STTSIMPSONSTTSIMPSON

Evangelikal: Jurnal Teologi InjiliEvangelikal: Jurnal Teologi Injili

Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi kualitatif untuk mengkaji fenomena praktik keagamaan di gereja lokal di Yogyakarta yang telah menunjukkan kapasitas untuk mengembangkan layanan sosialisasi bagi anak muda. Temuan penelitian menunjukkan pentingnya pemahaman aspek perkembangan kognitif, sosial, dan emosional mahasiswa sebagai orang dewasa muda. Persepsi dan pengalaman responden menyoroti kebutuhan yang diatasi selama keterlibatan mereka dalam komunitas iman yang diteliti. Temuan ini kemudian dirumuskan menjadi model tipe gereja-misi untuk menjangkau mahasiswa di konteks perkotaan, yang didasarkan pada adopsi model komunitas inklusif, penyediaan pendewasaan yang dinamis, penyampaian pengajaran yang relevan, dan implementasi layanan pemberdayaan.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi dan pendekatan khusus diperlukan bagi gereja untuk terus efektif dalam menjangkau dan membina mahasiswa.Gereja perlu berinovasi dan melakukan kajian strategis untuk menjaga relevansi dan efektivitas pelayanan mereka.Gereja, khususnya di konteks perkotaan, perlu mulai menjadi komunitas inklusif yang menumbuhkan penerimaan dan keterbukaan, mempromosikan pendewasaan yang dinamis dan menarik, mengajarkan dengan cara yang menyentuh dan merespons, serta menyediakan ruang bagi anak muda untuk mengeksplorasi dan menyadari minat, bakat, dan potensi mereka.

Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dikembangkan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat mengeksplorasi bagaimana karakteristik unik dari mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan sosial memengaruhi pengalaman mereka dalam komunitas gereja. Hal ini dapat membantu gereja menyesuaikan program dan layanan mereka agar lebih relevan dan inklusif. Kedua, penelitian dapat menyelidiki efektivitas berbagai model pendewasaan dalam membina iman dan pertumbuhan spiritual mahasiswa. Dengan memahami pendekatan yang paling efektif, gereja dapat merancang program yang lebih berdampak. Ketiga, penelitian dapat meneliti peran teknologi dan media sosial dalam menjangkau dan melibatkan mahasiswa dalam pelayanan gereja. Memanfaatkan platform digital dapat membantu gereja memperluas jangkauan mereka dan menciptakan komunitas online yang mendukung. Dengan menggabungkan saran-saran ini, gereja dapat mengembangkan strategi pelayanan yang lebih komprehensif dan efektif untuk menjangkau dan membina generasi muda di tengah tantangan dan peluang yang ada.

  1. Optimalisasi Fungsi-Fungsi Jabatan Kepemimpinan Gerejawi sebagai Salah Satu Perwujudan Pelayanan yang... doi.org/10.46495/sdjt.v8i2.54Optimalisasi Fungsi Fungsi Jabatan Kepemimpinan Gerejawi sebagai Salah Satu Perwujudan Pelayanan yang doi 10 46495 sdjt v8i2 54
  2. Identity Centrality and Psychosocial Functioning - Alan Meca, Rachel A. Ritchie, Wim Beyers, Seth J.... journals.sagepub.com/doi/10.1177/2167696815593183Identity Centrality and Psychosocial Functioning Alan Meca Rachel A Ritchie Wim Beyers Seth J journals sagepub doi 10 1177 2167696815593183
  3. Manajemen Emosi di Masa Pandemi: Sebuah Refleksi dari Mazmur 56 | SANCTUM DOMINE: JURNAL TEOLOGI. manajemen... journal.sttni.ac.id/index.php/SDJT/article/view/101Manajemen Emosi di Masa Pandemi Sebuah Refleksi dari Mazmur 56 SANCTUM DOMINE JURNAL TEOLOGI manajemen journal sttni ac index php SDJT article view 101
Read online
File size444.83 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test