UNUBLITARUNUBLITAR

New Psycho Aksara : Jurnal PsikologiNew Psycho Aksara : Jurnal Psikologi

Game online yang mengandung unsur kekerasan dan bisa dimainkan multiplayer dapat memicu munculnya perilaku agresif khususnya bagi para remaja pengguna game online. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara kepribadian extraversion terhadap perilaku agresif remaja pengguna game online. Metode penelitian ini adalah kolerasional dengan pendekatan kuantitatif. Subjek berjumlah 95 orang yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria 1) remaja berusia 13-21 tahun, 2) tinggal di Blitar 3) pengguna game online mobile legends, free fire, PUBG, dan genshin impact. Analisa data numerik diolah dengan metode statistika menggunakan aplikasi IBM SPSS Statistics 21. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi t > 0,05 dengan nilai r > 0,5. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepribadian extraversion dengan perilaku agresif dengan arah korelasi negatif yang artinya jika semakin tinggi tipe kepribadian extraversion individu, semakin rendah perilaku agresifnya. Sebaliknya jika semakin rendah tipe kepribadian extraversion individu, perilaku agresif akan cenderung tinggi.

Berdasarkan hasil analisis uji korelasi antara variabel kepribadian extraversion dengan perilaku agresif menunjukkan korelasi secara signifikan, sedangkan arah korelasinya adalah negatif atau memiliki hubungan lemah.Dengan hasil uji korelasi tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa jika semakin tinggi tipe kepribadian extraversion individu maka semakin rendah perilaku agresifnya.Namun sebaliknya jika semakin rendah tipe kepribadian extraversion individu maka semakin tinggi perilaku agresifnya.Penelitian ini memiliki keterbatasan pada saat pengumpulan data yang berdampak terhadap bias atau tidaknya hasil jawaban dari kuesioner yang diisi oleh partisipan.Remaja pengguna game online diharapkan berupaya berperilaku tidak agresif supaya tercipta lingkungan yang sehat dan kondusif.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji lebih dalam mengenai faktor-faktor lain yang memengaruhi perilaku agresif remaja pengguna game online, seperti pengaruh lingkungan sosial dan keluarga. Selain itu, perlu dilakukan penelitian longitudinal untuk mengetahui apakah terdapat hubungan kausal antara kepribadian extraversion dan perilaku agresif dalam jangka waktu yang lebih panjang. Pengembangan program intervensi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran remaja mengenai dampak negatif perilaku agresif dan melatih keterampilan mengelola emosi juga menjadi arah penelitian yang menjanjikan.

Read online
File size229.22 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test