STTBISTTBI
Diegesis : Jurnal TeologiDiegesis : Jurnal TeologiGembala sebagai pemimpin gereja merupakan salah satu penentu dari perkembangan gereja yang dipimpinnya. Mau tidak mau, seorang pemimpin gereja harus memiliki, menjaga dan meningkatkan kredibilitas (kualitas) pribadinya dari waktu ke waktu. Kredibilitas pribadi seorang pemimpin seharusnya akan memberi nilai tinggi bagi setiap pemimpin dimata mereka yang dipimpin dan mereka yang ada disekitar kelompok yang dipimpinnya. Kredibilitas pribadi seorang gembala yang mumpuni seharusnya akan mampu mengembangkan organisasi gereja yang dipimpinnya. Untuk dapat mengatakan bahwa seorang pemimpin atau gembala memiliki kredibilitas tinggi harus dilihat dari berbagai faktor, misalnya kepribadiannya, kemampuan komunikasinya, hubungan sosialnya, kompetensinya dan lain-lain.
Kredibilitas pemimpin sangat memengaruhi perkembangan gereja yang dipimpinnya.Seorang pemimpin harus memiliki dan menjaga kredibilitas pribadinya.Peningkatan kredibilitas seorang pemimpin harus diimbangi dengan pengembangan organisasi atau gereja yang dipimpinnya.Seorang gembala merupakan kunci utama pertumbuhan gereja.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menganalisis secara mendalam bagaimana berbagai aspek kepribadian gembala, seperti kecerdasan emosional dan gaya kepemimpinan transformasional, berkorelasi dengan tingkat kepercayaan dan komitmen jemaat. Studi komparatif antara gereja-gereja dengan tingkat pertumbuhan yang berbeda, dengan fokus pada praktik pengembangan kredibilitas gembala, dapat memberikan wawasan berharga. Selain itu, penelitian kualitatif yang mendalam melalui wawancara dan observasi partisipan dapat menggali perspektif jemaat mengenai faktor-faktor yang paling berkontribusi terhadap kredibilitas gembala. Penelitian ini akan menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif tentang dinamika hubungan antara kredibilitas gembala dan pertumbuhan gereja, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi para pemimpin gereja untuk terus meningkatkan kualitas kepemimpinan mereka. Penelitian lanjutan juga perlu meneliti bagaimana pengembangan spiritual gembala secara berkelanjutan dapat secara substansial meningkatkan kredibilitas mereka di mata jemaat dan masyarakat. Terakhir, diperlukan studi tentang bagaimana gembala dapat secara efektif membangun tim pelayanan yang kuat dan terpercaya, yang pada gilirannya akan memperkuat kredibilitas gereja secara keseluruhan.
| File size | 678.8 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
INDOTHEOLOGYJOURNALINDOTHEOLOGYJOURNAL Perbedaan personal yang sehat (diaphora) tidak sama dengan perpecahan dosa (diairesis)—medium digital dapat menjadi ruang bagi diaphora sepanjang teknologiPerbedaan personal yang sehat (diaphora) tidak sama dengan perpecahan dosa (diairesis)—medium digital dapat menjadi ruang bagi diaphora sepanjang teknologi
STTBISTTBI Kreativitas Guru memberikan pengaruh besar dalam pembelajaran berlangsung. Bahayanya loss learning menjadi tantangan buat guru pendidikan agama kristenKreativitas Guru memberikan pengaruh besar dalam pembelajaran berlangsung. Bahayanya loss learning menjadi tantangan buat guru pendidikan agama kristen
STTBISTTBI Generasi Z adalah generasi penerus bangsa yang cakap akan teknologi. Akan tetapi, menjadi masalah sekali, jika teknologi yang digunakan malah menjadikanGenerasi Z adalah generasi penerus bangsa yang cakap akan teknologi. Akan tetapi, menjadi masalah sekali, jika teknologi yang digunakan malah menjadikan
STT TAWANGMANGUSTT TAWANGMANGU Bukti utama terletak pada peran sentral Roh Kudus yang berfungsi sebagai agen ilahi yang mentransmisikan otoritas Kristus kepada gereja, serta merealisasikanBukti utama terletak pada peran sentral Roh Kudus yang berfungsi sebagai agen ilahi yang mentransmisikan otoritas Kristus kepada gereja, serta merealisasikan
STT GKESTT GKE Temuan utama menunjukkan bahwa integrasi doktrin (Kristologi, Pneumatologi, Ekklesiologi) dengan pendekatan transformatif dan relasional menghasilkan outcomeTemuan utama menunjukkan bahwa integrasi doktrin (Kristologi, Pneumatologi, Ekklesiologi) dengan pendekatan transformatif dan relasional menghasilkan outcome
STAKATNPONTIANAKSTAKATNPONTIANAK Selain itu, juga dilakukan evaluasi menggunakan angket sebagai penilaian pelaksanaan kegiatan PKM oleh guru-guru Pendidikan Agama Katolik. Kegiatan PKMSelain itu, juga dilakukan evaluasi menggunakan angket sebagai penilaian pelaksanaan kegiatan PKM oleh guru-guru Pendidikan Agama Katolik. Kegiatan PKM
STTBEREASTTBEREA Ketika mereka dalam titik-titik tertentu, ada persoalan baik dari keluarga, lingkungan, di gereja bahkan di sekolah, mereka tidak stress dan tidak memilihKetika mereka dalam titik-titik tertentu, ada persoalan baik dari keluarga, lingkungan, di gereja bahkan di sekolah, mereka tidak stress dan tidak memilih
UNHIUNHI Karya seni daur ulang adalah penciptaan karya dengan basis material yang dapat diolah kembali. Penelitian ini akan mengkaji nilai estetika pada karya seniKarya seni daur ulang adalah penciptaan karya dengan basis material yang dapat diolah kembali. Penelitian ini akan mengkaji nilai estetika pada karya seni
Useful /
UROLOGIUROLOGI Setelah enam sesi HIFEM, rata-rata OABSS menurun secara signifikan dari 12,89 ± 1,03 menjadi 11,61 ± 1,59 (p < 0,001), dan penggunaan pembalut berkurangSetelah enam sesi HIFEM, rata-rata OABSS menurun secara signifikan dari 12,89 ± 1,03 menjadi 11,61 ± 1,59 (p < 0,001), dan penggunaan pembalut berkurang
UROLOGIUROLOGI Kulit preputium dieksisi menggunakan kauter termal. Setelah klem dilepas, salep N-butil sianoakrilat dioleskan untuk melindungi luka. Prosedur ini berlangsungKulit preputium dieksisi menggunakan kauter termal. Setelah klem dilepas, salep N-butil sianoakrilat dioleskan untuk melindungi luka. Prosedur ini berlangsung
UROLOGIUROLOGI Faktor prediktor yang terkait dengan cedera kandung kemih pada kasus SPA meliputi jumlah operasi cesar sebelumnya dan ketebalan miometrium dalam PAI. KondisiFaktor prediktor yang terkait dengan cedera kandung kemih pada kasus SPA meliputi jumlah operasi cesar sebelumnya dan ketebalan miometrium dalam PAI. Kondisi
INDOTHEOLOGYJOURNALINDOTHEOLOGYJOURNAL Artikel ini mengusulkan Becoming Deu-Hu-Moid sebagai model teologis konstruktif untuk menafsirkan relasi tersebut. Dengan berdialog dengan teologi becomingArtikel ini mengusulkan Becoming Deu-Hu-Moid sebagai model teologis konstruktif untuk menafsirkan relasi tersebut. Dengan berdialog dengan teologi becoming