STAIMAARIFSTAIMAARIF

Al-Fatih: Jurnal Studi IslamAl-Fatih: Jurnal Studi Islam

Buku Talim al-Mutaallim telah menjadi pokok bahasan utama dalam aktivitas pendidikan pondok pesantren Islam. Buku ini berisi tata krama dalam belajar, yang menjadi pedoman untuk mempermudah seseorang dalam menuntut ilmu. Studi tentang buku ini perlu dilihat dari perspektif teori Vigotsky. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan penelitian ini adalah pengasuh pondok pesantren, ustadz, dan santri. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan mereduksi data, menjelaskan data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan (1) Pembelajaran Kitab Talim Al-Mutaalim dari perspektif teori Vygotsky menghadirkan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan konsep psikologis kognitif sosial. (2) Keberhasilan pembelajaran buku Talim Al-Mutaalim dalam perspektif teoritis Vigosky didukung oleh faktor budaya pondok pesantren Islam dan interaksi sosial siswa dengan lingkungannya, karena semua perkembangan intelektual yang mencakup makna, memori, pikiran, persepsi, dan kesadaran bergerak dari area interpersonal ke area intrapersonal. Mekanisme yang mendasari kerja mental tingkat tinggi adalah salinan interaksi sosial setiap individu dalam konteks budaya tertentu.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembelajaran Kitab Talim Al-Mutaalim dalam perspektif teori Vygotsky berhasil mengintegrasikan nilai-nilai Islam dengan konsep psikologis kognitif sosial.Penerapan konsep Zona Pembangunan Proksimal (ZPD) dan interaksi sosial yang intensif terbukti krusial dalam meningkatkan pemahaman santri terhadap isi kitab.Pelaksanaan pembelajaran yang bertahap, mulai dari pengartian suku kata hingga internalisasi nilai, menunjukkan efektivitas pendekatan ini dalam membentuk karakter santri yang berakhlak.

Berdasarkan hasil penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi bagaimana penerapan teori Vygotsky dapat dioptimalkan dalam pembelajaran kitab-kitab kuning lainnya di pondok pesantren. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efektivitas pembelajaran kitab Talim Al-Mutaalim dengan pendekatan pembelajaran tradisional yang diterapkan di pondok pesantren lain. Ketiga, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran yang lebih inovatif dan kontekstual, yang menggabungkan prinsip-prinsip teori Vygotsky dengan kearifan lokal dan budaya pesantren. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di pondok pesantren, khususnya dalam pembentukan karakter santri yang berakhlak mulia dan memiliki kemampuan berpikir kritis serta kreatif. Dengan demikian, pondok pesantren dapat terus berperan sebagai lembaga pendidikan yang relevan dan mampu menjawab tantangan zaman.

  1. #berpikir kritis#berpikir kritis
  2. #manajemen pendidikan#manajemen pendidikan
Read online
File size253.47 KB
Pages8
Short Linkhttps://juris.id/p-2cB
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test