UMRAHUMRAH

Journal of Innovation and TechnologyJournal of Innovation and Technology

Revolusi industri 4.0 saat ini memiliki dampak besar terhadap ekonomi Indonesia, salah satunya adalah munculnya model bisnis startup. Generasi milenial saat ini dituntut untuk mampu berinovasi, berkolaborasi dan menciptakan penemuan baru. Kebutuhan akan ruang co-working sangat penting karena dapat menampung aktivitas-aktivitas tersebut dengan sifatnya yang fleksibel dan kolaboratif. Bekerja di dalam ruangan secara terus menerus dalam waktu yang lama dapat menyebabkan gangguan defisit alam atau mengurangi kesejahteraan manusia dan dapat menyebabkan stres akibat kurangnya interaksi dengan alam. Desain biophilic adalah solusi untuk mengurangi tingkat stres pada pekerja karena memiliki dampak positif terhadap kesehatan. Konsep dasar biophilic adalah menghubungkan manusia dan alam dalam arsitektur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dan analisis data meliputi observasi, dokumentasi dan studi literatur melalui referensi ilmiah. Desain co-working space di Bandar Lampung bertujuan untuk menyediakan ruang baru bagi generasi muda untuk berkreasi, berkolaborasi dan menciptakan penemuan baru yang didukung dengan pendekatan biophilic untuk mengurangi tingkat stres pengguna dan mendukung proses kreatif inovasi. Konsep dasar biophilic diterapkan dengan baik pada bangunan dengan menerapkan 14 pola desain biophilic.

Konsep desain co-working space di Bandar Lampung bertujuan untuk menyediakan ruang bagi aktivis dan komunitas startup sehingga generasi milenial dapat berkreasi, menciptakan dan berkolaborasi dalam menciptakan penemuan baru, terutama di sektor startup, dengan memperhatikan aspek kebutuhan fisik dan non-fisik di co-working space.Pendekatan desain biophilic dalam konsep desain co-working space di Bandar Lampung adalah solusi untuk masalah stres kerja yang dialami pekerja dengan cara mengintegrasikan desain biophilic dalam bangunan.Penerapan biophilic akan membantu meningkatkan kreativitas dan produktivitas pengguna karena memiliki dampak positif terhadap kesehatan.Pendekatan desain biophilic diterapkan pada bangunan co-working space melalui 14 pola desain biophilic melalui konsep desain situs, komposisi massa bangunan, tata letak interior, tata letak eksterior, sistem struktur dan sistem utilitas.

Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi komparatif tentang dampak desain biophilic pada produktivitas dan kreativitas pengguna co-working space. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi lebih lanjut pola desain biophilic yang belum diterapkan dalam penelitian ini, seperti pola koneksi dengan sistem alami dan pola bentuk dan pola biomorfik. Penelitian juga dapat dilakukan untuk menganalisis efektivitas desain biophilic dalam mengurangi stres kerja dan meningkatkan kesejahteraan pengguna co-working space.

Read online
File size602.45 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test