BALELITERASIBALELITERASI
Journal of Educational StudiesJournal of Educational StudiesPendidikan adalah upaya sadar dan terencana untuk menciptakan suasana belajar dan proses pembelajaran agar siswa secara aktif mengembangkan potensi diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan oleh dirinya dan masyarakat (Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003). Pendidikan dapat dicapai melalui proses belajar di lingkungan sekolah maupun di luar lingkungan sekolah. Pendidikan merupakan fondasi utama yang membentuk masa depan seseorang, dan guru bertanggung jawab dalam menentukan potensi siswa. (Lesmana, 2021) Namun, masalah yang dapat menghambat pertumbuhan akademik dan emosional siswa adalah hal yang umum terjadi. Peran Guru Bimbingan dan Konseling (BK) sangat penting ketika masalah belajar muncul. Guru konseling, yang sering dianggap sebagai pahlawan tak dikenal dalam sistem pendidikan, memiliki peran khusus dan penting dalam mendukung perkembangan siswa. Mereka bukan hanya penasihat, tetapi juga menjadi teman, konselor, dan penghubung antara siswa, orang tua, dan karyawan sekolah. Artikel ini akan membahas peran penting yang dimainkan oleh guru bimbingan dan konseling dalam mengatasi masalah belajar siswa.
Guru bimbingan memiliki peran khusus dalam memahami karakteristik dan kebutuhan individu siswa.Dengan pemahaman mendalam tentang siswa kelas XI, guru bimbingan dan konseling dapat mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi masalah belajar mereka.Melalui observasi dan konseling rutin, guru bimbingan dan konseling dapat mendeteksi masalah belajar siswa pada tahap awal.Hal ini memungkinkan intervensi yang cepat dan efektif sebelum masalah menjadi lebih kompleks.Selain itu, guru bimbingan dan konseling bertugas mengetahui dan memahami perilaku siswa serta memberikan konseling agar dapat membantu siswa mengatasi setiap masalah yang dihadapi.Bimbingan konseling tidak hanya membantu siswa dalam memudahkan belajar, tetapi juga membantu siswa dalam menyelesaikan masalah lain yang dapat mengganggu konsentrasi siswa dalam menerima pelajaran.
Untuk penelitian lanjutan, dapat diusulkan beberapa ide sebagai berikut: 1. Menganalisis secara mendalam faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi masalah belajar siswa, serta strategi intervensi yang efektif untuk mengatasi masalah tersebut. 2. Mengeksplorasi peran teknologi dalam bimbingan dan konseling, seperti penggunaan platform online untuk memberikan dukungan dan sumber daya bagi siswa yang mengalami masalah belajar. 3. Meneliti dampak jangka panjang dari intervensi bimbingan dan konseling terhadap prestasi akademik dan kesejahteraan emosional siswa. Penelitian ini dapat membantu memahami efektivitas intervensi dan memberikan rekomendasi untuk meningkatkan praktik bimbingan dan konseling di sekolah.
| File size | 215.17 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
IAI TABAHIAI TABAH Guru yang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang baik, memberikan pemahaman yang baik, kecerdasan,Guru yang mampu menciptakan suasana pembelajaran yang efektif dapat membantu siswa mencapai hasil belajar yang baik, memberikan pemahaman yang baik, kecerdasan,
INTERNATIONALPUBLISHERINTERNATIONALPUBLISHER Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi dan disiplin terhadap kinerja guru. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan menggunakan samplingPenelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi dan disiplin terhadap kinerja guru. Pendekatan kuantitatif diterapkan dengan menggunakan sampling
IUQIBOGORIUQIBOGOR Selain itu, ditemukan proses akomodasi dan adaptasi kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa serta regulasi kurikulum nasional. Penelitian menegaskanSelain itu, ditemukan proses akomodasi dan adaptasi kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan siswa serta regulasi kurikulum nasional. Penelitian menegaskan
IAINIAIN Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan fokus siswa dalam proses pembelajaran melalui pengembangan dan penerapan model pembelajaran adaptif berbasisPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan fokus siswa dalam proses pembelajaran melalui pengembangan dan penerapan model pembelajaran adaptif berbasis
UNDHARIUNDHARI Elemen-elemen Kurikulum Merdeka seperti keleluasaan memilih mata pelajaran, penilaian formatif, dan pembelajaran berbasis proyek berkontribusi pada peningkatanElemen-elemen Kurikulum Merdeka seperti keleluasaan memilih mata pelajaran, penilaian formatif, dan pembelajaran berbasis proyek berkontribusi pada peningkatan
ICJAMBIICJAMBI Sedangkan pembelajaran siswa dengan siklus II mengalami peningkatan 70. 4%. Penerapan Jigsaw Learning dapat meningkatkan motivasi belajar secara signifikanSedangkan pembelajaran siswa dengan siklus II mengalami peningkatan 70. 4%. Penerapan Jigsaw Learning dapat meningkatkan motivasi belajar secara signifikan
PENERBITPENERBIT Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan penerapan sinergi teknologi dalam kurikulum pendidikan di Sekolah Harapan Mulia Bali. Hasil penelitianPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses dan penerapan sinergi teknologi dalam kurikulum pendidikan di Sekolah Harapan Mulia Bali. Hasil penelitian
PENERBITPENERBIT Analisis data hasil penelitian menggunakan Tes Mann-Whitney U dan Korelasi Rank-Order Spearman dengan bantuan SPSS versi 27. Temuan penelitian membuktikanAnalisis data hasil penelitian menggunakan Tes Mann-Whitney U dan Korelasi Rank-Order Spearman dengan bantuan SPSS versi 27. Temuan penelitian membuktikan
Useful /
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Berdasarkan hasil penelitian uji fitokimia pada tumbuhan suruhan diperoleh perubahan warna dan terbentuk endapan pada sampel ekstrak suruhan, sehinggaBerdasarkan hasil penelitian uji fitokimia pada tumbuhan suruhan diperoleh perubahan warna dan terbentuk endapan pada sampel ekstrak suruhan, sehingga
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Tehnik pengambilan sampel dengan cara purposiveTujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif. Tehnik pengambilan sampel dengan cara purposive
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang melibatkan 37 siswa kelas lima. Data dikumpulkan melalui penilaian pretest-posttest,Penelitian ini menggunakan pendekatan Design-Based Research (DBR) yang melibatkan 37 siswa kelas lima. Data dikumpulkan melalui penilaian pretest-posttest,
IUQIBOGORIUQIBOGOR Penelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan strategi komunikasi kepala madrasah dan hasil yang dicapai dalam memperkuat daya saing institusi. MetodologiPenelitian ini bertujuan menggambarkan pelaksanaan strategi komunikasi kepala madrasah dan hasil yang dicapai dalam memperkuat daya saing institusi. Metodologi