POLNAMPOLNAM
JURNAL SIMETRIKJURNAL SIMETRIKArtikel ini membahas tentang pemodelan PWM jamak untuk tiga pulsa berdasarkan persamaan deret Fourier. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan grafik PWM jamak untuk tiga pulsa dengan persamaan deret Fourier. Perbandingan ini dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak Desmos online untuk beberapa lebar pulsa yaitu л/4, л/6, dan л/10. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh persamaan deret Fourier. Selanjutnya persamaan deret Fourier yang sesuai menentukan grafik PWM pada beberapa lebar pulsa. Dalam penelitian ini ditemukan beberapa koefisien yaitu α (lebar pulsa), β (lebar spasi), dan γ (titik tengah pulsa) dari persamaan Deret Fourier seperti yang tertera pada Persamaan 2. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memudahkan perancang dalam merancang inverter elektronika daya.
Pada penelitian disimpulkan pemodelan yang tepat untuk multiple PMW untuk jumlah pulsa sebanyak tiga sesuai dengan persamaan yang penulis temukan, yakni Persamaan (2) berbasis Fourier Series.Hal ini ditunjukkan dengan membandingkan Gambar 2 (manual) dengan Gambar 5 sebagai hasil Persamaan (3), juga dengan membandingkan Gambar 3 (manual) dengan Gambar 6 sebagai hasil Persamaan (4), serta dengan membandingkan Gambar 4 (manual) dengan Gambar 6 sebagai hasil Persamaan (5).Penelitian lebih lanjut dapat dikembangkan untuk memperoleh pemodelan pada jumlah pulsa lebih daripada tiga.Hal ini karena pada berbagai buku atau jurnal referensi belum ditampilkan persamaan Fourier Series yang sesuai.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengembangkan pemodelan PWM berbasis Fourier Series untuk jumlah pulsa yang lebih banyak dari tiga, mengingat persamaan yang sesuai untuk jumlah pulsa tersebut belum banyak ditemukan dalam literatur. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada implementasi persamaan Fourier Series yang dihasilkan dalam perancangan inverter elektronika daya secara praktis, termasuk mempertimbangkan faktor-faktor seperti efisiensi, biaya, dan keandalan. Ketiga, pengembangan model yang lebih kompleks dengan mempertimbangkan parameter-parameter lain seperti temperatur dan beban dapat memberikan hasil yang lebih akurat dan relevan dalam aplikasi nyata.
| File size | 462.87 KB |
| Pages | 4 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Kapasitas dukung fondasi bore pile tiang tunggal menggunakan metode Mayerhoff dan Reese & ONeil menghasilkan kapasitas dukung izin rata-rata sebesar 1537,34Kapasitas dukung fondasi bore pile tiang tunggal menggunakan metode Mayerhoff dan Reese & ONeil menghasilkan kapasitas dukung izin rata-rata sebesar 1537,34
POLNAMPOLNAM Sebanyak 96 lubang bor dilakukan di area penelitian seluas 4,62 hektar. Ketebalan lapisan pasir kuarsa bervariasi, dengan ketebalan maksimum 3,6-4 meterSebanyak 96 lubang bor dilakukan di area penelitian seluas 4,62 hektar. Ketebalan lapisan pasir kuarsa bervariasi, dengan ketebalan maksimum 3,6-4 meter
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Pantai Tawiri, yang terletak di Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dalam mendukung konservasiPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan Pantai Tawiri, yang terletak di Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon, dalam mendukung konservasi
UIMUIM Berdasarkan hasil analisis, model regresi logistik biner dapat digunakan untuk memprediksi kejadian stunting pada balita di Posyandu Kasih Ibu PukesmasBerdasarkan hasil analisis, model regresi logistik biner dapat digunakan untuk memprediksi kejadian stunting pada balita di Posyandu Kasih Ibu Pukesmas
POLNAMPOLNAM Karakteristik tenaga kerja (keanekaragaman keterampilan, identitas tugas, dan signifikasi tugas) berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas sebesarKarakteristik tenaga kerja (keanekaragaman keterampilan, identitas tugas, dan signifikasi tugas) berpengaruh secara simultan terhadap produktivitas sebesar
POLNAMPOLNAM Batu bata adalah bahan bangunan yang telah lama dikenal dan di pakai oleh masyarakat baik di perdesaan mapun perkotaan yang mempunyai fungsi yang samaBatu bata adalah bahan bangunan yang telah lama dikenal dan di pakai oleh masyarakat baik di perdesaan mapun perkotaan yang mempunyai fungsi yang sama
UNISSULAUNISSULA Pendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis literatur sebagai cara untuk mengumpulkan data. Populasi yang diteliti adalahPendekatan yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik analisis literatur sebagai cara untuk mengumpulkan data. Populasi yang diteliti adalah
CBIORECBIORE Dalam artikel ini, kami memperkenalkan pendekatan baru berdasarkan metode grafis (GPM), metode maksimum likelihood (MLM), metode faktor pola energi (EPFM),Dalam artikel ini, kami memperkenalkan pendekatan baru berdasarkan metode grafis (GPM), metode maksimum likelihood (MLM), metode faktor pola energi (EPFM),
Useful /
UICUIC Pengujian stabilitas meliputi pengukuran pH, viskositas, serta pengamatan warna dan kejernihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa body serum merek X memilikiPengujian stabilitas meliputi pengukuran pH, viskositas, serta pengamatan warna dan kejernihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa body serum merek X memiliki
PresUnivPresUniv Namun demikian, sedikit model komunikasi yang didasarkan pada data empiris untuk mengatasi dinamika sosial-budaya unik di tempat kerja Asia Tenggara, khususnyaNamun demikian, sedikit model komunikasi yang didasarkan pada data empiris untuk mengatasi dinamika sosial-budaya unik di tempat kerja Asia Tenggara, khususnya
CBIORECBIORE Makalah ini menyajikan berbagai lokasi dengan potensi energi hidrokinetik di Nigeria yang bertujuan untuk mengkuantifikasi potensi energinya sebagai penerapanMakalah ini menyajikan berbagai lokasi dengan potensi energi hidrokinetik di Nigeria yang bertujuan untuk mengkuantifikasi potensi energinya sebagai penerapan
CBIORECBIORE The pre-treatment significantly reduced the inorganic, cellulose and hemicellulose content in biomass samples. According to the pyrolysis experiment results,The pre-treatment significantly reduced the inorganic, cellulose and hemicellulose content in biomass samples. According to the pyrolysis experiment results,