UNJAUNJA

Kajian Linguistik dan SastraKajian Linguistik dan Sastra

Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan dan mendeskripsikan jenis-jenis ungkapan pujian dan responnya, sekaligus fungsi dari pujian. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah ungkapan pujian dan responnya dalam bahasa melayu Jambi. Sumber data dalam penelitian ini adalah masyarakat melayu kota Jambi. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah jenis ungkapan pujian yang tergolong dalam Kemampuan (Ability) ditemukan ada sebanyak 18 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 9 jenis, Kepemilikan (Possession) ditemukan ada sebanyak 19 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 8 jenis, Penampilan Fisik (Physical Appearance) ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis, Kepribadian (Personality) ditemukan ada sebanyak 20 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 5 jenis, dan Kualitas (Quality) ditemukan ada sebanyak 10 ungkapan pujian dan respon pujian sebanyak 6 jenis. Adapun fungsi dari memberikan pujian pada orang lain yakni untuk mengekspresikan rasa kagum maupun rasa takjub yang disampaikan secara tulus atas pencapaian orang lain, penghargaan orang lain, untuk menjaga agar komunikasi verbal antara penutur dan mitra tutur dapat berjalan harmonis, untuk mengekspresikan rasa cemburu ataupun rasa iri terhadap pencapaian seseorang, penampilan seseorang, dan terhadap barang yang miliki orang lain. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa ungkapan pujian masih sering digunakan oleh masyarakat melayu Jambi, dari kelima jenis pujian tersebut yang paling sering digunakan adalah jenis pujian Penampilan Fisik (Physical Appearance), hal ini menujukkan masyarakat melayu Jambi sering memperhatikan penampilan fisik satu sama lainnya.

Ungkapan pujian masih sering digunakan oleh masyarakat melayu Jambi, dan jenis pujian Penampilan Fisik (Physical Appearance) adalah yang paling umum.Penelitian ini menemukan bahwa fungsi pujian yang tidak ditunjukkan adalah fungsi yang menujukkan rasa hormat.Respon pujian yang paling sering digunakan adalah menerima pujian, mengomentari pujian, dan menjelaskan sejarah.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengeksplorasi lebih dalam mengenai variasi pujian berdasarkan usia dan status sosial dalam masyarakat Melayu Jambi, untuk memahami apakah terdapat perbedaan signifikan dalam cara pujian disampaikan dan diterima. Selain itu, penelitian dapat difokuskan pada bagaimana penggunaan pujian dalam konteks digital atau media sosial memengaruhi dinamika sosial dan hubungan interpersonal di kalangan masyarakat Melayu Jambi. Terakhir, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan ungkapan pujian dalam Bahasa Melayu Jambi dengan dialek Melayu lainnya di Indonesia, atau bahkan dengan bahasa-bahasa lain di kawasan Asia Tenggara, untuk mengidentifikasi persamaan dan perbedaan yang menarik serta mengungkap akar budaya dan sejarah yang mendasarinya. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif tentang peran penting pujian dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Melayu Jambi.

  1. Analisis Ungkapan Tradisional Melayu Jambi: Kajian Hermeneutik | Warni | Sosial Budaya. analisis ungkapan... doi.org/10.24014/sb.v17i2.10585Analisis Ungkapan Tradisional Melayu Jambi Kajian Hermeneutik Warni Sosial Budaya analisis ungkapan doi 10 24014 sb v17i2 10585
Read online
File size285.65 KB
Pages18
DMCAReport

Related /

ads-block-test