UNUGHAUNUGHA

PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International Conference

Digitalisasi agrotourism di Kecamatan Lambung Bukit, Kota Padang, sebagai upaya meningkatkan akses informasi dan promosi pariwisata di daerah terpencil. Latar belakang proyek ini berasal dari kurangnya informasi yang terorganisir, yang menyebabkan ketersediaan data yang tidak mencukupi dan tidak lengkap. Sebuah tim dari Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat, bekerja sama dengan Forum Pemberdayaan Masyarakat setempat, mengembangkan website berbasis digital sebagai solusi untuk mempromosikan destinasi dan menyediakan informasi yang mudah diakses. Metode yang diterapkan terdiri dari tiga tahap utama: sosialisasi, pelatihan pengelolaan website, dan evaluasi. Pada tahap sosialisasi, masyarakat diperkenalkan dengan pentingnya website untuk promosi pariwisata. Pelatihan dilakukan untuk melengkapi warga dengan keterampilan yang diperlukan untuk mengelola dan memperbarui konten website secara mandiri, sementara tahap evaluasi bertujuan untuk memastikan keberhasilan dan keberlanjutan platform yang dikelola oleh masyarakat setempat. Hasilnya menunjukkan bahwa masyarakat mampu mengelola website dengan efektif, meningkatkan visibilitas agrotourism Lambung Bukit secara signifikan. Platform digital ini memudahkan pengunjung untuk menemukan informasi, memberikan umpan balik, dan memfasilitasi promosi yang lebih luas, melampaui provinsi hingga ke audiens internasional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa digitalisasi berbasis website adalah alat yang efektif untuk pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan memberikan akses yang lebih baik terhadap informasi, inisiatif ini meningkatkan potensi pariwisata dan memberdayakan masyarakat untuk mengembangkan agrotourism secara mandiri dan berkelanjutan.

Kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat yang dilakukan oleh tim PkM dari Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Barat bertujuan untuk mendigitalisasi agritourism di Desa Lambung Bukit melalui pengembangan website berbasis informasi.Langkah ini diambil sebagai respons terhadap berbagai hambatan yang dihadapi oleh agritourism Lambung Bukit, seperti keterbatasan informasi dan aksesibilitas yang menghambat pengunjung untuk memberikan umpan balik optimal.Tantangan lainnya termasuk jarak yang cukup jauh antara lokasi agritourism, medan yang sulit, dan kurangnya informasi yang terorganisir terkait destinasi wisata tersebut.Melalui pengembangan website ini, diharapkan akan diciptakan platform informasi dan promosi yang efektif, sehingga memudahkan pengunjung untuk mengakses informasi sekaligus memberikan sarana bagi masyarakat untuk mengelola umpan balik dengan lebih efektif.Beberapa kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi digitalisasi, pelatihan pengelolaan website, dan evaluasi untuk memastikan masyarakat Desa Lambung Bukit mampu mengelola website secara mandiri.Hasil akhir kegiatan menunjukkan bahwa mitra di Desa Lambung Bukit sudah mampu mengelola website agritourism dengan baik, yang dapat meningkatkan potensi ekonomi lokal melalui promosi pariwisata berbasis digital.Digitalisasi agritourism melalui website ini memberikan solusi yang efektif untuk meningkatkan visibilitas agritourism Lambung Bukit, meningkatkan interaksi pengunjung dengan masyarakat, dan membuka peluang yang lebih besar untuk pengembangan agritourism berbasis teknologi.

Saran penelitian lanjutan yang baru: . . 1. Mengembangkan sistem manajemen umpan balik yang terintegrasi dengan website agrotourism, sehingga umpan balik dari pengunjung dapat dengan mudah diakses dan dikelola oleh masyarakat setempat. Sistem ini dapat membantu dalam meningkatkan kualitas layanan agrotourism dan menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi pengunjung.. . 2. Melakukan penelitian tentang dampak ekonomi dari digitalisasi agrotourism terhadap masyarakat setempat. Penelitian ini dapat mengeksplorasi bagaimana digitalisasi agrotourism dapat meningkatkan pendapatan dan menciptakan peluang bisnis baru bagi masyarakat, serta bagaimana dampak tersebut dapat berkelanjutan dan menguntungkan masyarakat secara keseluruhan.. . 3. Menganalisis efektivitas dan keberlanjutan platform digitalisasi agrotourism dalam jangka panjang. Penelitian ini dapat mengevaluasi apakah platform tersebut mampu mempertahankan visibilitas dan promosi agrotourism secara berkelanjutan, serta bagaimana platform tersebut dapat terus dikembangkan dan ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan dan preferensi pengunjung.

Read online
File size856.52 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test