PRINPRIN

Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada MasyarakatNusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat

Di Indonesia, ilmu pengetahuan sudah diajarkan sedari dini, mulai dari Taman Kanak-Kanak sampai universitas yang mengedepankan pada kemampuan berpikir kritis. Film pendek adalah salah satu karya sastra yang berbentuk audiovisual yang dianggap mampu membantu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Bekerja sama dengan Dialektika Institute, salah satu lembaga media massa yang bergerak di bidang kajian, penelitian, dan pengembangan civil society, terutama berfokus pada bidang agama, budaya dan demokrasi, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilakukan selama 3 hari mulai dari tanggal 22 sampai dengan 24 Februari 2023 yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik melalui pelatihan terkait unsur-unsur naratif dan sinematografi yang ada di dalam film pendek. Guna memaksimalkan hasil pelatihan, kegiatan PkM ini menggunakan beberapa metode, diantaranya adalah metode ceramah (Lecture-based teaching style) dan metode mentoring dalam penyampaian materi pelatihan. Selain itu, tim PkM memberikan kuesioner yang berisi pertanyaan tentang materi pelatihan serta opini terkait PkM yang dilakukan kepada peserta didik guna mengukur dan melihat hasil sebelum dan sesudah pelatihan. Hasil kegiatan menyatakan bahwa kegiatan PkM ini mampu menarik antusiasme dan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik yang dilihat dari hasil nilai kuesioner yang diberikan. Selain itu, kegiatan ini mampu membuat mereka melihat karya dari perspektif yang berbeda dibandingkan hanya melihatnya sebagai sarana hiburan.

Kegiatan ini dilakukan selama 3 hari sejak 22 sampai dengan 24 Februari 2023 bersama Dialektika Institute.Melalui pelatihan ini, dapat terlihat bahwa film pendek merupakan salah satu media menarik untuk belajar dan mampu memotivasi peserta didik untuk belajar lebih mendalam dan menyenangkan.Kemudian, melalui pelatihan ini, selain memperkenalkan film pendek beserta unsur-unsur pendukungnya lebih jauh, tim PkM juga berharap agar peserta didik mampu melihat karya yang disaksikan dengan perspektif yang berbeda dikemudian hari.Sekaligus memberikan pemahaman bahwa film yang berdurasi pendek juga memiliki komponen menarik untuk dikaji yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik, baik dari segi moral, spiritual, maupun aspek lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian dan diskusi, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi pengaruh analisis film terhadap kemampuan berpikir kritis pada kelompok usia yang berbeda, misalnya anak-anak atau lansia, untuk melihat apakah terdapat perbedaan efektivitas metode ini. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada jenis film tertentu, seperti film dokumenter atau film animasi, untuk mengidentifikasi jenis film mana yang paling efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Ketiga, penelitian dapat mengembangkan model pelatihan analisis film yang lebih interaktif dan melibatkan peserta secara aktif, misalnya dengan menggunakan metode pembelajaran berbasis proyek atau studi kasus, untuk meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta.

Read online
File size1.99 MB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test