ISI SURAKARTAISI SURAKARTA
OrnamenOrnamenArtikel “Sativa: Reinterpretasi Dewi Sri Pada Busana Couture dengan Bahan Alam difokuskan pada penciptaan motif dan busana couture dengan menggunakan bahan alam. Kain sansevieria sebagai bahan utama lain berbahan alam. Penciptaan karya yang terinspirasi dari tokoh Dewi Sri, yang oleh sebagian masyarakat tertentu dipercaya sebagai Dewi Padi atau Dewi Kesuburan. Dewi Sri sebagai sumber inspirasi yang menarik untuk dijadikan ide dalam penciptaan karya, pada aspek nilai historis dan makna filosofis yang dipercaya oleh sebagian masyarakat di Nusantara. Keterkaitan antara Indonesia sebagai salah satu negara agraris dengan kearifan budaya dan tradisi yang ada, maka karya yang dihasilkan dengan memadukan bahan alam. Haute couture merupakan salah satu dari sekian banyak istilah penyebutan busana. Penyebutan itu digunakan untuk busana ekslusif yang dibuat dengan ciri karakteristik personal sesuai dengan kebutuhannya. Konsep seni yang digunakan untuk pembuatan busana dan motif adalah konsep reinterpretasi sanggit dengan konsep tatasusun kontras untuk penataan motifnya. Karya busana yang dihasilkan adalah sejumlah enam karya, dengan judul (1) Amabaki (2) Amaluku (3) Atanam (4) Amatun (5) Ahani, dan (6) Anutu.
Penelitian dan penciptaan karya berupa busana couture dengan bahan serat alam, dengan sumber inspirasi dari Dewi Sri pada masyarakat Jawa melalui serangkaian proses kreasi artistik secara terstruktur mampu menghasilkan keragaman bentuk busana couture.Karya yang diwujudkan berupa enam busana couture dengan motif sulam berjudul “Amabaki, “Amaluku“, “Atanam“, “Amatun“, “Ahani“, dan “Anutu“ yang terinspirasi dari rangkaian cara petani menanam padi menurut prasasti Longan Tambahan, kemudian diaplikasikan kedalam rancangan busana.Pendeskripsian karya dijabarkan dalam visual dan alur produksi.Visual menjelaskan tentang karya secara nyata seperti struktur busana dan komposisi motif.Sedangan alur produksi menjelaskan tentang proses busana mulai dari desain sampai terwujud busana jadi.
Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dieksplorasi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan teknik pewarnaan alami pada serat sansevieria untuk menghasilkan variasi warna yang lebih beragam dan ramah lingkungan. Kedua, penelitian dapat mengkaji lebih dalam mengenai potensi serat-serat lokal Indonesia lainnya yang belum banyak dimanfaatkan dalam industri fashion, serta mengeksplorasi kombinasi serat-serat tersebut untuk menciptakan tekstil dengan karakteristik unik. Ketiga, penelitian dapat menginvestigasi bagaimana nilai-nilai budaya dan filosofis yang terkandung dalam mitologi Dewi Sri dapat diintegrasikan lebih dalam ke dalam desain busana, tidak hanya sebagai motif visual, tetapi juga sebagai representasi identitas dan keberagaman budaya Indonesia dalam konteks global.
| File size | 747.28 KB |
| Pages | 13 |
| DMCA | Report |
Related /
ASIAASIA Akuntansi konvensional memiliki keterbatasan dalam mengukur nilai-nilai budaya dan spiritual, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih inklusif untukAkuntansi konvensional memiliki keterbatasan dalam mengukur nilai-nilai budaya dan spiritual, sehingga diperlukan pendekatan yang lebih inklusif untuk
DINUSDINUS Penelitian tersebut menunjukan bahwa tembang dolanan kini kalah pamor dengan lagu-lagu yang beredar sekarang. Padahal, seiring dengan perkembangan teknologi,Penelitian tersebut menunjukan bahwa tembang dolanan kini kalah pamor dengan lagu-lagu yang beredar sekarang. Padahal, seiring dengan perkembangan teknologi,
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Indonesia, sebagai negara kepulauan, memiliki keragaman budaya dan adat yang melahirkan berbagai hukum adat. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, hukumIndonesia, sebagai negara kepulauan, memiliki keragaman budaya dan adat yang melahirkan berbagai hukum adat. Berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, hukum
UMSUMS Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, penguatan karakter seperti kemandirian, kedisiplinan, kerjasama, dan nasionalisme. MelaluiHasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi belajar siswa, penguatan karakter seperti kemandirian, kedisiplinan, kerjasama, dan nasionalisme. Melalui
UNIVET BANTARAUNIVET BANTARA Hal ini mencerminkan tingginya tingkat pendidikan, kesehatan yang memadai, serta keberagaman budaya dan sosial yang terjaga, sehingga menciptakan kondisiHal ini mencerminkan tingginya tingkat pendidikan, kesehatan yang memadai, serta keberagaman budaya dan sosial yang terjaga, sehingga menciptakan kondisi
UNWIDHAUNWIDHA Dasar-dasar sosiologis dan antropologis penting untuk dipahami karena dapat digunakan untuk memahami bagaimana pendidikan bekerja dalam masyarakat danDasar-dasar sosiologis dan antropologis penting untuk dipahami karena dapat digunakan untuk memahami bagaimana pendidikan bekerja dalam masyarakat dan
MANDIRACENDIKIAMANDIRACENDIKIA Seperti kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Institut Pendidikan Indonesia yaitu dengan kunjungan ke daerahSeperti kegiatan yang telah dilaksanakan oleh mahasiswa Pertukaran Mahasiswa Merdeka Inbound Institut Pendidikan Indonesia yaitu dengan kunjungan ke daerah
UBHUBH Pembekalan sebelum keberangkatan membantu mereka mengantisipasi kendala dalam proses penyesuaian diri. Dengan demikian, peserta magang berperilaku mengikutiPembekalan sebelum keberangkatan membantu mereka mengantisipasi kendala dalam proses penyesuaian diri. Dengan demikian, peserta magang berperilaku mengikuti
Useful /
JIS INSTITUTEJIS INSTITUTE (a) Inovasi kurikulum adalah respons yang penting terhadap tuntutan yang terus berkembang dari dunia bisnis. Sekolah bisnis semakin banyak mengintegrasikan(a) Inovasi kurikulum adalah respons yang penting terhadap tuntutan yang terus berkembang dari dunia bisnis. Sekolah bisnis semakin banyak mengintegrasikan
HAMZANWADIHAMZANWADI Implikasi termasuk adopsi media yang dapat diperluas untuk memperkuat kompetensi abad ke-21, khususnya berpikir kritis, penalaran spasial, dan motivasiImplikasi termasuk adopsi media yang dapat diperluas untuk memperkuat kompetensi abad ke-21, khususnya berpikir kritis, penalaran spasial, dan motivasi
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode survey terhadap 96 orang pasien yang dipilih secaraPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode survey terhadap 96 orang pasien yang dipilih secara
UNWIDHAUNWIDHA Masyarakat Jawa menggunakan bahasa Jawa harus mengenal unggah-ungguh, akan tetapi sering terjadi kesalahan dalam penggunaan leksikon. Hal ini tidak dapatMasyarakat Jawa menggunakan bahasa Jawa harus mengenal unggah-ungguh, akan tetapi sering terjadi kesalahan dalam penggunaan leksikon. Hal ini tidak dapat