BALELITERASIBALELITERASI

Journal of Educational StudiesJournal of Educational Studies

Masalah utama dalam penelitian ini adalah kurangnya motivasi belajar pada siswa, yang ditunjukkan oleh catatan kehadiran yang buruk, rendahnya partisipasi di kelas, skor yang tidak memenuhi KKM, dan kurangnya minat dalam remedial. Tujuan penelitian ini adalah menggunakan teknik modeling simbolik dalam konteks bimbingan kelompok untuk meningkatkan motivasi belajar siswa. Metode penelitian Tindakan Bimbingan dan Konseling (PTBK) digunakan dalam penelitian ini, yang melibatkan tujuh siswa yang memiliki masalah motivasi dalam kategori rendah selama pengalaman belajar daring mereka. Subjek penelitian yang menerima bimbingan kelompok adalah tujuh siswa dari kelas VIII SMPN 15 Palu. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan serta peningkatan dalam aktivitas pemimpin kelompok dan siswa, aktivitas pemimpin kelompok, dan rata-rata pretest-posttest berbeda. Aktivitas meningkat ke kategori baik sebesar 25,5, keluar dari kategori sedang. Ada perbedaan rata-rata skor sebesar 6,42 antara pretest dan posttest, dan aktivitas pemimpin kelompok atau guru dalam memberikan layanan mengalami peningkatan skor sebesar 27,3 dari kategori cukup baik ke kategori baik. Keadaan peningkatan aktivitas ini menunjukkan bahwa motivasi siswa untuk belajar daring secara efektif ditingkatkan oleh teknik modeling simbolik.

Dalam proses pelaksanaan program, peran aktif dari konselor atau guru bimbingan dan konseling di sekolah sangat penting untuk memastikan siswa menerima layanan yang mereka butuhkan.Melalui penelitian ini, ditemukan perbedaan antara motivasi belajar siswa sebelum dan setelah menerima bimbingan kelompok menggunakan teknik modeling simbolik.Berdasarkan hasil instrumen yang digunakan untuk menilai motivasi belajar siswa, dapat disimpulkan bahwa siswa yang memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam subjek penelitian siswa mengalami peningkatan motivasi belajar.Peningkatan ini dapat diidentifikasi berdasarkan kemampuan siswa untuk mengidentifikasi motivasi intrinsik dan ekstrinsik mereka, kemampuan mereka untuk menerima bimbingan dari guru, dan penguatan positif yang mereka terima saat bekerja menuju tujuan.

Berdasarkan hasil penelitian, disarankan untuk mengembangkan teknik modeling simbolik lebih lanjut dengan mempertimbangkan aspek-aspek psikologis, sosial, dan pribadi siswa. Penelitian lanjutan dapat fokus pada bagaimana teknik ini dapat diterapkan secara efektif dalam berbagai konteks belajar, termasuk belajar daring dan tatap muka. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi cara-cara kreatif dalam menggunakan simbol dan visualisasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa dan menciptakan lingkungan belajar yang menarik dan menantang. Penelitian selanjutnya juga dapat mengevaluasi dampak jangka panjang dari teknik modeling simbolik terhadap motivasi belajar siswa dan hasil belajar mereka.

Read online
File size215.82 KB
Pages5
DMCAReport

Related /

ads-block-test