STMA TRISAKTISTMA TRISAKTI

Premium Insurance Business JournalPremium Insurance Business Journal

Tertanggung yang membayarkan sejumlah nominal premi merupakan suatu keuntungan perusahaan asuransi. Pelaku usaha harus siap menghadapi klaim yang kerugiannya bisa melebihi jumlah pendapatan premi. Jika jumlah besaran klaim yang wajib dibayarkan perusahaan asuransi kurang dari atau sebanding dengan seluruh jumlah dana bersih yang tersedia, maka perusahaan asuransi dapat mampu berdiri lebih lama. Apabila jumlah klaim yang akan dibayar perusahaan kurang dari atau sebanding dengan jumlah dana bersih yang tersedia, maka perusahaan asuransi akan mampu bertahan. Kerugian bisa terjadi meski besaran premi yang dibayarkan masing-masing pemegang polis telah dihitung. Kejadian ini disebabkan karena banyaknya klaim masuk sehingga menyebabkan nilai besar klaim menjadi cukup banyak. Berdasarkan uraian di atas, penelitian ini mencoba menghitung premi risiko berdasarkan data jumlah klaim dan besaran klaim pada jaminan asuransi kendaraan bermotor dengan jenis pertanggungan All Risk dan TLO. Menggunakan formulasi Ozgurel (2005) di perusahaan Aswata cabang Bukittinggi pada tahun 2018 hingga 2022. Pada penelitian ini digunakan metodologi kuantitatif dan data sekunder dari setiap pemegang polis asuransi kendaraan bermotor. Berdasarkan temuan penelitian, jaminan perlindungan All Risk dan TLO memastikan bahwa, untuk setiap jaminan perlindungan pada asuransi kendaraan bermotor untuk tahun 2018–2022, nilai premi risiko secara keseluruhan tidak jauh lebih tinggi dari jumlah total klaim.

Hasil dari perhitungan premi risiko terhadap asuransi kendaraan bermotor berdasarkan asumsi perencanaan jenis perlindungan All Risk didapatkan untuk tahun 2018 = Rp.Sedangkan untuk asuransi kendaraan bermotor jenis perlindungan Total Loss Only (TLO) didapatkan hasil untuk tahun 2018 = Rp.Didapatkan nilai premi bersih pada jenis perlindungan All Risk dan TLO pada PT Aswata cabang Bukittinggi periode 2018 – 2022 adalah sebesar Rp.213, sedangkan pada total klaim untuk jenis perlindungan All Risk dan TLO didapatkan nilai sebesar Rp.45 dapat dipastikan perusahaan PT Aswata Cabang Bukittinggi tidak mengalami kerugian pada polis asuransi kendaraan bermotor dengan perlindungan risiko All Risk dan Total Loss Only (TLO) tahun 2018–2022.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah klaim asuransi kendaraan bermotor, seperti kondisi jalan, faktor kendaraan, dan faktor alam. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi strategi-strategi yang dapat diterapkan oleh perusahaan asuransi untuk mengurangi jumlah klaim dan meningkatkan profitabilitas. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi metode-metode alternatif dalam menghitung premi risiko asuransi kendaraan bermotor, seperti menggunakan model-model statistik atau teknik-teknik machine learning.

  1. Model Distribusi Data Klaim Asuransi Mobil untuk Menentukan Premi Murni | d'Cartesian. model distribusi... ejournal.unsrat.ac.id/index.php/decartesian/article/view/24378Model Distribusi Data Klaim Asuransi Mobil untuk Menentukan Premi Murni dCartesian model distribusi ejournal unsrat ac index php decartesian article view 24378
Read online
File size1.34 MB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test