NEWINERANEWINERA
Journal La SocialeJournal La SocialePenelitian ini mengkaji apakah officiating yang buruk, kurangnya semangat sportmanship, dan fasilitas yang tidak memadai menjadi pemicu kekerasan di kalangan penonton olahraga di Metropolis Port Harcourt, Nigeria. Studi dilakukan terhadap penduduk Metropolis Port Harcourt, Negara Bagian Rivers dengan desain survei deskriptif dan melibatkan 1.000 responden. Teknik pengambilan sampel multi‑tahap serta kuesioner berbentuk Likert yang terstruktur, tervalidasi, dan dimodifikasi digunakan; reliabilitas instrumen diuji dengan Cronbach Alpha (r = 0,89). Analisis data menggunakan statistik chi‑square menunjukkan bahwa officiating yang buruk, kurangnya semangat sportmanship, dan fasilitas yang tidak memadai secara signifikan memicu perilaku kekerasan penonton; oleh karena itu disarankan penggunaan ofisial yang kompeten, edukasi pemain dan pendukung mengenai aturan permainan, serta penanaman sikap menerima keputusan wasit.
Officiating yang buruk merupakan pemicu kekerasan di antara penonton olahraga di Metropolis Port Harcourt, Nigeria.Kurangnya semangat sportmanship juga menjadi faktor pemicu kekerasan di kalangan penonton olahraga di Metropolis Port Harcourt, Nigeria.Fasilitas yang tidak memadai berperan sebagai pemicu kekerasan di antara penonton olahraga di Metropolis Port Harcourt, Nigeria.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki efektivitas program pelatihan resmi wasit dalam mengurangi insiden kekerasan penonton melalui desain eksperimental longitudinal, menguji apakah peningkatan kompetensi dan netralitas wasit berdampak pada penurunan perilaku agresif. Selanjutnya, studi kualitatif dapat mengevaluasi pengaruh intervensi edukasi sportmanship bagi penonton, seperti workshop dan kampanye media sosial, untuk mengubah sikap dan persepsi terhadap kompetisi serta meningkatkan toleransi terhadap keputusan pertandingan. Akhirnya, penelitian kuantitatif dapat menilai kontribusi perbaikan fasilitas—misalnya pemasangan penghalang fisik, penataan kursi, dan peningkatan keamanan—terhadap frekuensi kejadian kekerasan, dengan membandingkan data sebelum dan sesudah implementasi strategi infrastruktur di beberapa arena olahraga di Port Harcourt.
| File size | 554.73 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
CENDIKIAJENIUS INDCENDIKIAJENIUS IND Penelitian ini bertujuan menerapkan terapi dhikr sebagai intervensi dalam perawatan keperawatan kesehatan mental bagi pasien yang mengalami halusinasiPenelitian ini bertujuan menerapkan terapi dhikr sebagai intervensi dalam perawatan keperawatan kesehatan mental bagi pasien yang mengalami halusinasi
IPHORRIPHORR Method: A qualitative approach method with the Case Study Research (CSR) strategy. Results: There was a decrease in scores on the observation sheet ofMethod: A qualitative approach method with the Case Study Research (CSR) strategy. Results: There was a decrease in scores on the observation sheet of
IC MESIC MES Di satu sisi, para pelaku teror buiten media sebagai alat untuk menebar pesan dan pengaruhnya di tengah masyarakat. Sedangkan media membutuhkan aksi terorismeDi satu sisi, para pelaku teror buiten media sebagai alat untuk menebar pesan dan pengaruhnya di tengah masyarakat. Sedangkan media membutuhkan aksi terorisme
IC MESIC MES Hal ini sangat menguntungkan industri militer AS dan meningkatkan dominasi AS di dunia. Meskipun serangan teror pada 11 September 2001 telah menyebabkanHal ini sangat menguntungkan industri militer AS dan meningkatkan dominasi AS di dunia. Meskipun serangan teror pada 11 September 2001 telah menyebabkan
IPBIPB Hasil persentase untuk setiap kriteria adalah 79,53%, 34,88%, 21,54%, dan 27,20%. Persentase akhir penilaian EVIKA adalah 41,56%, dengan status efektivitasHasil persentase untuk setiap kriteria adalah 79,53%, 34,88%, 21,54%, dan 27,20%. Persentase akhir penilaian EVIKA adalah 41,56%, dengan status efektivitas
STTABSTTAB Game online yang dimainkan secara berlebihan berpotensi merusak nilai-nilai moral, mengganggu hubungan sosial, dan melemahkan komitmen rohani peserta didik.Game online yang dimainkan secara berlebihan berpotensi merusak nilai-nilai moral, mengganggu hubungan sosial, dan melemahkan komitmen rohani peserta didik.
ABULYATAMAABULYATAMA Untuk mencegah hal ini, diperlukan pelatihan bagi guru, penerapan kode etik yang konsisten, dan pengawasan lebih ketat terhadap kualifikasi guru. InsidenUntuk mencegah hal ini, diperlukan pelatihan bagi guru, penerapan kode etik yang konsisten, dan pengawasan lebih ketat terhadap kualifikasi guru. Insiden
STEKOMSTEKOM Anime, a form of Japanese animation, is commonly recognized for its vibrant visuals that showcase characters in diverse settings and narratives. This uniqueAnime, a form of Japanese animation, is commonly recognized for its vibrant visuals that showcase characters in diverse settings and narratives. This unique
Useful /
IPBIPB Peta kelas indeks kerentanan yang dihasilkan diharapkan dapat dijadikan referensi bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam perencanaan tata ruangPeta kelas indeks kerentanan yang dihasilkan diharapkan dapat dijadikan referensi bagi pemerintah daerah dan pihak terkait dalam perencanaan tata ruang
STEKOMSTEKOM Sistem informasi manajemen aset kategori elektronik berbasis web dengan metode Agile telah dikembangkan. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi danSistem informasi manajemen aset kategori elektronik berbasis web dengan metode Agile telah dikembangkan. Sistem ini terbukti meningkatkan efisiensi dan
UM SURABAYAUM SURABAYA Hasil penelitian ini dapat disimpulkan SIZE berpengaruh negatif signifikan terhadap PBV, Pembagian Dividen dapat berpengaruh positif tidak terhadap PBV,Hasil penelitian ini dapat disimpulkan SIZE berpengaruh negatif signifikan terhadap PBV, Pembagian Dividen dapat berpengaruh positif tidak terhadap PBV,
UM SURABAYAUM SURABAYA 2 Tahun 2002 belum efektif dalam mengatur jarak antara usaha ritel modern dan pasar tradisional. Carrefour memanfaatkan posisi dominannya untuk menetapkan2 Tahun 2002 belum efektif dalam mengatur jarak antara usaha ritel modern dan pasar tradisional. Carrefour memanfaatkan posisi dominannya untuk menetapkan