LAAROIBALAAROIBA

Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba JournalReslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal

Kebijakan relokasi pasar bertujuan untuk memenuhi kebutuhan atau kepentingan ekonomi masyarakat dan berkaitan dengan pembangunan yang lebih baik. Pemerintah sebagai public service berusaha untuk menciptakan nilai publik yang baik bagi masyarakat. Sebagaimana dalam penelitian ini yang bertujuan untuk mendeskripsikan public value kebijakan relokasi Pasar Kota Bojonegoro. Penelitian yang dilakukan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini berfokus pada teori public value Mark Moore, di antaranya yaitu: legitimacy and support (legitimasi dan dukungan), operational capabilities (kemampuan operasional), dan subtantively valuable (nilai substansial). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kebijakan relokasi Pasar Kota Bojonegoro sebagian besar telah memenuhi teori public value Mark Moore. Hanya saja di awal pelaksanaan kebijakan, menuai penolakan dari para pedagang Pasar Kota Bojonegoro karena berpengaruh terhadap penurunan pendapatan mereka. Seiring berjalannya waktu, para pedagang beralih ke Pasar Wisata dan turut merasakan manfaatnya, bahkan pendapatan pedagang naik hingga 50%. Didukung dengan fasilitas yang memadai, membuat masyarakat merasa nyaman, aman, dan antusias untuk berbelanja di Pasar Wisata.

Kebijakan relokasi Pasar Kota Bojonegoro telah memenuhi sebagian besar unsur teori nilai publik Mark Moore (legitimasi dan dukungan, kemampuan operasional, nilai substansial).Meskipun awalnya ditolak karena kekhawatiran penurunan pendapatan, dialog intensif dan perbaikan fasilitas di Pasar Wisata membuat pedagang beralih dan merasakan peningkatan pendapatan hingga 50%, serta kenyamanan berbelanja.Oleh karena itu, Pemkab Bojonegoro berhasil mengembalikan nilai publik yang baik atas kebijakan ini, namun perlu terus berinovasi untuk memaksimalkan fungsi Pasar Wisata dalam meningkatkan perekonomian masyarakat.

Penelitian ini telah mengungkap bagaimana kebijakan relokasi Pasar Kota Bojonegoro berhasil menciptakan nilai publik, meskipun diwarnai penolakan awal. Untuk memperkaya pemahaman, penting untuk melanjutkan studi yang menyelidiki keberlanjutan nilai publik ini dalam jangka panjang. Misalnya, bagaimana tingkat kepuasan dan adaptasi pedagang serta masyarakat pembeli berkembang setelah beberapa tahun, dan apakah peningkatan pendapatan yang signifikan tetap konsisten di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah? Selain itu, mengingat peran krusial dialog dan komunikasi informal dalam mengatasi penolakan pedagang, penelitian selanjutnya dapat menganalisis secara lebih mendalam tentang efektivitas berbagai strategi komunikasi pemerintah daerah dalam membangun partisipasi dan dukungan dari berbagai pemangku kepentingan. Studi ini bisa mengidentifikasi model komunikasi terbaik untuk kebijakan publik yang serupa, terutama dalam konteks perubahan yang sensitif secara sosial dan ekonomi. Terakhir, dengan adanya konsep pasar tradisional bernuansa modern di Pasar Wisata, menarik untuk dilakukan penelitian mengenai pengaruh desain arsitektur dan zonasi barang dagangan terhadap perilaku konsumen dan daya saing pasar. Apakah tata letak yang teratur dan fasilitas modern secara signifikan mengubah preferensi belanja masyarakat dan menarik segmen pembeli baru, serta bagaimana inovasi fisik ini dapat terus dioptimalkan untuk menjaga daya tarik dan relevansi pasar di masa depan? Studi-studi lanjutan ini akan memberikan wawasan yang lebih komprehensif untuk kebijakan pembangunan pasar di daerah lain.

Read online
File size164.37 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test