UROLOGIUROLOGI

Indonesian Journal of UrologyIndonesian Journal of Urology

Tujuan: Laporan kasus ini bertujuan untuk menyajikan penggunaan Tekno Klem, sebuah alat sirkumsisi disposable yang inovatif terbaru. Berbeda dengan alat yang sudah ada, Tekno Klem memungkinkan pelepasan klem secara langsung, yang berpotensi mengurangi risiko komplikasi pascaoperasi. Presentasi Kasus: Seorang anak laki-laki berusia 6 tahun datang ke Klinik Rawat Jalan Urologi dengan kesulitan menarik kembali preputium penis. Pemeriksaan fisik menunjukkan preputium yang tidak dapat ditarik kembali dengan cincin penyempitan, diklasifikasikan sebagai fimosis derajat 3. Operasi sayatan dorsal elektif menggunakan alat Tekno Klem dijadwalkan. Prosedur sirkumsisi menggunakan alat Tekno Klem dimulai dengan mengukur ukuran kelenjar untuk memastikan pemilihan alat yang tepat. Ukuran penjepit Tekno Klem yang sesuai dipilih dari pilihan yang tersedia: 12 mm, 14 mm, 16 mm, 18 mm, 22 mm, dan 27 mm. Kulit preputium ditandai untuk menentukan area eksisi. Tabung pengaman kemudian diposisikan dengan hati-hati di sekitar kelenjar. Selanjutnya, rangka penjepit dimasukkan. Setelah posisi yang diinginkan dikonfirmasi, tutup sekrup dipasang, mengunci penjepit dengan aman di tempatnya melalui mekanisme bergerigi dan berulir. Kulit preputium dieksisi menggunakan kauter termal. Setelah klem dilepas, salep N-butil sianoakrilat dioleskan untuk melindungi luka. Prosedur ini berlangsung selama 15 menit. Diskusi: Skor persepsi penis pediatri pascaoperasi adalah 10, menunjukkan peningkatan penampilan penis, sedangkan kepuasan buang air kecil mendapat skor 5, mencerminkan hasil fungsional yang baik. Tidak ada komplikasi, termasuk perdarahan, hematoma, infeksi, cedera kelenjar, stenosis meatus, atau penyembuhan yang tertunda, yang diamati.

Tekno Klem menawarkan peningkatan presisi, keamanan, dan kemudahan penggunaan dibandingkan perangkat konvensional, dengan potensi untuk mengurangi komplikasi dan mengoptimalkan hasil, terutama dalam lingkungan yang memprioritaskan akurasi bedah dan keselamatan pasien.

Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk melakukan studi komparatif antara Tekno Klem dengan teknik sirkumsisi konvensional dan perangkat-perangkat lainnya. Penelitian ini dapat mengevaluasi efektivitas Tekno Klem dalam mengurangi komplikasi dan mempercepat penyembuhan, serta membandingkan hasil kosmetik dan fungsionalnya. Selain itu, penelitian juga dapat dilakukan untuk menilai keamanan jangka panjang, waktu penyembuhan, kepuasan pasien, dan biaya-efektifitas Tekno Klem dalam berbagai kelompok usia dan pengaturan layanan kesehatan. Dengan demikian, penelitian ini akan memberikan wawasan berharga tentang peran Tekno Klem dalam praktik urologi modern dan manfaatnya dalam meningkatkan hasil sirkumsisi.

Read online
File size715.75 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test