STTSIMPSONSTTSIMPSON

Evangelikal: Jurnal Teologi InjiliEvangelikal: Jurnal Teologi Injili

An intensive search is underway for a synthesis that satisfactorily explains the existence of evil and suffering against the background of the evolution of living beings and essential attributes of the Christian God. This paper combines fundamental statements of the Christian faith, results of research in modern theological and philosophical publications, and findings of the natural sciences. The first attempt explains suffering and evil in terms of evolution and human free will. The second attempt also considers the Angelic Fall and the Adamic Fall. The third attempt adds the hypothesis that God the Father is timeless, while God the Son, as part of his kenosis, subjected himself to time. Various consequences of this hypothesis are considered, resolving the conflict between the free will of creatures and the omniscience of God and explaining other theological questions.

Dokumen tersebut telah mengembangkan sintesis yang menerangkan keberadaan kemaksiatan dan penderitaan terhadap evolusi keberadaan yang hidup dan atribut-atrubut esensial Allah Kristen.Upaya pertama membahas penderitaan dan kemaksiatan melalui evolusi dan kebebasan manusia.Upaya kedua mengingatkan juga jatuhnya malaikat dan jatuhnya Adam, untuk menjelaskan bagaimana Allah harus menjadi manusia dalam Yesus Kristus dan mati diğerubangkan.Upaya ketiga memperkenalkan hipotesis bahwa Allah Bapa adalah abadi dan Allah Putra mengabdikan dirinya demi waktu.Sintesis ini dapat menjelaskan hubungan antara penderitaan, evolusi, kebebasan manusia, dan pengertian Allah yang sempurna.

Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi lebih dalam perubahaan kemungkinan teori dari hipotesis bahwa Allah Putra telah mengabdikan dirinya dengan waktu, sehingga kita dapat memahami lebih baik tentang keterkaitannya dengan apakah manusia pernah benar-benar memiliki kebebasan akan pisakan Allah Putra dari tubuh manusia dalam waktu. Cirinya dengan kaidah dan kebebasan dari proses penciptaan yang memilih bisa mengajarkan kita lebih baik tentang pengampunan Allah. Kedua, studi lebih lanjut harus membangun model-teori yang memastikan mengenai kebebasan yang dimiliki oleh salah satu aturan perdebatan dan juga identifikasi kebebasan mereka di setiap uji coba kebutuhan evolusi. Ini akan terbukti pikiran yang akan membantu memecahkan masalah pada kesempurnaan Walik emir Allah. Ketiga, penelitian lain juga harus berfokus pada penyelidikan lokal kebutuhan evolusi dengan lebih baik memahami penerimaan rasional keterbatasan alamiah dan kebebasan manusia maka Allah Putra mampu belajar memperbaharui rancangannya dalam rangkai kalangan ketenangan teologinya karena telah di kenosis. Dengan ini, kita bisa memastikan kaidah apa yang memampukan orang sempat menjelaskan kebebasan, penderitaan, dan juga evolusi.

  1. Making sure you're not a bot!. making sure re bot loading please wait moment ensure security connection... zygonjournal.org/article/id/14735Making sure youre not a bot making sure re bot loading please wait moment ensure security connection zygonjournal article id 14735
  2. DIALOGO-CONF, Romania :: Conference Online Archive. dialogo conf romania conference archive dialogue... dialogo-conf.com/archive/?vid=1&aid=2&kid=170801-21DIALOGO CONF Romania Conference Online Archive dialogo conf romania conference archive dialogue dialogo conf archive vid 1 aid 2 kid 170801 21
  3. Jesus: Divine relationality and suffering creation | Rabie-Boshoff | HTS Teologiese Studies / Theological... hts.org.za/index.php/HTS/article/view/6128Jesus Divine relationality and suffering creation Rabie Boshoff HTS Teologiese Studies Theological hts za index php HTS article view 6128
  4. The Creed of Nicaea - Kinzig - 2023 - The Ecumenical Review - Wiley Online Library. creed nicaea kinzig... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1111/erev.12782The Creed of Nicaea Kinzig 2023 The Ecumenical Review Wiley Online Library creed nicaea kinzig onlinelibrary wiley doi 10 1111 erev 12782
Read online
File size416.23 KB
Pages27
DMCAReport

Related /

ads-block-test