UNUGHAUNUGHA

PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International Conference

Ekonomi sirkular adalah konsep ekonomi yang mengimplementasikan tujuan pembangunan berkelanjutan serta solusi untuk masalah sampah yang dihasilkan masyarakat, dengan tujuan menciptakan produk baru dari sumber daya limbah yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis implementasi ekonomi sirkular menggunakan model Diagram Lingkaran Kausal (Causal Loop Diagram). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan Diagram Lingkaran Kausal. Teknik analisis data menggunakan analisis kuantitatif dan kualitatif melalui penyebaran kuesioner dan wawancara dengan informan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekonomi sirkular dipengaruhi oleh ukuran populasi yang mampu meningkatkan timbulan sampah, yang berdampak pada berbagai sektor seperti kualitas lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan tindakan kolaboratif antara pemangku kepentingan seperti masyarakat umum, pemerintah daerah, pengusaha, dan aktivis lingkungan dalam mengimplementasikan sistem ekonomi sirkular di Provinsi Sumatera Barat guna meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menerapkan sistem ekonomi sirkular dan secara tidak langsung mendukung pencapaian tujuan pembangunan.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa angka kelahiran memengaruhi populasi manusia, yang kemudian meningkatkan timbulan sampah, kualitas lingkungan, dan implementasi 5R (Reduce, Reuse, Recycle, Refurbish, dan Renew).Oleh karena itu, untuk mengimplementasikan ekonomi sirkular secara optimal di Provinsi Sumatera Barat, diperlukan kebijakan pemerintah yang kuat dalam pengelolaan sampah serta peningkatan kesadaran masyarakat.Pengelolaan sampah yang buruk akan menurunkan kualitas lingkungan dan berdampak negatif pada kesehatan masyarakat, sehingga menghambat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Penelitian lanjutan sangat esensial untuk memperkuat implementasi ekonomi sirkular di Sumatera Barat, terutama mengingat tantangan perilaku masyarakat dan potensi model yang lebih mendalam. Pertama, perlu adanya studi yang mengeksplorasi secara komprehensif strategi intervensi perilaku paling efektif guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dalam praktik pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular. Ini bisa mencakup penelitian tentang desain program edukasi yang persuasif, insentif berbasis perilaku, atau kampanye sosial yang tepat sasaran, untuk memahami faktor-faktor pendorong dan penghambat perubahan kebiasaan. Kedua, mengingat bahwa penelitian ini menggunakan Diagram Lingkaran Kausal (CLD) sebagai pendekatan kualitatif, akan sangat bermanfaat jika ada pengembangan model simulasi Sistem Dinamika kuantitatif. Model ini dapat memprediksi dampak berbagai kebijakan dan inisiatif, seperti efektivitas bank sampah atau investasi hijau, terhadap pengurangan timbulan sampah dan peningkatan kualitas lingkungan dalam jangka panjang. Ketiga, riset di masa depan dapat menganalisis secara mendalam dampak ekonomi riil dari implementasi ekonomi sirkular di wilayah ini. Hal ini dapat mencakup pengukuran kontribusi spesifik terhadap penciptaan lapangan kerja baru, peningkatan pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui daur ulang dan inovasi produk, serta potensi penarikan investasi hijau. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi langkah-langkah kebijakan yang paling strategis untuk mencapai pembangunan berkelanjutan yang optimal.

  1. Prague Economic Papers: Green Growth, Green Economy and Sustainable Development: Terminological and Relational... doi.org/10.18267/j.pep.626Prague Economic Papers Green Growth Green Economy and Sustainable Development Terminological and Relational doi 10 18267 j pep 626
Read online
File size342.96 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test