UNMUNM

DEDIKASIDEDIKASI

Mitra Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah ibu-ibu rumah tangga. Masalahnya adalah kurangnya pemahaman ibu-ibu rumah tangga akan pemanfaatan buah tomat sebagai bahan dasar dalam pembuatan saus. Oleh karena itu, ibu-ibu rumah tangga perlu dibekali pengetahuan tentang pembuatan saus dengan memanfaatkan buah tomat. Metode yang digunakan dalam program kemitraan masyarakat ini adalah metode pendampingan (mentoring) dan metode participatory rural approach (PRA). Metode pendampingan dilakukan untuk mengubah paradigma berpikir masyarakat dalam mengolah buah tomat menjadi bahan olahan saus tomat. Metode PRA dilakukan untuk membangkitkan rasa memiliki (sense of belonging) mitra terhadap produk yang akan dikembangkan, dan rasa tanggung jawab (sense of responsibility) mitra terhadap produk dan lingkungan sekitarnya. Metode utama yang ditempuh dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini adalah ceramah, diskusi, tanya jawab, dan simulasi. Hasil dari program kemitraan ini adalah dengan adanya pelatihan pembuatan saos tomat ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan buah tomat menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis, serta dapat digunakan oleh para ibu rumah tangga sebagai pengganti saus tomat yang banyak beredar di pasaran sehingga dapat menjaga dan memelihara makanan keluarga.

Buah tomat memiliki daya simpan yang singkat sehingga mudah rusak, sehingga perlu dilakukan pengolahan buah tomat menjadi produk yang bernilai ekonomis seperti saus.Pelatihan pembuatan saos menggunakan bahan dasar buah tomat dapat menghemat biaya pembelian saus tomat di pasaran, sehingga dapat menjaga dan memelihara makanan keluarga.Dengan demikian, program kemitraan masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu rumah tangga dalam memanfaatkan buah tomat.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi lebih lanjut mengenai variasi resep saus tomat dengan memanfaatkan jenis tomat lokal yang berbeda untuk meningkatkan cita rasa dan nilai gizi produk. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan kemasan saus tomat yang ramah lingkungan dan mampu memperpanjang umur simpan produk tanpa mengurangi kualitasnya. Ketiga, penting untuk dilakukan evaluasi dampak ekonomi dari pelatihan ini terhadap peningkatan pendapatan ibu-ibu rumah tangga, serta potensi pengembangan usaha saus tomat sebagai sumber penghasilan tambahan. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan industri pengolahan tomat di tingkat lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Read online
File size142.16 KB
Pages3
DMCAReport

Related /

ads-block-test