keberadaan bioflok sebagai pakan
PELITABANGSAPELITABANGSA Pulau Gili Iyang di Kabupaten Sumenep dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kadar oksigen tertinggi di dunia dan memiliki potensi besar untuk dikembangkanPulau Gili Iyang di Kabupaten Sumenep dikenal sebagai salah satu wilayah dengan kadar oksigen tertinggi di dunia dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Ada beberapa untuk menciptakan lingkungan agar tetap bersih: (1) Masyarakat (2) Sampah (3) kualitas kesehatan. Pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentangAda beberapa untuk menciptakan lingkungan agar tetap bersih: (1) Masyarakat (2) Sampah (3) kualitas kesehatan. Pada Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Supervisi program juga dilakukan secara langsung melalui diklat, pelatihan, demonstrasi dan karyawisata yang dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilanSupervisi program juga dilakukan secara langsung melalui diklat, pelatihan, demonstrasi dan karyawisata yang dimaksudkan untuk mengembangkan keterampilan
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Pola asuh keluarga terhadap perkembangan social emosional anak di lingkungan keluarga Polri, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimanaPola asuh keluarga terhadap perkembangan social emosional anak di lingkungan keluarga Polri, maka tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan TeknikMetode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Kualitatif Deskriptif. Teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dengan menggunakan Teknik
Useful /
UNESAUNESA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi masyarakat dalam menghadapi tantangan pencemaran lingkungan di kawasan industri. Penelitian kualitatifPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis adaptasi masyarakat dalam menghadapi tantangan pencemaran lingkungan di kawasan industri. Penelitian kualitatif
UNESAUNESA While the village government endeavors to involve the community, the level of actual participation remains low. The study highlights the need to expandWhile the village government endeavors to involve the community, the level of actual participation remains low. The study highlights the need to expand
ORLIORLI Laporan kasus: Tujuh pasien tuli mendadak, baik yang tidak memberikan respon maupun memberikan sedikit respon terhadap pengobatan steroid sistemik dan/atauLaporan kasus: Tujuh pasien tuli mendadak, baik yang tidak memberikan respon maupun memberikan sedikit respon terhadap pengobatan steroid sistemik dan/atau
IKIP SILIWANGIIKIP SILIWANGI Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga pelaku pernikahan usia dini di desa Pengaringan hanya memadai untuk kebutuhan harian dan sulit menabung.Penelitian menunjukkan bahwa pendapatan keluarga pelaku pernikahan usia dini di desa Pengaringan hanya memadai untuk kebutuhan harian dan sulit menabung.