UNUGHAUNUGHA

PROCEEDING AL GHAZALI International ConferencePROCEEDING AL GHAZALI International Conference

Di bidang pendidikan, telah diidentifikasi beberapa permasalahan, antara lain menurunnya minat belajar siswa dan kurangnya media pembelajaran baru yang mendukung metode pengajaran interaktif dan kolaboratif. Masalah ini muncul karena guru tidak hanya mengajar, melainkan juga memiliki tanggung jawab lain yang mengurangi waktu yang tersedia untuk mengembangkan media pembelajaran baru. Penelitian ini bertujuan untuk membuat aplikasi Android berbasis teknologi Augmented Reality (AR) sebagai bantuan mengajar pada pelajaran geografi tentang litospher untuk kelas X‑4 di SMA Negeri 1 Sokaraja, serta mengevaluasi peningkatan pemahaman siswa setelah penerapan media tersebut. Metode pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ADDIE. Aplikasi diuji dengan Black Box Testing untuk memastikan semua fitur berfungsi dengan baik. Evaluasi ahli konten menunjukkan nilai validitas sebesar 80 %. Evaluasi efektivitas media dalam meningkatkan pemahaman siswa menghasilkan nilai n‑gain sebesar 63,29 %, yang menunjukkan efektivitas sedang. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan layak serta efektif untuk mengajar geografi pada topik litospher.

Media pembelajaran geografi dengan topik litospher yang dikembangkan menggunakan teknologi Augmented Reality dilengkapi fitur halaman AR menampilkan objek 3D seperti lanskap gempa vulkanik, gempa tektonik, serta enam objek yang menjelaskan struktur bumi.Pengujian sistem menggunakan Black Box Testing menunjukkan semua fitur berfungsi sesuai harapan, dan evaluasi ahli konten memperoleh nilai kelayakan 80 %.Dengan nilai n‑gain 63,29 % yang menunjukkan efektivitas sedang, aplikasi ini dapat dianggap layak dan efektif sebagai media pembelajaran geografi untuk siswa kelas X‑4 SMA Negeri 1 Sokaraja.

Saran pertama adalah melakukan penelitian longitudinal yang menilai pengaruh penggunaan media pembelajaran berbasis Augmented Reality terhadap retensi jangka panjang konsep geografi, khususnya litospher, dengan melibatkan beberapa sekolah menengah atas di wilayah berbeda selama satu semester penuh, sehingga dapat mengevaluasi keberlanjutan efektivitas media tersebut. Saran kedua, dilakukan perbandingan antara media pembelajaran Augmented Reality, Virtual Reality, dan media tradisional berupa buku teks serta gambar dua dimensi, untuk mengetahui mana yang paling efektif dalam meningkatkan pemahaman, motivasi, kemampuan aplikasi pengetahuan, dan keterlibatan emosional siswa pada materi geologi, dengan menggunakan desain eksperimen acak terkontrol. Saran ketiga, kembangkan model media AR yang adaptif, dimana konten dan tingkat kesulitan disesuaikan secara otomatis berdasarkan gaya belajar, hasil evaluasi individu siswa, dan faktor demografis, kemudian uji keefektifannya dalam meningkatkan hasil belajar personal melalui analisis kuantitatif dan kualitatif pada sampel siswa yang lebih beragam.

Read online
File size404.08 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test