UIN Ar-RaniryUIN Ar-Raniry

Cyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi InformasiCyberspace: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi

Penelitian ini mengkaji dampak etika dari penggunaan ChatGPT dalam pendidikan tinggi Islam, dengan menempatkan diskusi dalam kerangka etika ilmu pengetahuan Islam (ʿilm) dan nilai-nilai pendidikan berdasarkan syariah, khususnya dalam bidang pemikiran ekonomi Islam dan perbankan syariah. Seiring dengan meningkatnya popularitas alat AI generatif di kalangan mahasiswa dan dosen, ChatGPT semakin banyak digunakan untuk kegiatan akademik seperti penjelasan konsep, penyusunan draf, dan pembelajaran eksploratif yang menghadirkan potensi dukungan pendidikan sekaligus tantangan etika, termasuk risiko plagiarisme, penurunan kemampuan berpikir kritis, informasi yang salah tentang agama, dan ketergantungan teknologi yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif eksploratif, dengan menggabungkan studi pustaka dan wawancara pakar dari bidang ekonomi Islam dan keuangan syariah. Selain itu sebagai pelengkap analisis, penelitian ini menerapkan metode machine learning untuk membandingkan tingkat kemiripan substansi antara jawaban yang dihasilkan oleh ChatGPT dan pendapat para pakar. Hasil analisis menunjukkan tingkat kemiripan yang tinggi, yaitu 85–90% dalam topik perbankan syariah dan lebih dari 90% dalam kajian dasar ekonomi Islam. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis tematik dan analisis normatif-maqasidi dengan kerangka Maqasid al-Shariah, yang menekankan pada perlindungan agama (ḥifẓ al-din), perlindungan akal (ḥifẓ al-ʿaql), dan perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs). Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ChatGPT dapat menjadi alat bantu pembelajaran yang bermanfaat ketika dipandang sebagai sumber tambahan dan bukan sebagai sumber keagamaan yang otoritatif, penggunaannya harus disertai dengan validasi keilmuan dan pendampingan etis. Oleh karena itu, penting bagi lembaga pendidikan tinggi Islam untuk merumuskan pedoman etika AI yang kontekstual dan selaras dengan prinsip-prinsip syariah, agar integritas keilmuan dan nilai-nilai Islam tetap terjaga di era digital.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan ChatGPT di lingkungan pendidikan tinggi Islam membawa dampak yang ambivalen.Di satu sisi, ChatGPT menawarkan potensi besar dalam mendukung proses pembelajaran, mempercepat akses informasi, dan mendorong efisiensi akademik.Namun di sisi lain, teknologi ini juga menghadirkan berbagai tantangan etis yang signifikan seperti plagiarisme, ketergantungan berlebih, dan penyebaran informasi keagamaan yang tidak akurat.Berdasarkan hasil wawancara dan analisis komparatif, ChatGPT dapat menjadi alat bantu pembelajaran yang bermanfaat selama digunakan secara bijak dan disertai dengan pendampingan keilmuan.Penggunaan ChatGPT perlu dievaluasi berdasarkan asas maslahah dan mafsadah dalam kerangka Maqasid al-Shariah, dengan menjaga agama, akal, dan jiwa.

Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih mendalam mengenai pengembangan model etika AI yang spesifik untuk konteks pendidikan Islam, dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan seperti ulama, pakar teknologi, dan praktisi pendidikan. Kedua, penelitian perlu difokuskan pada pengembangan metode validasi konten yang dihasilkan oleh ChatGPT, khususnya dalam bidang keagamaan, untuk memastikan akurasi dan kesesuaian dengan prinsip-prinsip syariah. Ketiga, penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi potensi ChatGPT dalam mendukung pembelajaran mandiri dan personalisasi pendidikan Islam, dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis dan pedagogis yang relevan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan Islam, sekaligus meminimalkan risiko-risiko etis dan keagamaan yang mungkin timbul. Pengembangan kerangka etika yang komprehensif, metode validasi konten yang akurat, dan model pembelajaran yang adaptif akan menjadi kunci untuk memastikan bahwa teknologi AI dapat menjadi alat yang efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam dan memperkuat nilai-nilai spiritual serta moral generasi muda.

Read online
File size431.52 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test