UNMUHUNMUH
The Indonesian Journal of Health ScienceThe Indonesian Journal of Health ScienceLatar Belakang dan Tujuan: Pada masa pandemi seperti ini kesediaan lansia dalam program vaksinasi perlu diperhatikan karena lansia sebagai kelompok prioritas dalam program vaksinasi Covid-19 dan fungsi kognitif lansia berkaitan dengan kemampuan pemahaman lansia tentang informasi baru terutama informasi tentang vaksin Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan fungsi kognitif dengan kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19 pada lansia. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 178 lansia di Desa Sidomulyo Kecamatan Puncu Kediri. Tehnik sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan total sampel 53 lansia. Pengambilan data menggunakan kuisioner dengan variabel independen fungsi kognitif dan variabel dependen kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19. Hasil: Berdasarkan uji statistik menggunakan chi square didapatkan hasil nilai p sebesar 0.0005 dan kurang dari 0.05 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan fungsi kognitif dengan kesediaan dilakukan vaksinasi Covid-19 pada lansia. Adanya hubungan pada penelitian ini disebabkan oleh faktor-faktor yang mempengaruhi yaitu lansia masih aktif melakukan aktivitas, psikis yang baik, dukungan dari orang lain, terpaparnya infomasi dari media massa, dan sikap optimis pada lansia. Simpulan dan Implikasi: Pemeliharaan fungsi kognitif dengan melakukan aktivitas-aktivitas yang disukai sebaiknya dilakukan oleh lansia untuk menstimulasi kerja otak sehingga kemunduran fungsi kognitif dapat tertunda. Selain itu peran pemerintah dalam melakukan penyuluhan terkait program pemerintah juga perlu untuk terus dilakukan, sehingga pemahaman lansia akan meningkat dan dapat berperan aktif dalam program pemerintah.
Penelitian ini menunjukkan bahwa hampir seluruh responden memiliki fungsi kognitif normal dan hampir seluruh responden bersedia dilakukan vaksinasi COVID-19 dengan sukarela.Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan kesediaan vaksinasi COVID-19 pada lansia di Desa Sidomulyo Kecamatan Puncu, dimana semakin baik fungsi kognitif lansia, semakin tinggi pula kesediaan mereka untuk divaksinasi.
Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor spesifik lain yang memengaruhi kesediaan vaksinasi pada lansia, seperti tingkat kepercayaan terhadap informasi kesehatan, pengaruh norma sosial, atau peran keluarga dalam pengambilan keputusan. Kedua, studi intervensi dapat dirancang untuk meningkatkan fungsi kognitif lansia melalui program stimulasi otak atau pelatihan memori, dan kemudian mengevaluasi dampaknya terhadap kesediaan vaksinasi. Ketiga, penelitian kualitatif dapat dilakukan untuk menggali lebih dalam pengalaman dan persepsi lansia terkait vaksinasi COVID-19, termasuk hambatan dan motivasi yang mereka hadapi. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang kompleksitas kesediaan vaksinasi pada lansia dan membantu merancang strategi yang lebih efektif untuk meningkatkan cakupan vaksinasi di kelompok usia ini, sehingga dapat melindungi lansia dari dampak buruk COVID-19 dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Penelitian lanjutan ini penting untuk dilakukan karena lansia merupakan kelompok rentan terhadap COVID-19 dan vaksinasi merupakan salah satu cara paling efektif untuk melindungi mereka.
| File size | 254.73 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
POLBANPOLBAN Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi paradigma kebijakan pendidikan berbasis nilai yang integratif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukanOleh karena itu, diperlukan rekonstruksi paradigma kebijakan pendidikan berbasis nilai yang integratif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami secara mendalam mengenai tantangan dalam pegembangan kurikulum fikih yang dihadapiPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan memahami secara mendalam mengenai tantangan dalam pegembangan kurikulum fikih yang dihadapi
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Subyek dalam penelitian ini adalah SD Negeri RANGKAH VI/168. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.Subyek dalam penelitian ini adalah SD Negeri RANGKAH VI/168. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi.
STIK SAMSTIK SAM Hasil analisis multivariat faktor yang dominan mempengaruhi kegagalan pengendalian DM tipe II adalah lama menderita dengan nilai OR = 6,956, perilaku denganHasil analisis multivariat faktor yang dominan mempengaruhi kegagalan pengendalian DM tipe II adalah lama menderita dengan nilai OR = 6,956, perilaku dengan
PENERBITPENERBIT Namun, guru perlu memiliki kompetensi dalam pemanfaatan teknologi, dan evaluasi serta revisi terhadap kurikulum perlu dilakukan secara berkala. Hal iniNamun, guru perlu memiliki kompetensi dalam pemanfaatan teknologi, dan evaluasi serta revisi terhadap kurikulum perlu dilakukan secara berkala. Hal ini
STIBASTIBA Para pedagang hendaknya menerapkan konsep perdagangan yang diatur agama Islam berdasarkan nilai-nilai dan etika yang bersumber dari nilai-nilai dasar agama,Para pedagang hendaknya menerapkan konsep perdagangan yang diatur agama Islam berdasarkan nilai-nilai dan etika yang bersumber dari nilai-nilai dasar agama,
JQWHJQWH Penatalaksanaan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologis, salah satunya yaitu dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhPenatalaksanaan nyeri persalinan dengan metode non-farmakologis, salah satunya yaitu dengan aromaterapi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh
JQWHJQWH Minuman jahe merah lebih efektif dibandingkan kunyit kuning, sehingga diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan komunikasi, informasi dan edukasi masalahMinuman jahe merah lebih efektif dibandingkan kunyit kuning, sehingga diharapkan tenaga kesehatan dapat melakukan komunikasi, informasi dan edukasi masalah
Useful /
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Keberhasilan penerapan pendekatan ini bergantung pada peran aktif guru dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa, penggunaan metode dan media yang variatif,Keberhasilan penerapan pendekatan ini bergantung pada peran aktif guru dalam mengidentifikasi kebutuhan siswa, penggunaan metode dan media yang variatif,
ULILALBABINSTITUTEULILALBABINSTITUTE Penulis memilih teknik dan strategi tersebut karena dinilai tepat untuk penulisan naskah video promosi. Setiap unsur dari formula AIDA, PAS, ataupun PASPenulis memilih teknik dan strategi tersebut karena dinilai tepat untuk penulisan naskah video promosi. Setiap unsur dari formula AIDA, PAS, ataupun PAS
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara Kurikulum 1994 dan Kurikulum 1997 dalam sistem pendidikan di Indonesia. Kurikulum 1994Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan antara Kurikulum 1994 dan Kurikulum 1997 dalam sistem pendidikan di Indonesia. Kurikulum 1994
HIPKIN JATENGHIPKIN JATENG Oleh karena itu, pengembangan kurikulum masa depan perlu mengintegrasikan keunggulan struktural Kurikulum 1976 dengan pendekatan partisipatif KurikulumOleh karena itu, pengembangan kurikulum masa depan perlu mengintegrasikan keunggulan struktural Kurikulum 1976 dengan pendekatan partisipatif Kurikulum