AHMARAHMAR
ARRUS Journal of Mathematics and Applied ScienceARRUS Journal of Mathematics and Applied SciencePenelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana deskripsi kecemasan siswa dipandang dari tingkat kemampuan matematika siswa dan apakah ada hubungan antara kecemasan matematika siswa dengan tingkat kemampuan matematika siswa. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menentukan apakah ada hubungan antara kecemasan matematika siswa dan tingkat kemampuan matematika siswa, serta metode kualitatif untuk mendeskripsikan karakteristik kecemasan belajar matematika ditinjau dari kemampuan matematika siswa. Subjek penelitian adalah 3 siswa, yaitu satu siswa dengan kemampuan matematika rendah, satu siswa dengan kemampuan matematika sedang, dan satu siswa dengan kemampuan matematika tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tidak ada hubungan antara tingkat kecemasan matematika siswa dengan tingkat kemampuan matematika di kelas XI IPA 2, namun beberapa kasus khusus menunjukkan bahwa ada anak yang memiliki kecemasan matematika di setiap kategori tingkat kemampuan matematika.
Tingkat kecemasan matematika siswa di kelas XI memiliki tingkat yang berbeda-beda jika ditinjau dari kemampuan matematikanya.Secara umum tidak ada hubungan antara tingkat kecemasan matematika siswa dengan tingkat kemampuan matematika siswa kelas XI, namun demikian beberapa kasus-kasus khusus memperlihatkan ada anak yang memiliki kecemasan matematika di setiap kategori tingkat kemampuan matematika.Berdasarkan hasil penelitian, siswa berkemampuan matematika rendah selalu mengalami gejala kecemasan matematika, siswa berkemampuan matematika sedang sering mengalami kecemasan matematika, dan siswa berkemampuan matematika tinggi jarang mengalami kecemasan matematika.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik yang memengaruhi tingkat kecemasan matematika pada setiap kategori kemampuan matematika. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan metode penelitian kualitatif yang lebih mendalam, seperti wawancara mendalam atau observasi partisipatif, untuk menggali pengalaman dan persepsi siswa secara lebih rinci. Kedua, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi efektivitas berbagai strategi intervensi dalam mengurangi kecemasan matematika pada siswa dengan kemampuan matematika yang berbeda-beda. Intervensi tersebut dapat berupa pelatihan relaksasi, teknik kognitif-behavioral, atau pendekatan pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan instrumen pengukuran kecemasan matematika yang lebih valid dan reliabel, serta mampu membedakan antara berbagai jenis kecemasan matematika (misalnya, kecemasan performa, kecemasan konsep, kecemasan proses). Pengembangan instrumen yang lebih baik akan memungkinkan peneliti untuk mengukur dan memahami kecemasan matematika dengan lebih akurat, sehingga dapat memberikan dasar yang lebih kuat untuk merancang intervensi yang efektif. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang kecemasan matematika pada siswa dan bagaimana cara mengatasinya secara efektif.
| File size | 790.43 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
JOURNALTHAMRINJOURNALTHAMRIN Sebaliknya, siswa beranggapan bahwa belajar bahasa Inggris dengan menggunakan Google Classroom lebih efektif dan nyaman. Hasil survei siswa menunjukkanSebaliknya, siswa beranggapan bahwa belajar bahasa Inggris dengan menggunakan Google Classroom lebih efektif dan nyaman. Hasil survei siswa menunjukkan
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Gaya mengajar guru merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran dan pencapaian akademik siswa. Berbagai pendekatanGaya mengajar guru merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi kualitas pembelajaran dan pencapaian akademik siswa. Berbagai pendekatan
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Integrasi teknologi digital telah menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikan metode pengajaran dengan kemajuan kontemporer.Integrasi teknologi digital telah menjadi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan menyesuaikan metode pengajaran dengan kemajuan kontemporer.
BIMABERILMUBIMABERILMU Sebagian besar mahasiswa berada pada kategori kesadaran kritis tinggi, yang tercermin dari kemampuan mereka merefleksikan realitas sosial, menilai ketidakadilan,Sebagian besar mahasiswa berada pada kategori kesadaran kritis tinggi, yang tercermin dari kemampuan mereka merefleksikan realitas sosial, menilai ketidakadilan,
BSIBSI Hasil pengujian dengan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur, meliputi login, manajemen data siswa, pemindaian QR Code, dan rekapitulasiHasil pengujian dengan metode Black Box Testing menunjukkan bahwa seluruh fitur, meliputi login, manajemen data siswa, pemindaian QR Code, dan rekapitulasi
OJSOJS Pembelajaran ansambel musik memberikan pengalaman konkret berkolaborasi yang membutuhkan komunikasi efektif, saling mendengarkan, tanggung jawab individual,Pembelajaran ansambel musik memberikan pengalaman konkret berkolaborasi yang membutuhkan komunikasi efektif, saling mendengarkan, tanggung jawab individual,
DARUNNAJAHDARUNNAJAH Kurikulum ini berfokus pada pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan karakter, selaras dengan kebutuhan era digital saat ini dan membantu mempersiapkanKurikulum ini berfokus pada pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan karakter, selaras dengan kebutuhan era digital saat ini dan membantu mempersiapkan
IBRAHIMYIBRAHIMY Pengimplementasian teknik membaca diam dalam pengajaran Bahasa Inggris di Departemen Pendidikan Islam STIT Aqidah Usymuni Sumenep bertujuan meningkatkanPengimplementasian teknik membaca diam dalam pengajaran Bahasa Inggris di Departemen Pendidikan Islam STIT Aqidah Usymuni Sumenep bertujuan meningkatkan
Useful /
OJSOJS Hasil menunjukkan bahwa kegiatan pra-menulis dengan pasir kinetik memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak. Dapat disimpulkanHasil menunjukkan bahwa kegiatan pra-menulis dengan pasir kinetik memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan motorik halus anak. Dapat disimpulkan
OJSOJS Metodologi penelitian merupakan fondasi utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang sistematis dan terstruktur. Artikel ini menguraikan dengan menekankanMetodologi penelitian merupakan fondasi utama dalam pengembangan ilmu pengetahuan yang sistematis dan terstruktur. Artikel ini menguraikan dengan menekankan
OJSOJS Pendekatan kualitatif menunjukkan bahwa konseling self mampu membentuk kemandirian dan meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah. Konselor berperan pentingPendekatan kualitatif menunjukkan bahwa konseling self mampu membentuk kemandirian dan meningkatkan kemampuan penyelesaian masalah. Konselor berperan penting
IBRAHIMYIBRAHIMY Mahasiswa mengidentifikasi keempat keterampilan inti—mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis—sebagai kebutuhan dasar dalam praktik keperawatan.Mahasiswa mengidentifikasi keempat keterampilan inti—mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis—sebagai kebutuhan dasar dalam praktik keperawatan.