UNDIKSHAUNDIKSHA
Ganesha Civic Education JournalGanesha Civic Education JournalWawasan Nusantara telah berkembang menjadi topik utama pembicaraan dan permasalahan akhir-akhir ini. Krisis yang terjadi memaksa sektor pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan wawasan nusantara guna meningkatkan nasionalisme. Wawasan Kebangsaan merupakan hal yang penting dan wajib dilaksanakan secara berkelanjutan sesuai dengan dinamika proses kehidupan berbangsa dan bernegara. Negara yang bercirikan kesatuan wilayah dapat berkembang atau mundur, namun dengan semangat dan jiwa kebangsaan yang terus berkobar, eksistensi bangsa tetap dapat dilestarikan. Sebaliknya, jika jiwa dan semangat kebangsaan memudar, keberadaan bangsa dan negara tidak eksis lagi. Pancasila adalah dasar negara dan falsafah hidup, dan bangsa Indonesia dapat menjadi alat utama untuk mengembangkan persepsi kebangsaan. Pancasila akan selalu terikat dengan keberadaan dan kemajuan kehidupan rakyat, bangsa, dan negara.
Wawasan Nusantara memiliki peran krusial dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan nasionalisme pada generasi muda Indonesia.Kontribusi pendidikan kewarganegaraan dalam menumbuhkan nasionalisme dengan nilai-nilai Pancasila sangat penting.Pendidikan kewarganegaraan pada era globalisasi perlu memperluas ranah dan membangun kemampuan berpikir kritis serta tanggung jawab berdasarkan nilai-nilai Pancasila.
Berdasarkan pembahasan, penelitian lanjutan dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran Wawasan Nusantara yang lebih interaktif dan kontekstual, misalnya melalui studi kasus atau simulasi. Selain itu, perlu dilakukan penelitian mengenai efektivitas implementasi Wawasan Nusantara dalam berbagai konteks sosial dan budaya di Indonesia, termasuk di daerah-daerah terpencil dan perbatasan. Terakhir, penelitian dapat diarahkan untuk mengkaji peran media sosial dan platform digital dalam membentuk pemahaman dan internalisasi nilai-nilai Wawasan Nusantara di kalangan generasi muda, serta bagaimana mengatasi potensi disinformasi dan polarisasi yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat identitas nasional, meningkatkan kesadaran kewarganegaraan, dan mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih harmonis dan sejahtera.
| File size | 255.4 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LITERASIKITAINDONESIALITERASIKITAINDONESIA Penelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar yang lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa berkontribusi positif terhadap peningkatanPenelitian ini menunjukkan bahwa gaya mengajar yang lebih variatif, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa berkontribusi positif terhadap peningkatan
LAKASPIALAKASPIA Metode penelitian kualitatif‑deskriptif dengan analisis literatur (library research) digunakan. Hasil menunjukkan bahwa internalisasi tauhid dapat diwujudkanMetode penelitian kualitatif‑deskriptif dengan analisis literatur (library research) digunakan. Hasil menunjukkan bahwa internalisasi tauhid dapat diwujudkan
LAKASPIALAKASPIA Latar belakang kajian ini didorong oleh semakin nyatanya krisis moral di tengah arus globalisasi dan modernisasi, di mana pendidikan cenderung berfokusLatar belakang kajian ini didorong oleh semakin nyatanya krisis moral di tengah arus globalisasi dan modernisasi, di mana pendidikan cenderung berfokus
STAI TBHSTAI TBH Model TARBIYAH ini relevan untuk membina karakter religius mahasiswa generasi Z yang multitasking namun rentan disorientasi nilai. Penelitian ini menyimpulkanModel TARBIYAH ini relevan untuk membina karakter religius mahasiswa generasi Z yang multitasking namun rentan disorientasi nilai. Penelitian ini menyimpulkan
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di dunia pendidikan. Berdasarkan hasil dan pembahasan diPenelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan inovasi pembelajaran berbasis teknologi di dunia pendidikan. Berdasarkan hasil dan pembahasan di
STAI TBHSTAI TBH Nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui kajian kitab kuning secara halaqah, pembiasaan ibadah seperti salat Dzuhur dan dzikir berjamaah di masjid sekolah,Nilai-nilai keislaman ditanamkan melalui kajian kitab kuning secara halaqah, pembiasaan ibadah seperti salat Dzuhur dan dzikir berjamaah di masjid sekolah,
STAI TBHSTAI TBH Penerapan kurikulum merdeka ini berkontribusi terhadap mengasah keterampilan berpikir kritis. Guru Pendidikan Agama Islam(PAI) di SMK Plus Al-MujahidiPenerapan kurikulum merdeka ini berkontribusi terhadap mengasah keterampilan berpikir kritis. Guru Pendidikan Agama Islam(PAI) di SMK Plus Al-Mujahidi
WONOGIRIKABWONOGIRIKAB Pendidikan Pancasila adalah salah satu mata pelajaran dalam kurikulum merdeka dengan muatan materi yang cenderung sulit dan kurang diminati oleh pesertaPendidikan Pancasila adalah salah satu mata pelajaran dalam kurikulum merdeka dengan muatan materi yang cenderung sulit dan kurang diminati oleh peserta
Useful /
STAI TBHSTAI TBH Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, danPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode lapangan (field research). Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan
UGJUGJ Penelitian ini membahas erosi cerita rakyat Kawali dengan mentransformasikannya menjadi Digital Storytelling animasi 2D, bertujuan untuk melestarikan budayaPenelitian ini membahas erosi cerita rakyat Kawali dengan mentransformasikannya menjadi Digital Storytelling animasi 2D, bertujuan untuk melestarikan budaya
UNDIKSHAUNDIKSHA (c) Masyarakat, di mana kesenjangan antara kekayaan dan kemiskinan dapat mengakibatkan risiko yang signifikan bagi kesejahteraan manusia. Strategi penanganan(c) Masyarakat, di mana kesenjangan antara kekayaan dan kemiskinan dapat mengakibatkan risiko yang signifikan bagi kesejahteraan manusia. Strategi penanganan
UNDIKSHAUNDIKSHA 2) sarana tradisi ini adalah pajegan, telur, batang pohon pisang, dan bambu. Sedangkan prasarananya diselenggarakan di luar atau di dalam masjid/mushalla.2) sarana tradisi ini adalah pajegan, telur, batang pohon pisang, dan bambu. Sedangkan prasarananya diselenggarakan di luar atau di dalam masjid/mushalla.