SAINTISPUBSAINTISPUB
Electronic Journal of Education, Social Economics and TechnologyElectronic Journal of Education, Social Economics and TechnologyArtikel ini menganalisis konten gambar meme AI, menunjukkan bagaimana gambar-gambar tersebut membentuk pola pikir melalui representasi visual meme AI. Unit analisis dalam artikel ini adalah meme AI Tung Tung Sahur, salah satu dari banyak meme yang menampilkan monster humanoid terbuat dari kayu yang menyerupai kentongan (alat musik pukul tradisional Indonesia) dan dapat bergerak serta berbicara. Karakter ini dikaitkan dengan tradisi membangunkan orang untuk sahur selama bulan Ramadan. Menggunakan semiotika John Fiske, teridentifikasi tiga level: pada level realitas, meme ini bertujuan menciptakan efek komedi dan nostalgia. Namun, pada level representasi, ditemukan sebagai penanda yang mengindikasikan absurditas pola pikir yang dapat memengaruhi generasi muda, khususnya Generasi Alpha, serta terdapat pelanggaran kode visual yang tidak sesuai dengan tradisi sahur selama Ramadan. Selanjutnya, pada level ideologis, meme ini menciptakan rasa komunitas di kalangan audiens yang berbagi kenangan serupa mengenai tradisi sahur. Namun, meme ini juga berfungsi sebagai alarm kecil yang menandakan persoalan lebih besar yang secara signifikan memengaruhi pola pikir masyarakat dan memengaruhi audiens untuk mengonsumsi ideologi di balik meme tersebut.
Penelitian ini menggunakan analisis semiotika John Fiske untuk mengkaji fenomena meme Tung Tung Sahur.Meskipun meme ini tampak sebagai hiburan biasa, analisis menunjukkan bahwa meme ini memiliki makna mendalam dan implikasi yang signifikan.Pada tingkat realitas, representasi, dan ideologi, meme ini memberikan dampak terhadap Generasi Alpha, terutama dalam pembentukan persepsi realitas yang dipengaruhi oleh algoritma AI.Meme ini tidak hanya menjadi fenomena budaya, tetapi juga merupakan gejala dari persoalan besar terkait dampak AI yang membentuk realitas digital dan memengaruhi perkembangan Generasi Alpha secara halus.
Pertama, perlu dilakukan penelitian lanjutan yang mengkaji bagaimana paparan berulang terhadap meme absurd seperti Tung Tung Sahur memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan logis anak usia dini dalam jangka panjang, khususnya dalam konteks pembelajaran dan pengambilan keputusan sehari-hari. Kedua, sebaiknya dikembangkan studi yang mengeksplorasi efektivitas algoritma rekomendasi media sosial berbasis AI dalam menyebarkan konten budaya lokal yang telah terdistorsi, serta bagaimana algoritma tersebut memperkuat atau melemahkan nilai-nilai tradisional di kalangan Generasi Alpha. Ketiga, diperlukan penelitian yang menguji efektivitas pendekatan literasi digital berbasis budaya lokal untuk melawan dampak kognitif negatif dari konten AI absurd, dengan merancang intervensi pendidikan yang melibatkan orang tua, guru, dan komunitas dalam proses sosialisasi nilai-nilai tradisional secara digital. Penelitian-penelitian ini dapat saling melengkapi untuk membangun fondasi pemahaman yang lebih utuh tentang keseimbangan antara inovasi digital dan pelestarian budaya, serta melindungi perkembangan kognitif generasi muda dari manipulasi ideologi tersembunyi dalam konten populer.
- ANOMALI DALAM PESAN IKLAN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PARADIGMA SAINS THOMAS S. KUHN (Studi Deskriptif... doi.org/10.30997/jk.v9i1.7729ANOMALI DALAM PESAN IKLAN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PARADIGMA SAINS THOMAS S KUHN Studi Deskriptif doi 10 30997 jk v9i1 7729
- Religion and the Digital Era 5.0: The Existence of Religion among Millennials and Generation Z | At-Tarbawi:... doi.org/10.32505/tarbawi.v12i1.10868Religion and the Digital Era 5 0 The Existence of Religion among Millennials and Generation Z At Tarbawi doi 10 32505 tarbawi v12i1 10868
- Phenomenon Analysis of the Anomalous AI Tung Tung Sahur Meme | Puspasari | Electronic Journal of Education,... ejeset.saintispub.com/ejeset/article/view/1017Phenomenon Analysis of the Anomalous AI Tung Tung Sahur Meme Puspasari Electronic Journal of Education ejeset saintispub ejeset article view 1017
- ANALISIS KONTEN NARASI OLEH NAJWA SHIHAB | Jurnal Pendidikan, Bahasa dan Budaya. analisis konten narasi... journal.amikveteran.ac.id/index.php/jpbb/article/view/984ANALISIS KONTEN NARASI OLEH NAJWA SHIHAB Jurnal Pendidikan Bahasa dan Budaya analisis konten narasi journal amikveteran ac index php jpbb article view 984
| File size | 453.25 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
YPIDATHUYPIDATHU This study aims to evaluate the effectiveness of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in enhancing students critical thinking skills in theThis study aims to evaluate the effectiveness of the Contextual Teaching and Learning (CTL) model in enhancing students critical thinking skills in the
SERAMBISERAMBI Hasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan kemampuan kognitif antar kelompok gaya belajar (Sig. 0,503 > 0,05), sementara Minat Belajar berpengaruhHasil menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan kemampuan kognitif antar kelompok gaya belajar (Sig. 0,503 > 0,05), sementara Minat Belajar berpengaruh
ESC IDESC ID The subject of the study was a grade VI student of SD Negeri 3 Karangtengah. The research method applied is class action research. The research was carriedThe subject of the study was a grade VI student of SD Negeri 3 Karangtengah. The research method applied is class action research. The research was carried
UNIKSUNIKS Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) terhadap karya-karya utama Al-Faruqi dan Al-Attas, sertaPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) terhadap karya-karya utama Al-Faruqi dan Al-Attas, serta
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Data yang diperoleh dianalisis untuk menghitung ukuran efek (effect size) serta pengelompokan berdasarkan jenjang pendidikan, materi, dan jenis multimediaData yang diperoleh dianalisis untuk menghitung ukuran efek (effect size) serta pengelompokan berdasarkan jenjang pendidikan, materi, dan jenis multimedia
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Penelitian ini menyoroti potensi model pengajaran inovatif untuk mentransformasi pendidikan matematika dengan menciptakan lingkungan belajar yang dinamisPenelitian ini menyoroti potensi model pengajaran inovatif untuk mentransformasi pendidikan matematika dengan menciptakan lingkungan belajar yang dinamis
PRINPRIN Guna memaksimalkan hasil pelatihan, kegiatan PkM ini menggunakan beberapa metode, diantaranya adalah metode ceramah (Lecture-based teaching style) danGuna memaksimalkan hasil pelatihan, kegiatan PkM ini menggunakan beberapa metode, diantaranya adalah metode ceramah (Lecture-based teaching style) dan
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Penelitian ini juga dilakukan melalui observasi langsung dan melihat bagaimana cara guru, anak, dan orang tua dalam berkomunikasi yang efektif. Data yangPenelitian ini juga dilakukan melalui observasi langsung dan melihat bagaimana cara guru, anak, dan orang tua dalam berkomunikasi yang efektif. Data yang
Useful /
SAINTISPUBSAINTISPUB Beberapa perspektif teoritis dapat membantu menjelaskan disparitas ini. Dari perspektif gender, wanita cenderung menunjukkan kepedulian, empati, dan rasaBeberapa perspektif teoritis dapat membantu menjelaskan disparitas ini. Dari perspektif gender, wanita cenderung menunjukkan kepedulian, empati, dan rasa
SAINTISPUBSAINTISPUB Selain itu, strategi ini berfungsi sebagai alat transformasional dalam pendidikan karakter dan pengembangan kepemimpinan. Penelitian ini berkontribusiSelain itu, strategi ini berfungsi sebagai alat transformasional dalam pendidikan karakter dan pengembangan kepemimpinan. Penelitian ini berkontribusi
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran yang penting dalam membentuk fondasi pembelajaran anak sejak usia dini, termasuk aspek kognitif, sosial,Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memegang peran yang penting dalam membentuk fondasi pembelajaran anak sejak usia dini, termasuk aspek kognitif, sosial,
AKSARAGLOBALAKSARAGLOBAL Sedangkan modernisasi pendidikan islam mencakup segala aspek kehidupan masyarakat muslim sesuai perkembangan zaman. Pendidikan Islam juga perlu terus beradaptasiSedangkan modernisasi pendidikan islam mencakup segala aspek kehidupan masyarakat muslim sesuai perkembangan zaman. Pendidikan Islam juga perlu terus beradaptasi