UNUGHAUNUGHA

PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International Conference

Penelitian ini berfokus pada Paradigma Behavioristik Pola Asuh terhadap Sikap Tanggung Jawab Anak Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sampel dalam penelitian ini adalah orang tua dan anak di Desa Bandungrejo. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi langsung. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil pengujian menunjukkan bahwa masih banyak anak yang kurang bertanggung jawab akibat faktor pola asuh orang tua. Hal ini menunjukkan bahwa gaya pengasuhan yang diterapkan oleh orang tua sangat mempengaruhi latar belakang anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Paradigma Behavioristik dalam Peran Pola Asuh Orang Tua berperan penting dalam Pembentukan Sikap Tanggung Jawab Anak di Sekolah Dasar Desa Bandungrejo.

Berdasarkan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa pola asuh otoriter, demokratis, dan permisif memiliki dampak yang berbeda terhadap sikap tanggung jawab anak.Pola asuh otoriter dapat memberikan dampak positif jika arahan yang diberikan positif, namun sebaliknya jika negatif.Pola asuh demokratis dianggap paling baik karena mendorong interaksi yang hangat dan terbuka antara orang tua dan anak.Sementara itu, pola asuh permisif dapat berdampak negatif karena kurangnya kontrol dan pengawasan terhadap anak.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi efektivitas program intervensi parenting yang berbasis pada prinsip-prinsip behavioristik dalam meningkatkan sikap tanggung jawab anak di berbagai konteks sosial-ekonomi. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dirancang untuk menguji hubungan antara gaya pengasuhan orang tua dan perkembangan kognitif anak, dengan mempertimbangkan faktor-faktor mediasi seperti motivasi intrinsik dan regulasi diri. Ketiga, studi longitudinal dapat dilakukan untuk melacak dampak jangka panjang dari berbagai gaya pengasuhan terhadap perkembangan karakter dan prestasi akademik anak seiring bertambahnya usia. Dengan menggabungkan pendekatan kualitatif dan kuantitatif, penelitian selanjutnya dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas hubungan antara pola asuh, perkembangan anak, dan keberhasilan akademik.

Read online
File size164.15 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test