STAIMAARIFSTAIMAARIF
Al-Fatih: Jurnal Studi IslamAl-Fatih: Jurnal Studi IslamLatar Belakang: Maqasid As-Syariah sebagai filosofi hukum Islam menghadapi kesenjangan signifikan antara teori filosofis dan aplikasi praktisnya dalam menyelesaikan masalah kontemporer. Kesenjangan ini berisiko membuat hukum Islam menjadi tidak relevan dan kaku di tengah kompleksitas kehidupan modern. Tujuan: Artikel ini bertujuan untuk merumuskan sebuah kerangka aplikatif Maqasid As-Syariah yang sistematis untuk menjembatani kesenjangan teori-praktik, sehingga dapat berfungsi sebagai alat analisis untuk masalah modern. Metode: Kajian ini merupakan penelitian kepustakaan kualitatif dengan pendekatan filosofis-hermeneutis dan analisis tematik. Sumber data primer dan sekunder dianalisis secara kritis untuk mengidentifikasi evolusi konsep dan aplikasinya, yang kemudian disintesis menjadi sebuah kerangka kerja yang koheren. Hasil: Penelitian berhasil menyusun kerangka aplikatif Maqasid yang operasional. Kerangka ini, yang mengadopsi pendekatan sistem, terbukti efektif menganalisis dan memberikan solusi substantif bagi berbagai isu kontemporer, seperti keuangan syariah (fintech, sukuk), bioetika (transplantasi organ, bayi tabung), dan kebijakan publik (penanganan pandemi, lingkungan). Kerangka ini mentransformasikan prinsip universal Maqasid menjadi langkah-langkah analitis yang terstruktur, memastikan solusi yang holistik, kontekstual, dan berorientasi pada keadilan.
Penelitian ini telah berhasil merumuskan sebuah kerangka aplikatif Maqasid As-Syariah yang sistematis untuk menganalisis dan menjawab tantangan kehidupan modern.Kerangka ini menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, mentransformasikan konsep filosofis Maqasid menjadi langkah-langkah operasional yang praktis.Efektivitas kerangka ini terbukti melalui kemampuannya menghasilkan solusi substantif dan relevan di berbagai bidang, termasuk ekonomi, bioetika, dan kebijakan publik.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan studi empiris yang mendalam untuk menguji efektivitas kerangka aplikatif Maqasid dalam praktik, khususnya dalam konteks pengambilan keputusan di lembaga-lembaga keuangan syariah dan pemerintahan. Kedua, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengembangkan indikator-indikator yang terukur untuk menilai pencapaian tujuan-tujuan Maqasid dalam berbagai kebijakan publik, sehingga dapat dilakukan evaluasi yang komprehensif terhadap dampaknya. Ketiga, eksplorasi lebih lanjut mengenai integrasi Maqasid As-Syariah dengan disiplin ilmu lain, seperti ilmu lingkungan, psikologi, dan sosiologi, dapat menghasilkan pendekatan yang lebih holistik dan inovatif dalam menyelesaikan masalah-masalah kompleks yang dihadapi umat manusia. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah keilmuan dan memberikan kontribusi praktis dalam mewujudkan nilai-nilai Islam sebagai solusi yang adil, berkeadaban, dan membawa kemaslahatan bagi seluruh umat.
| File size | 604.43 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMAARIFSTAIMAARIF (2) Keberhasilan pembelajaran buku Talim Al-Mutaalim dalam perspektif teoritis Vigosky didukung oleh faktor budaya pondok pesantren Islam dan interaksi(2) Keberhasilan pembelajaran buku Talim Al-Mutaalim dalam perspektif teoritis Vigosky didukung oleh faktor budaya pondok pesantren Islam dan interaksi
STAIBREBESSTAIBREBES Sesuai dengan mandat Undang‑Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang‑Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama (UU 3/2006), PasalSesuai dengan mandat Undang‑Undang Nomor 3 Tahun 2006 tentang Perubahan Undang‑Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama (UU 3/2006), Pasal
INKADHAINKADHA Batasan sengketa hak milik dan keperdataan lain dalam Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri adalah seluruh gugatan keperdataan yang bersifat umum danBatasan sengketa hak milik dan keperdataan lain dalam Pengadilan Agama dan Pengadilan Negeri adalah seluruh gugatan keperdataan yang bersifat umum dan
UNISMAUNISMA Kewenangan pengadilan agama dalam menangani sengketa ekonomi syariah lahir setelah terbit Undang-Undang Nomor 03 tahun 2006 Tentang Peradilan Agama danKewenangan pengadilan agama dalam menangani sengketa ekonomi syariah lahir setelah terbit Undang-Undang Nomor 03 tahun 2006 Tentang Peradilan Agama dan
UINUIN Penetapan itsbat waqf dengan syahadah istifadhah menunjukkan bahwa metodologi klasik ulama Islam tetap relevan dan dapat memberikan kepastian hukum. Namun,Penetapan itsbat waqf dengan syahadah istifadhah menunjukkan bahwa metodologi klasik ulama Islam tetap relevan dan dapat memberikan kepastian hukum. Namun,
STAINSTAIN Perjuangan pemikir hukum Islam Indonesia untuk mengubah kebijakan tersebut membawa hasil bahwa hukum adat yang tidak sesuai dengan hukum Islam tidak akanPerjuangan pemikir hukum Islam Indonesia untuk mengubah kebijakan tersebut membawa hasil bahwa hukum adat yang tidak sesuai dengan hukum Islam tidak akan
IAIN SUIAIN SU Pengaturan dan pemberlakuan regulasi perbankan syariah di Indonesia dalam perspektif politik hukum perlu dipahami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatifPengaturan dan pemberlakuan regulasi perbankan syariah di Indonesia dalam perspektif politik hukum perlu dipahami. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif
UINUIN Penelitian ini merekomendasikan agar hakim lebih mendalami prinsip-prinsip maqâshid al-syarîah, khususnya terkait perlindungan jiwa istri dan keturunan,Penelitian ini merekomendasikan agar hakim lebih mendalami prinsip-prinsip maqâshid al-syarîah, khususnya terkait perlindungan jiwa istri dan keturunan,
Useful /
INTANINTAN Proporsi mineral lempung pada batulempung yang menopang konstruksi jalan turut mempengaruhi kerusakan pada badan jalan. Penelitian ini bertujuan untukProporsi mineral lempung pada batulempung yang menopang konstruksi jalan turut mempengaruhi kerusakan pada badan jalan. Penelitian ini bertujuan untuk
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Berpikir kritis menjadi elemen kunci dalam pembelajaran, terutama di IPA. Ketidakmampuan siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis selama pembelajaranBerpikir kritis menjadi elemen kunci dalam pembelajaran, terutama di IPA. Ketidakmampuan siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis selama pembelajaran
JURNALDIDAKTIKAJURNALDIDAKTIKA Keterampilan berbicara pada hakikatnya adalah kemampuan memiliki dan menata gagasan secara logis dan sistematis, menuangkannya ke dalam kode kebahasaanKeterampilan berbicara pada hakikatnya adalah kemampuan memiliki dan menata gagasan secara logis dan sistematis, menuangkannya ke dalam kode kebahasaan
ITBITB Kulit pisang mampu menjadi bahan baku kertas komposit yang memenuhi standar kekuatan dan ketebalan. Pemanfaatannya secara berkelanjutan dapat menurunkanKulit pisang mampu menjadi bahan baku kertas komposit yang memenuhi standar kekuatan dan ketebalan. Pemanfaatannya secara berkelanjutan dapat menurunkan