JOURNAL IASSSFJOURNAL IASSSF

Gender, Human Development, and EconomicsGender, Human Development, and Economics

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan korelasi antara aktivitas manusia terhadap siklus hidrologi dan sumber daya air yang terkait dengan perubahan iklim. Metode penelitian yang digunakan adalah metode tinjauan pustaka dengan pendekatan konseptual dan model sosio-hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketika sistem tidak stabil, sistem pasokan air mengalami defisit air, sementara masyarakat masih dapat memenuhi permintaan air mereka melalui investasi modal (SAL). Oleh karena itu, terdapat beberapa faktor eksternal dalam kaitannya dengan sistem pasokan air. Kelangkaan sumber daya air memengaruhi banyak aspek penting. Keterlibatan perubahan iklim pada masa kini dan masa depan perlu dipertimbangkan secara penting. Target sumber daya air tanah yang berkelanjutan dapat dicapai setelah memahami cara mengendalikan beberapa faktor terkait, seperti fisiografi, geologi, dan siklus hidrologi. Selain itu, pengelolaan akan kembali kepada masyarakat untuk membentuk strategi yang berorientasi pada perlindungan dan pemanfaatan sumber daya air yang koheren dan berkelanjutan.

Dari pembahasan di atas, dapat disimpulkan bahwa aktivitas manusia sebagai salah satu faktor utama perubahan iklim memengaruhi kondisi siklus hidrologi yang terkait dengan sumber daya air.Oleh karena itu, tantangan utama adalah bagaimana menjaga keseimbangan siklus hidrologi atau ekstraksi-iklim dengan metode pembangunan.Pemahaman yang lebih mendalam tentang interaksi kompleks antara aktivitas manusia, perubahan iklim, dan siklus hidrologi sangat penting untuk memastikan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan mengukur dampak spesifik dari berbagai aktivitas manusia terhadap siklus hidrologi di berbagai wilayah geografis. Hal ini dapat melibatkan penggunaan model hidrologi yang lebih canggih dan data lapangan yang lebih rinci. Kedua, penelitian tentang bagaimana adaptasi masyarakat terhadap perubahan iklim dan kelangkaan air dapat memberikan wawasan berharga untuk mengembangkan strategi pengelolaan sumber daya air yang lebih efektif. Penelitian ini dapat melibatkan studi kasus tentang praktik-praktik adaptasi yang berhasil di berbagai komunitas. Ketiga, pengembangan teknologi inovatif untuk meningkatkan efisiensi penggunaan air dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan merupakan area penelitian yang menjanjikan. Ini dapat mencakup pengembangan sistem irigasi yang lebih efisien, teknologi pengolahan air limbah yang lebih canggih, dan metode pengelolaan air tanah yang berkelanjutan. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pemahaman dan pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim.

  1. Climate vs. Human Impact: Quantitative and Qualitative Assessment of Streamflow Variation. climate human... doi.org/10.3390/w13172404Climate vs Human Impact Quantitative and Qualitative Assessment of Streamflow Variation climate human doi 10 3390 w13172404
  2. Groundwater Potential Mapping Using Remote Sensing and GIS-Based Machine Learning Techniques. groundwater... doi.org/10.3390/rs12071200Groundwater Potential Mapping Using Remote Sensing and GIS Based Machine Learning Techniques groundwater doi 10 3390 rs12071200
  3. Identification of climate change impact at Raknamo Dam, Kupang, Indonesia - IOPscience. climate change... doi.org/10.1088/1755-1315/724/1/012069Identification of climate change impact at Raknamo Dam Kupang Indonesia IOPscience climate change doi 10 1088 1755 1315 724 1 012069
Read online
File size549.9 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test