UMJ PremiumUMJ Premium

KonstruksiaKonstruksia

Dunia konstruksi di Indonesia tidak terlepas dari berbagai permasalahan yang terjadi mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan konstruksi hal ini yang mengakibatkan adanya pekerjaan tambah atau kurang. Hasil studi kasus riset ini menunjukkan telah terjadi peningkatan biaya perubahan pekerjaan Contract Change Order pada proyek hunian bertingkat tinggi hasil kesepakatan perjanjian kontrak kerja yang sudah disepakati dan ditandatangani bersama telah terjadi peningkatan biaya sebesar 10,32% terhadap biaya kontrak awal struktur dan arsitektur. Riset ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab dan pengaruh terjadinya Contract Change Order terhadap kinerja biaya, pengaruh dampak, pencegahan dan perbaikan pada proyek hunian bertingkat tinggi. Metode riset menggunakan metode survei dan data diolah dengan menggunakan SEM-PLS. Hasil riset menunjukkan pengaruh simultan terhadap kinerja biaya pada proyek hunian bertingkat tinggi sebesar 49,20% sedangkan 50,36% dijelaskan oleh variabel bebas lain yang tidak disertakan dalam model penelitian. Analisis data menggunakan Relative Importance Index (RII) faktor yang berpengaruh antaranya perubahan lingkup pekerjaan, perubahan spesifikasi, perubahan desain oleh konsultan, perubahan kondisi site, terjadinya bencana alam atau banjir. Meminimalisir terjadinya Contract Change Order pada proyek hunian bertingkat tinggi.

Berdasarkan hasil analisis Relative Importance Index (RII), faktor-faktor yang sangat berpengaruh terhadap biaya pada proyek hunian bertingkat tinggi antara lain perubahan lingkup pekerjaan, perubahan spesifikasi, perubahan desain oleh konsultan, perubahan kondisi site, dan terjadinya bencana alam atau banjir.Berdasarkan studi kasus, penambahan biaya akibat Contract Change Order mencapai 10,32% terhadap biaya kontrak awal.Faktor-faktor penyebab Contract Change Order yang mengakibatkan penambahan biaya pada proyek hunian bertingkat tinggi antara lain perubahan lingkup pekerjaan, perubahan spesifikasi, perubahan desain oleh konsultan, perubahan kondisi site, dan terjadinya bencana alam atau banjir.

1. Penelitian lanjutan dapat mengkaji penggunaan teknologi Building Information Modeling (BIM) untuk meminimalkan terjadinya Contract Change Order melalui simulasi desain dan koordinasi multidisiplin sejak tahap perencanaan. 2. Studi tentang pengaruh kebijakan asuransi konstruksi terhadap mitigasi risiko peningkatan biaya akibat perubahan kondisi site atau bencana alam. 3. Penelitian komparatif antara metode SEM-PLS dan pendekatan lain untuk mengevaluasi efektivitas analisis faktor penyebab Contract Change Order dalam konteks proyek hunian bertingkat tinggi di daerah dengan risiko geografis berbeda.

  1. Wayback Machine. wayback machine doi.org/10.38124/ijisrt20jul215Wayback Machine wayback machine doi 10 38124 ijisrt20jul215
Read online
File size302.89 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test