UMRAHUMRAH
Journal of Innovation and TechnologyJournal of Innovation and TechnologyArtikel ini membahas pengelasan bimetal antara baja AISI 1040 dan baja AISI 1020 menggunakan metode Shielded Metal Arc Welding (SMAW) dengan elektroda AWS E 7016. Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi kualitas sambungan las, termasuk sifat mekanik dan mikrostruktur dari hasil pengelasan bimetal. Penggunaan baja berkekuatan tinggi AISI 1040 dan baja AISI 1020 dengan sifat mudah ditempa bertujuan untuk menghasilkan sambungan yang mengoptimalkan karakteristik masing-masing material. Proses pengelasan dilakukan dengan parameter arus yang bervariasi untuk menentukan pengaruhnya terhadap hasil pengelasan. Pengujian meliputi pengujian tarik, pengujian kekerasan, pengujian benturan, dan analisis mikrostruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi parameter pengelasan memengaruhi sifat mekanik sambungan dan distribusi mikrostruktur pada zona las, zona yang terkena panas (HAZ), dan logam dasar. Sambungan las yang optimal diperoleh dengan mengatur parameter arus tertentu yang menghasilkan kekuatan tarik maksimum dan distribusi kekerasan yang merata. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teknologi pengelasan bimetal, terutama untuk aplikasi yang memerlukan kombinasi sifat mekanik dari dua jenis baja.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa defek yang ditemukan dalam pengelasan bimetal menggunakan baja AISI 1020 dan AISI 1040 meliputi defek percikan, undercut, dan underfill.Setiap spesimen pengujian menunjukkan ketiga jenis defek ini, dan hampir semua variasi arus yang digunakan hadir.Untuk menentukan kekuatan sambungan las bimetal, dilakukan pengujian tarik dan benturan.Dalam pengujian tarik dengan variasi arus 60 Ampere, nilai kekuatan tarik akhir rata-rata yang diperoleh adalah 367,881 MPa, sedangkan untuk variasi arus 80 Ampere, nilai kekuatan tarik akhir rata-rata adalah 417,447 MPa.Hal ini membuktikan bahwa penggunaan 80 Ampere memiliki kekuatan yang lebih tinggi dibandingkan penggunaan 60 Ampere.Dalam pengujian benturan, variasi arus 60 Ampere menghasilkan energi serap benturan rata-rata 145,33 Joule dan harga benturan rata-rata 1,13 J/mm2.Selanjutnya, dalam variasi arus 80 Ampere, energi serap benturan rata-rata adalah 93 Joule dan harga benturan rata-rata adalah 0,71 J/mm2.Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang pengaruh parameter pengelasan terhadap sifat mekanik sambungan bimetal, yang dapat menjadi dasar untuk optimasi proses pengelasan di masa depan.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk memperdalam pemahaman tentang pengelasan bimetal. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada investigasi pengaruh jenis flux yang berbeda terhadap kualitas sambungan las bimetal AISI 1040 dan AISI 1020. Dengan membandingkan berbagai jenis flux, dapat diidentifikasi flux yang paling optimal untuk menghasilkan sambungan las dengan sifat mekanik yang unggul dan mengurangi potensi defek. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi pengaruh variasi parameter pengelasan, seperti kecepatan pengelasan dan tegangan busur, terhadap distribusi mikrostruktur pada zona las dan HAZ. Pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana parameter-parameter ini memengaruhi mikrostruktur dapat membantu dalam mengoptimalkan proses pengelasan untuk mencapai sifat mekanik yang diinginkan. Ketiga, penelitian dapat diarahkan untuk mengembangkan model numerik yang dapat memprediksi perilaku termal dan mekanik selama proses pengelasan bimetal. Model ini dapat digunakan untuk mengoptimalkan parameter pengelasan dan merancang sambungan las yang lebih kuat dan tahan lama. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan teknologi pengelasan bimetal yang lebih efisien dan efektif.
| File size | 701.71 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UNMUH BABELUNMUH BABEL Hasilnya menunjukkan bahwa derajat kepadatan tanah berada antara 77,8% hingga 90,4%, di bawah standar teknis minimum sebesar 95%. Ketidaksesuaian ini disebabkanHasilnya menunjukkan bahwa derajat kepadatan tanah berada antara 77,8% hingga 90,4%, di bawah standar teknis minimum sebesar 95%. Ketidaksesuaian ini disebabkan
ADPEBIADPEBI Penelitian ini menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa dalam perjanjian kontrak antara PT. PLN (Persero) dan PT. Poso Energy dalam penyediaan tenagaPenelitian ini menganalisis mekanisme penyelesaian sengketa dalam perjanjian kontrak antara PT. PLN (Persero) dan PT. Poso Energy dalam penyediaan tenaga
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Dari hasil analisa yang telah dilakukan variabel kemampuan koordinasi/komunikasi SDM pada faktor Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang mempengaruhiDari hasil analisa yang telah dilakukan variabel kemampuan koordinasi/komunikasi SDM pada faktor Sumber Daya Manusia merupakan faktor yang mempengaruhi
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Based on the research stages that have been conducted, several points can be concluded. First, there are 25 safety risk factors in building constructionBased on the research stages that have been conducted, several points can be concluded. First, there are 25 safety risk factors in building construction
UPPUPP Data kuesioner dianalisis menggunakan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja pada proyekData kuesioner dianalisis menggunakan metode analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sistem manajemen keselamatan kerja pada proyek
STIESIASTIESIA Implikasi teoretis mendukung kerangka Dynamic Capabilities, yang menekankan pentingnya inovasi sebagai kemampuan strategis internal. Secara praktis, perusahaanImplikasi teoretis mendukung kerangka Dynamic Capabilities, yang menekankan pentingnya inovasi sebagai kemampuan strategis internal. Secara praktis, perusahaan
TRISAKTITRISAKTI Tujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi strategi transfer pengetahuan oleh perusahaan konstruksi dalam proyek konservasiTujuan penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi dan menganalisis implementasi strategi transfer pengetahuan oleh perusahaan konstruksi dalam proyek konservasi
ADPEBIADPEBI Dokumentasi yang menyeluruh, seperti catatan perubahan pekerjaan, laporan kemajuan, dan komunikasi antara pihak-pihak, juga memainkan peran vital dalamDokumentasi yang menyeluruh, seperti catatan perubahan pekerjaan, laporan kemajuan, dan komunikasi antara pihak-pihak, juga memainkan peran vital dalam
Useful /
UPPUPP Faktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK yaitu perilaku pengetahuan = (90%), sikap = (84%), pengawasan = (78,3%), pelatihanFaktor perilaku pekerja yang paling dominan mempengaruhi penerapan SMKK yaitu perilaku pengetahuan = (90%), sikap = (84%), pengawasan = (78,3%), pelatihan
UPPUPP Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR subgrade segmen sebesar 11,49%, yang ekuivalen dengan daya dukung tanah sekitar 6,39 kg/cm². Kondisi iniHasil penelitian menunjukkan bahwa nilai CBR subgrade segmen sebesar 11,49%, yang ekuivalen dengan daya dukung tanah sekitar 6,39 kg/cm². Kondisi ini
UPPUPP Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan beton pada sampel I (33 hari) adalah 55,55 Mpa, sampel II (33 hari) 49,55 Mpa, sampel III (28 hari) 30,88Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan beton pada sampel I (33 hari) adalah 55,55 Mpa, sampel II (33 hari) 49,55 Mpa, sampel III (28 hari) 30,88
JCIVIL UPIYPTKJCIVIL UPIYPTK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap penyedia jasa konstruksi dan Menentukan hal-hal yang menjadi prioritasPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap penyedia jasa konstruksi dan Menentukan hal-hal yang menjadi prioritas