STTBISTTBI

Diegesis : Jurnal TeologiDiegesis : Jurnal Teologi

Tulisan ini membahas tentang kelompok sel yang dianggap oleh ahli peneliti pertumbuhan gereja sebagai sebuah fenomena yang menarik untuk diteliti dan diterapkan di dalam sebuah gereja lokal. Di dalam pertumbuhan gereja ditemukan berbagai macam model yang disebut sebagai model pertumbuhan gereja. Tulisan ini membahas tentang kelompok sel secara komprehensif dan bersifat umum yang dimulai dari pembahasan tentang pengertian kelompok sel. Terdapat beberapa definisi yang digunakan untuk menggambarkan pengertian sebuah kelompok sel. Pengertian atau berbagai definisi kelompok sel dibahas secara komprehensif supaya dapat memberikan pengertian yang utuh. Perbedaan antara gereja yang memiliki kelompok sel dengan gereja yang tidak memakai kelompok sel di dalam sebuah gereja lokal digambarkan secara singkat. Untuk lebih memperjelas pengertian kelompok sel, perbedaan antara ibadah umum dengan kelompok sel diulas secara umum. Sejarah kelompok sel mendapat perhatian khusus di dalam tulisan ini. Alasan penerapan kelompok sel bagi sebuah gereja lokal mendapat sorotan khusus. Dan pada akhirnya diulas bagaimana proses dan penerapan sebuah kelompok sel di dalam sebuah gereja lokal.

Pengembangan gereja lokal melalui strategi kelompok sel dapat menjadi alternatif efektif untuk pertumbuhan kualitatif dan kuantitatif.Keberhasilan implementasi bergantung pada penerapan prinsip Alkitab serta kepemimpinan rohani yang kuat dan konsisten.Tanpa kepemimpinan yang tangguh, gereja lokal akan menghadapi kesulitan dalam multiplikasi kelompok sel, yang merupakan kunci pertumbuhan.

Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi bagaimana model pelatihan kepemimpinan yang berbeda memengaruhi efektivitas kelompok sel di gereja-gereja Indonesia, sehingga dapat diidentifikasi pendekatan yang paling cocok untuk konteks lokal. Selain itu, penelitian dapat meneliti hubungan antara tingkat multiplikasi kelompok sel dan indikator pertumbuhan kuantitatif (seperti jumlah anggota) pada berbagai denominasi, guna memahami faktor-faktor yang mempercepat atau menghambat pertumbuhan gereja. Selanjutnya, penting bagi peneliti untuk mempelajari bagaimana adaptasi budaya dalam praktik kelompok sel memengaruhi vitalitas spiritual dan retensi anggota, khususnya membandingkan gereja di daerah perkotaan dan pedesaan, untuk menemukan strategi yang meningkatkan keterlibatan jemaat dalam konteks budaya yang beragam.

Read online
File size360.61 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test