JARINGANSANTRIJARINGANSANTRI

The International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilizationThe International Journal of Pegon : Islam Nusantara civilization

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pelestarian naskah kuno sebagai sumber pengetahuan dan sejarah intelektual Islam di Nusantara. Salah satu naskah yang merepresentasikan hal tersebut adalah Manakib Abdul Qadir al-Jaelani (kode KBN 225), yang ditulis dalam bahasa Jawa menggunakan aksara Arab Pegon dan tersimpan di repositori digital DREAMSEA. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji aspek kodikologi dan tekstologi naskah tersebut guna memahami karakter fisik serta isi ajaran yang terkandung di dalamnya. Metode yang digunakan adalah pendekatan filologi deskriptif dengan analisis kodikologi untuk menelaah bahan, bentuk tulisan, serta kondisi fisik naskah, dan analisis tekstologi untuk mengungkap struktur, bahasa, serta konteks ajaran yang disampaikan. Hasil kajian menunjukkan bahwa naskah ini merupakan salinan pesantren abad ke-20 yang digunakan dalam tradisi manakiban, berfungsi sebagai media dakwah dan pendidikan spiritual. Secara tekstologis, teks ini menggambarkan perpaduan antara ajaran tasawuf Syekh Abdul Qadir al-Jaelani dan budaya religius masyarakat Jawa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya upaya digitalisasi dan kajian lanjutan terhadap naskah-naskah Pegon lain sebagai bagian dari pelestarian khazanah keislaman Nusantara.

Berdasarkan hasil penelitian, naskah Manakib Abdul Qadir al-Jaelani (KBN 225) merupakan salinan pesantren beraksara Pegon yang menggambarkan perpaduan antara ajaran tasawuf Islam dan budaya Jawa.Secara kodikologis, naskah memperlihatkan bentuk fisik sederhana khas manuskrip abad ke-20, menggunakan bahan kertas tulis dengan tinta hitam dan merah.Secara tekstologis, teks berisi kisah karamah dan ajaran moral Syekh Abdul Qadir al-Jaelani yang dibacakan dalam tradisi manakiban.Penelitian ini menegaskan pentingnya kajian filologi sebagai upaya pelestarian warisan intelektual Islam Nusantara, serta menunjukkan bahwa aksara Pegon memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan pengetahuan keislaman di Jawa.

Berdasarkan latar belakang penelitian yang menyoroti pentingnya pelestarian naskah kuno dan tradisi Pegon, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif terhadap naskah Manakib Abdul Qadir al-Jaelani dari berbagai pesantren di Jawa untuk mengidentifikasi variasi teks dan pengaruh budaya lokal. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis peran naskah Manakib dalam membentuk identitas keagamaan dan sosial masyarakat Jawa, dengan melibatkan pendekatan etnografi untuk memahami praktik pembacaan dan interpretasi teks dalam konteks kehidupan sehari-hari. Ketiga, pengembangan teknologi digital untuk merekonstruksi dan memvisualisasikan naskah Pegon secara interaktif dapat meningkatkan aksesibilitas dan pemahaman terhadap warisan budaya ini, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian.

Read online
File size1.77 MB
Pages16
DMCAReport

Related /

ads-block-test